hendladi
IndoForum Beginner D
- No. Urut
- 113568
- Sejak
- 15 Jan 2011
- Pesan
- 685
- Nilai reaksi
- 2
- Poin
- 18
TANGERANG, KOMPAS.com - Hingga Selasa (15/2/2011) kemarin, polisi belum menemukan identitas kepala berjenis kelamin perempuan. Kepala perempuan itu ditemukan warga Kampung Garapan RT 02 RW 06, Desa Tanjung Pasir, Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Minggu (13/2/2011) malam. Penemuan potongan kepala manusia di empang pinggir laut tidak jauh dari pemukiman penduduk itu membuat warga setempat geger.
Diperoleh keterangan, potongan kepala manusia itu ditemukan warga bernama Sangsang (35) dan Dahuwi (44). "Saat itu kami sedang lewat empang mau pulang ke rumah. Kami lihat ada kantong plastik hitam yang sedang dikerumuni tikus," ucap Sangsang.
Tanpa pikir panjang, Sangsang yang habis jalan-jalan dengan Dahuwi, menghampiri kantong plastik hitam itu. "Saat kami dekati, bau busuk minta ampun. Kami sampai ingin muntah," tandas Sangsang.
Karena ingin tahu, kantong plastik itu dibuka sedikit dengan sebatang kayu. Alangkah kagetnya Sangsang dan Dahuwi, karena tersembul helai rambut. Setelah diperjelas, ternyata kantong itu berisi kepala manusia yang sudah membusuk. "Waduh kami berdua seperti mau pingsan. Mengerikan sekali," ujarnya.
Warga berbondong datang setelah keduanya memberi tahu kepada warga sekitar. Petugas yang mendapat laporan itu langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Ternyata, Kedua mata dan hidung korban sudah tidak ada lagi. Sementara yang ada hanya telapak tangan dan kaki, itu pun sudah dalam keadaan busuk. Sedangkan dada sampai perut tidak ada.
Untuk pengusutan lebih lanjut, potongan tubuh manusia tersebut selanjutnya dibawa ke RSUD Tangerang, guna mendapatkan visum.
Sementara itu, Kapolsek Teluk Naga, AKP Amar, yang dihubungi wartawan, Selasa (15/2/2011), meminta masyarakat untuk segera melaporkan kepada Polisi jika ada keluarganya yang hilang, terutama yang berjenis kelamin perempuan dengan rambut panjang. "Terus-terang kami masih kesulitan untuk menyelidiki, karena di lokasi tidak ditemukan identitas diri korban," ucapnya.
Melihat dari kondisi mayat korban yang sudah membusuk, Amar memprediksi korban dibantai. "Sepertinya korban sengaja dibantai," ujarnya.