• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Dear Abby,.....Saya sudah.......

erica_aur

IndoForum Junior A
No. Urut
5603
Sejak
26 Agt 2006
Pesan
2.937
Nilai reaksi
211
Poin
63
Dear Abby,

Saya sudah bertunangan selama kurang lebih satu tahun lamanya. Bulan depan kami akan melangsungkan pernikahan.
Ibu dari tunangan selain cantik juga baik hati dan sangat memperhatikan kebutuhan kami berdua. Beliaulah yang merencanakan semua pernak-pernik detail perkawinan kami sampai ke hal hal yang kecil sekalipun.

Saya diundang kerumahnya untuk mereview daftar undangan yang sepertinya dari hari ke hari semakin banyak dan bertambah panjang. Sesudah kami berdua selesai mengedit daftat nama-nama tersebut……Mendadak entah bagaimana mulainya calon ibu mertua secara tiba-tiba merangkul sambil berkata bahwa dia ingin sekali berhubungan sex denganku sebelum saya menjadi suami anaknya.

Sesudah tertegun sejenak, Sayapun segera berdiri dan bergegas keluar .

Sesampainya diluar, saya melihat calon bapak mertua berdiri disamping mobil sembari tersenyum lebar - menyambut dan memberikan selamat seraya berkata bahwa aku baru saja lulus dari test. Memelukku seraya berkata bahwa sayalah calon menantu yang mereka idam-idamkan.

Pertanyaan saya adalah:

Apakah saya harus mengatakan kepada calon istriku bahwa perbuatan orang tuanya sangat melecehkan dan merendahkan serta menyinggung perasaan?.
Atau…..
Diam saja?, Karena sebenarnya saya keluar karena ingin mengambil Kondom dimobil?.
 
Si John

John mempunyai sebuah rumah dan tinggal bersama ibunya dan anjing kesayangannya. Suatu hari John harus pergi bertugas diluar kota. Dengan sangat berat ia harus meninggalkan anjingnya. Yang menjadi masalah adalah ibunya tidak begitu menyukai anjing. Akhirnya ia menitipkan anjingnya pada tetangga terdekat yang sudah bagaikan saudara.

Saat sudah beberapa hari diluar kota ia teringat anjingnya dan segera menelepon tetangganya. Tapi jawaban yang didapat sungguh diluar dugaan, "Anjingmu sudah mati !", begitu kata tetangganya dengan ketus. John begitu shock akan jawaban tersebut, dan sampai beberapa hari tidak dapat tidur karenanya.

Kemudian John kembali menelpon tetangganya : "Kamu begitu kejam, memberitahu saya dengan cara seperti itu, seharusnya kamu memberitahu saya dengan cara perlahan-lahan".

"Bagaimana caranya ?". Sahut tetangganya merasa bersalah.

"Kamu bisa menceritakan perbagian, seperti begini : Anjing kamu sekarang sedang main-main dijalan. Lalu besoknya saat saya menelpon lagi kamu bisa bilang : Anjing kamu ketabrak mobil saat main dijalan dan dibawa kerumah sakit. Dan besoknya lagi kamu bisa bilang dokter nggak bisa menyelamatkannya dan ia mati. Nah, begitu khan lebih baik ! Kreatif dong !". Jhon terdiam sebentar, menghapus air matanya, berusaha menyembunyikan kesedihannya.

"Sudahlah . . . !" Kata Jhon yang masih dirundung duka.
"Sekarang bagaimana keadaan ibuku !"

Tetangganya terdiam lama, dan akhirnya dengan takut-takut ia menjawab :
" Begini . . . . . . ibumu tadi sedang main-main dijalan . . . " =)
 
Pelajaran Pertama untuk Seekor Sperma

Pelajaran pertama: Seekor sperma yang baru lahir sedang diajar oleh instrukturnya:

"Begitu kamu disemprot keluar, lari sekencangnya sampai ke ujung gua dan kamu akan ketemu bulatan merah bernama telur. Deketin dia dan bilang: saya sperma. Dan dia akan bilang: saya telur. Dari situ kamu akan mulai bikin calon anak. Mengerti?". Si sperma mengangguk dengan mantapnya.

Dua hari kemudian waktu lagi asik molor tiba-tiba dia di semprot keluar. Langsung aja dia lari sekencangnya dan teman-temannya ketinggalan dibelakang. Akhirnya dia duluan sampai di bulatan merah dan dia memperkenalkan dirinya: Hi, saya sperma. Si bulatan merah jawab: Hi juga, saya AMANDEL
 
Dua hari kemudian waktu lagi asik molor tiba-tiba dia di semprot keluar. Langsung aja dia lari sekencangnya dan teman-temannya ketinggalan dibelakang. Akhirnya dia duluan sampai di bulatan merah dan dia memperkenalkan dirinya: Hi, saya sperma. Si bulatan merah jawab: Hi juga, saya AMANDEL
halah ternyata....sedang dirokok. pantes bisa2an itu sperma masuk mulut....
 
/swt/swt/swt
sedang nge*** di muke /gg /gg /gg
Thx atas post Jokenya ya mbak umur 21 thn /gg /gg /lv /lv /kis
 
wkakkkkakakkakakkakkk kocak ini =))=))=))
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.