• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Dasar Orang Indonesia, Tiang Lampu Jalan Pun Dimaling!

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Dasar Orang Indonesia, Tiang Lampu Jalan Pun Dimaling!

Sumber Gambar

Penerangan jalan jadi salah satu aspek yg paling dibutuhkan dalam fasilitas jalan. Dengan adanya penerangan berupa lampu jalan, maka akan memudahkan orang-orang yg lewat di malam hari. Di saat suasana sekitar gelap. Selain itu, penerangan jalan juga dibuat untuk menghindari adanya tindak kejahatan di malam hari.

Lampu jalan dibuat untuk memudahkan rakyat & penduduknya itu sendiri. Jadi sudah semestinya kita merawat & menjaga fasilitas tersebut. Tapi yg terjadi di Batam berikut ini berbeda dari apa yg kita bayangkan.

Alih-alih merawat fasilitas demi kepentingan bersama, lampu jalan beserta tiangnya justru lenyap digondol maling. Ya, kalian tidak salah baca. Ada ternyata orang-orang yg mencuri tiang lampu jalan yg letaknya berada di jalanan umum. Walau dilakukan di malam hari, semestinya ada yg memergoki. Apakah Batam sesepi itu? Apalagi membawa tiang itu juga perlu usaha yg lama.

Dasar Orang Indonesia, Tiang Lampu Jalan Pun Dimaling!

Sumber Gambar

Kejadian ini terjadi di Jalan Sudirman, Kota Batam. Kepala Dinas Bina Marga & SDA mengonfirmasi kebenaran kabar ini. Tiang lampu di jalan ini kerap hilang dicuri maling. Satu set tiang jalanan lengkap dengan lampu, kabel & saklar dicuri oleh maling. Hal ini buka perdana kali terjadi, pasalnya tahun lalu pun sempat terjadi. Yaitu hilangnya tiang lampu setinggi 9 meter yg dicuri maling.

Dinas Bina Marga sebetulnya sudah menciptakan regu patrol spesifik untuk mencegah aksi serupa terjadi. Setiap kali ada tanda-tanda adanya maling, mereka langsung siaga ke lokasi. Namun entah mengapa yg terjadi malah tidak sesuai harapan. Misalnya kalau ada indikasi di letak A, malah kejadian malingnya di letak B. Begitu pun seterusnya.

Rupanya maling itu tidak bodoh.
Kemungkinan mereka punya strategi spesifik untuk menggocek aparat yg patroli. Tentu orang-orang yg sanggup mencuri tiang lampu yg tinggi & akbar itu bukan maling sembarangan. Pasti ada perencanaan yg matang.

Dasar Orang Indonesia, Tiang Lampu Jalan Pun Dimaling!

Sumber Gambar

Banyak pihak yg masih merasa heran, bagaimana maling ini membawa tiang listrik yg akbar ini?

Sudah pasti pelakunya ada banyak. Tidak mungkin sekelompok kecil maling sanggup membawa tiang lampu jalan yg akbar itu. Tapi walau beramai-ramai pun harusnya tidak mudah melepas tiang lampu yg terpasang. Mungkin dibutuhkan berbagai alat untuk melepasnya.

Lagipula kalau ramai-ramai harusnya mudah dikenali atau diketahui oleh orang lain. Sayang tidak ada yg menyaksikan atau memergoki langsung. Lagipula, kalau pun memergoki mereka dapat apa? Yang ada dikeroyok kalau berani ikut campur.

Dasar Orang Indonesia, Tiang Lampu Jalan Pun Dimaling!

Sumber Gambar

Mungkin perlu lebih banyak orang yg mengerjakan patrol. Libatkan warga sekalian untuk berjaga di beberapa titik, jangan beri ruang untuk para maling untuk beraksi. Dan jangan gampang termakan strategi dari si maling itu.

Jelas ini pencurian yg cukup terencana ya kayanya. Barang segede itu kok dapat dimaling.

emoticon-2 Jempol
emoticon-2 Jempol
emoticon-2 Jempol


Menurut kalian apa untungnya maling lampu jalan?
emoticon-Bingung (S)


Sumber: Link Referensi
Tulisan & Narasi Pribadi

emoticon-Cendol Gan
emoticon-Cendol Gan
emoticon-Cendol Gan
Hari ini 11:30
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.