yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Selain fokus di wilayah Kediri, para pemburu pelaku teror tersebut juga melakukan pengawasan intensif di beberapa daerah Tulungagung.
"Benar, saya memang dihubungi tim densus. Diberitahu ada kegiatan baru di sini," ujar Kapolres Tulungagung Ajun Komisaris Besar Polisi Wisnu Hermawan Februanto kepada wartawan, Rabu (22/1/2014).
Turun gunungnya anggota Densus ke dua daerah tersebut menyusul penangkapan dua anggota teroris wilayah Kedungcowek, Kenjeran, Surabaya lalu.
Informasi yang dihimpun, tim Densus kembali menyatroni wilayah Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung.
Sekedar mengingatkan, pada tahun 2013 lalu, wilayah Pagerwojo pernah menjadi tempat persembunyian dua orang terduga teroris. Keduanya ditembak mati saat hendak menumpang bus tujuan Tulungagung-Surabaya. Sifat operasi densus, kata Wisnu, bersifat tertutup.
"Mereka bisa bergerak ke mana saja, termasuk menyamar sebagai orang gila, pemulung, dan lainnya. Mereka ini orang-orang terlatih, lihai dalam penyamaran, termasuk bertahan di hutan dan pedalaman," jelasnya.
Mengenai ada tidaknya jaringan teroris di wilayah Tulungagung, Wisnu hanya mengatakan pengamanan telah diperketat, termasuk juga kos-kosan, SPBU dan musala yang berpotensi menjadi tempat sembunyi. "Puluhan anggota satuan intelijen dan babinkamtibmas telah disebar hingga pelosok desa," tuturnya.