yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Sebuah foto yang dirilis Kepolisian Irvine, California, AS menampilkan eks-anggota LAPD Christopher Dorner (33) yang buron setelah diduga membunuh tiga orang, terlihat di kota Irvine. Belum tertangkapnya Dorner membuat Pemerintah Los Angeles bersedia memberikan hadiah uang Rp 10 miliar untuk pemberi informasi keberadaan pria itu.
Christopher Dorner (33), buron sejak pekan lalu, menyusul sebuah serangan bersenjata di California selatan.
Saat mengumumkan hadiah uang ini, Wali Kota Los Angeles Antonio Villaraigosa mengatakan aksi teror Dorner harus berakhir.
"Kami tidak akan mentolerir siapapun yang mengacaukan keamanan dan mengancam keamanan lingkungan kita," kata Villaraigosa dalam sebuah jumpa pers.
"Kami tidak akan mentolerir aksi terornya yang sudah merampas kedamaian penduduk di California selatan," tambah dia.
Christopher Dorner, mantan polisi Los Angeles (LAPD), diduga membunuh tiga orang, termasuk putri seorang pensiunan kapten polisi yang mewakilinya dalam sidang indisipliner.
Dalam manifesto yang diunggahnya ke internet, Dorner bersumpah akan membalas semua petugas polisi yang menurut dia bertanggung jawab atas pemecatannya pada 2008.
Kepolisian LA sekarang melindungi sebanyak 50 keluarga, sebagian besar adalah keluarga mantan anggota LAPD, yang kemungkinan menjadi sasaran balas dendam Dorner.
Masih dalam manifestonya itu, Dorner meyakini pemecatan dirinya dari LAPD didasari alasan rasisme.
Saat ini, kepolisian masih menyisir kawasan di sekitar Danau Big Bear, 130 km sebelah timur Los Angeles, setelah menemukan truk milik Dorner yang terbakar di dekat sebuah resor ski.
Berdasarkan dokumen pengadilan, Dorner -yang juga mantan pasukan cadangan marinir- dipecat karena membuat keluhan terhadap pelatih lapangannya. Dorner mengklaim pelatihnya itu melakukan kekerasan saat menangkap seorang tersangka pengidap schizoprenia dan dementia.