• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Deodorant Sebabkan Kanker Payudara ?

semutsedeng

IndoForum Senior C
No. Urut
69471
Sejak
27 Apr 2009
Pesan
5.596
Nilai reaksi
138
Poin
63
Deodorant merupakan solusi bagi permasalahan bau badan yang kerap kali menerpa kaum wanita dan pria. Ia mampu mengurangi keringat yang menjadi penyebab hadirnya bau tidak sedap pada ketiak. Deodorant sudah seperti kewajiban bagi kita samua. Deodorant mampu mengatasi permasalahan ini karen didalamnya terdapat zat yang disebut dengan antirespirant yang mampu mencegah air keringat keluar. Namun, anda harus berhati-hati ternyata zat ini bisa menimbulkan kanker payudara. Benarkah seperti itu?

Karena bau badan disebabkan oleh adanya keringat yang berlebihan mengendap di bagian-bagian tertentu di tubuh, terutama ketiak, maka dari itu di dalam deodorant disisipkan zat antirespirant. Zat antirespirant merupakan zat yang mampu menahan keluarnya keringat. Zat ini juga merupakan astringent kuat jenis alumunium chlorohydrate. Berdasarkan beberapa penelitian, bahan tersebu ikut memicu kanker payudara. Tak hanya pada wanita, tapi juga pria.

Bahan tersebut membuat keringat yang mengeluarkan zat-zat beracun dalam tubuh tidak dapat keluar. Alhasil, zat-zat beracun tersebut tertimbun di dalam di kelenjar getah bening dibawah lengan. Asal kanker payudara kebanyakan ditemukan di area bagian atas payudara.

Kaum pria tidak sepeka wanita terhadap type penyakit ini. Meskipun kaum pria menggunakan produk-produk anti-keringat, bahan-bahan produk ini biasanya tinggal melekat dipermukaan ketiak dan tidak langsung masuk kedalam kulit.

Berbeda dengan kulit wanita yang lebih sensitif. Pada saat mencukur buku ketiak, kemungkinan terjadinya luka kecil pun lebih besar. Melalui luka-luka kecil inilah bahan-bahan kimia yang ada pada produk antirespirant masuk ke dalam tubuh.

Supaya lebih aman, Anda bisa menggunakan produk deodorant yang tidak mengandung antiresporant. Atau bisa juga yang mengandung bahan triclosan dan propylene glycol. Dua bahan tersebut mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab bau badan.

Namun, beberapa pihak mengklaim bahwa deodorant bukanlah pemicu timbulnya kanker payudara. Deodoran mengandung bahan kimia berbahaya semacam alumunium dan parabens yang mampu menghambat keluarnya zat racun dari tubuh juga ditentang oleh peneliti dari Fred Hutchinson Cancer Research Center, Seattle.

Menurut mereka, hanya sedikit racun dalam tubuh dikeluarkan melalui keringat. Sebagian besar racun tubuh dikeluarkan melalui air seni, setelah sebelumnya disaring oleh ginjal. Penelitian mereka juga disertai hasil survei, yang menunjukkan bahwa penderita kanker payudara di Eropa lebih tinggi dibandingkan Amerika Serikat, meskipun angka penjualan deodoran di Eropa sangat rendah.

Hal ini kembali lagi kepada Anda. Apakah mau mencegah dengan cara mencari alternative deodorant yang mengandung antirespirant? Atau tetap kekeuh memakai produk yang telah ada karena masih belum merasakan dampak yang signifikan..

Hayooo, siapa yang masih suka make deodorant /e4
 
@Tifa
Bukannya ga boleh, asal jangan terlalu sering aja, kalo ga terlalu perlu ya ga usah pake, misal, kayak lagi di rumah ..
tapi kalo buat cewek kyknya susah ya untuk melepas deodorant :)
 
@semutsedeng
saya ga pernah pakai deodorant, tapi suami saya selalu pakai deodorant Amway, bahaya ya ternyata /wah
 
@effie
yah cc, kalau menurut saya asal penggunaanya tidak terlalu sering saya rasa nda apa-apa :)
 
@cc effie: deodorant amway kayakna nda ada antiprespirantnya tuh, saya juga pake soalnya:P
aman juga ga yah?
 
tapi nice info nih, harus beri tahu pengguna deodorant yang suka rutin pakainya /no1

@Dn13lz
katanya sih begitu, tapi jika pakai deodorant jadi kebiasaan ga bagus juga. sekarang ada lho operasi bagi mereka yg keringatnya berbau, pengoperasiannya di bawah lengan ada jaringan keringat nah disitu yang dioperasi, apa ga bahaya ya ?
 
@semutsedeng: tuh cuma deodorant yang di komposisi bahannya ada tertulis antiprespirant ato emang ga dicantumin??
jadi ragu pake deodorant:D
 
@cc effie: kalo saya sih pake ampe ga perlu pake lagi(maksudnya uda ilang baunya:D)
kan bau badan disebabkan makan bawang juga....
buset, baru tau ada operasi kelenjar kringat/omg
 
^
Sebenernya semua brand tidak ada masalah kalau intensitas pemakaiannya tidak terlalu sering /no1

yah, sebisa mungkin kurangi pemakaian deodorant kalau tidak perLu-perLu banget :)
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.