yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Akhir pekan lalu, bursa saham Wall Street AS ditutup naik menghentikan penurunan selama lima hari berturut-turut setelah dirilisnya data lapangan pekerjaan Amerika Serikat.
Dikutip dari laman CNBC, Indeks acuan Jepang pagi ini bergerak reli. Saham Chicago futures menguat menjadi 15.570, sedangkan saham Osaka futures ditutup pada level 15.590, posisi ini hampir 2 persen di atas penutupan indeks Nikkei pada Jumat pekan lalu. Sementara itu, pagi ini mata uang Jepang diperdagangkan 103,1 per dolar AS.
Indeks utama Australia, S & P/ASX 200 bergerak rebound setelah pada perdagangan sebelumnya ditutup pada level terendah dalam dua bulan.
Laporan Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat pada Jumat pekan lalu merilis data, AS dapat menciptakan 203.000 lapangan pekerjaan baru pada November sehingga tingkat pengangguran di negara itu turun ke level terendah dalam lima tahun.
Sementara, data lain menunjukkan tingkat kepercayaan konsumen naik mencapai level tertinggi dalam lima bulan.
Para ahli mengatakan spekulasi yang beredar yakni Federal Reserve semakin dekat untuk mengurangi program stimulus moneternya.
Namun, meskipun sebagian besar investor ketakutan dengan hal itu, data lapangan pekerjaan Amerika Serikat mampu mendorong indeks Dow Jones Industrial Average dan indeks S&P 500 di Wall Street bergerak reli lebih dari satu persen pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu.
Penguatan indeks tersebut juga dipicu oleh adanya data surplus pedagangan China mencapai level tertinggi dalam lima tahun.
Ketegangan di Laut China Selatan terus menjadi fokus setelah Korea Selatan mengumumkan perluasan zona pertahanan udara dimana sebagian besar zona tersebut tumpang tindih dengan zona pertahanan udara milik China.