yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Detasemen Khusus (Densus) 88 sejak pagi tadi menggerebek dua rumah yang terletak di kawasan Medan Johor, Sumatera Utara. Selain menggerebek rumah di Jalan Eka Warni, Densus 88 juga menggerebek rumah di Komplek Griya Karya Kasih no 31.
Pantauan merdeka.com di lokasi Kamis (21/6), petugas Densus 88 hanya sekitar 30 menit di rumah itu. Namun, menurut petugas sekuriti komplek, Samsul, rumah berwarna krem itu sudah tiga bulan tak berpenghuni. Dari pengamatan merdeka.com, di pagar rumah itu sudah ada pamflet dijual.
Saat penggerebekan, 3 truk Brimob, 1 Baracuda, dan 1 mobil jihandak diterjunkan ke lokasi. Rumah itu kini sudah dipasang garis polisi.
Samsul mengatakan, rumah itu sebelumnya dihuni seorang pria bernama Roni. Tapi sejak dua bulan lalu, Samsul sudah tak pernah melihat Roni.
"Saya ketemunya satu bulan aja, dua bulan berikutnya nggak pernah ketemu lagi," kata Samsul yang sudah bekerja empat bulan di komplek itu.
Tidak terlihat apakah ada barang yang diamankan atau tidak dalam penggerebekan itu. Menurut lurah Gedong Johor, Edwin Faisal, penggerebekan di dua tempat ini adalah pengembangan dari seorang terduga teroris yang baru saja ditangkap di Jawa.
"Ini pengembangan dari seseorang yang sebelumnya ditangkap di Jawa atas nama Rizki Gunawan alias Umar alis Udin alias Roni Setiawan," jelas Edwin.
Namun Edwin tidak tahu persis apakah sosok Roni yang dia maksud adalah Roni yang pernah tinggal di rumah itu.
"Kabarnya dia dibawa ke Medan untuk menunjukkan jaringannya," jelas Edwin.
Pihak kepolisian sendiri belum ada yang bisa dikonfirmasi terkait penggerebekan ini. Hanya saja kabar yang beredar, penggerebekan di Medan akan berlangsung di beberapa tempat.
Pantauan merdeka.com di lokasi Kamis (21/6), petugas Densus 88 hanya sekitar 30 menit di rumah itu. Namun, menurut petugas sekuriti komplek, Samsul, rumah berwarna krem itu sudah tiga bulan tak berpenghuni. Dari pengamatan merdeka.com, di pagar rumah itu sudah ada pamflet dijual.
Saat penggerebekan, 3 truk Brimob, 1 Baracuda, dan 1 mobil jihandak diterjunkan ke lokasi. Rumah itu kini sudah dipasang garis polisi.
Samsul mengatakan, rumah itu sebelumnya dihuni seorang pria bernama Roni. Tapi sejak dua bulan lalu, Samsul sudah tak pernah melihat Roni.
"Saya ketemunya satu bulan aja, dua bulan berikutnya nggak pernah ketemu lagi," kata Samsul yang sudah bekerja empat bulan di komplek itu.
Tidak terlihat apakah ada barang yang diamankan atau tidak dalam penggerebekan itu. Menurut lurah Gedong Johor, Edwin Faisal, penggerebekan di dua tempat ini adalah pengembangan dari seorang terduga teroris yang baru saja ditangkap di Jawa.
"Ini pengembangan dari seseorang yang sebelumnya ditangkap di Jawa atas nama Rizki Gunawan alias Umar alis Udin alias Roni Setiawan," jelas Edwin.
Namun Edwin tidak tahu persis apakah sosok Roni yang dia maksud adalah Roni yang pernah tinggal di rumah itu.
"Kabarnya dia dibawa ke Medan untuk menunjukkan jaringannya," jelas Edwin.
Pihak kepolisian sendiri belum ada yang bisa dikonfirmasi terkait penggerebekan ini. Hanya saja kabar yang beredar, penggerebekan di Medan akan berlangsung di beberapa tempat.