byakuya
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 46894
- Sejak
- 25 Jun 2008
- Pesan
- 14.460
- Nilai reaksi
- 288
- Poin
- 83
Fungsionaris Partai Demokrat Ruhut Sitompul yakin fraksinya akan memenangi pertarungan perebutan pimpinan panitia khusus angket bunk Century di DPR.
Dia bahkan sesumbar menantang fraksi partai koalisi pemerintah apakah berani berpaling dari Demokrat dalam pemilihan tersebut. "Berani enggak buang badan. Ayo kita tantang. Mana mungkin mereka dukung PDI Perjuangan," ujarnya kepada Okezone, Kamis (27/11/2009).
Seperti diketahui, di luar Demokrat, terdapat lima fraksi pendukung pemerintah yakni, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Kebangkitan Bangsa dan Fraksi Partai Golkar. Adapun, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Hati Nurani Rakyat dan Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya memilih oposisi.
Menurut anggota Komisi III tersebut, sebagai pemenang pemilu maka wajar dan proporsional jika Fraksi Demokrat memimpin pansus. Terhadap tuduhan bahwa mereka penumpang gelap yang mendukung angket belakangan, Ruhut berdalih justru tindakan itu lebih taat hukum dan etika politik.
Sebab, terlebih dahulu menunggu hasil audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan. "Sejak awal kami sudah katakan jika hasil audit menunjukkan ada pidana, kami paling depan mengusulkan angket dan kami konsisten," ujarnya.
Mantan pengacara kondang itu menjelaskan, tujuan fraksinya untuk memimpin pansus bukan untuk membelokan arah angket tetapi "demi kepentingan bangsa." Dia juga yakin, desas-desus yang mengatakan bahwa Partai Demokrat dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut menerima aliran dana Century adalah tidak benar.
"Aku siap potong kuping. SBY dan Partai Demokrat tidak menerima aliran dana," katanya.
Dia bahkan sesumbar menantang fraksi partai koalisi pemerintah apakah berani berpaling dari Demokrat dalam pemilihan tersebut. "Berani enggak buang badan. Ayo kita tantang. Mana mungkin mereka dukung PDI Perjuangan," ujarnya kepada Okezone, Kamis (27/11/2009).
Seperti diketahui, di luar Demokrat, terdapat lima fraksi pendukung pemerintah yakni, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Kebangkitan Bangsa dan Fraksi Partai Golkar. Adapun, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Hati Nurani Rakyat dan Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya memilih oposisi.
Menurut anggota Komisi III tersebut, sebagai pemenang pemilu maka wajar dan proporsional jika Fraksi Demokrat memimpin pansus. Terhadap tuduhan bahwa mereka penumpang gelap yang mendukung angket belakangan, Ruhut berdalih justru tindakan itu lebih taat hukum dan etika politik.
Sebab, terlebih dahulu menunggu hasil audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan. "Sejak awal kami sudah katakan jika hasil audit menunjukkan ada pidana, kami paling depan mengusulkan angket dan kami konsisten," ujarnya.
Mantan pengacara kondang itu menjelaskan, tujuan fraksinya untuk memimpin pansus bukan untuk membelokan arah angket tetapi "demi kepentingan bangsa." Dia juga yakin, desas-desus yang mengatakan bahwa Partai Demokrat dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut menerima aliran dana Century adalah tidak benar.
"Aku siap potong kuping. SBY dan Partai Demokrat tidak menerima aliran dana," katanya.