Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Di Indonesia bau-bau komunis itu dilarang, semenjak PKI harap mengerjakan kudeta namun gagal. Bahkan mereka dihabisi hingga ke simpatisan yg tak terlibat kudeta sekalipun.
Walau saat ini anak-anak mantan PKI dapat merasakan duduk kembali di bangku politik, hal ini juga diucapkan oleh mantan anggota DPR.
Quote:
Mantan anggota DPR RI, Djoko Edi Abdurrahman mengatakan bahwa paham komunisme di Indonesia cukup eksis. Pasalnya, dirinya mendapatkan informasi bahwa setidaknya terdapat 186 politisi merupakan keturunan dari PKI.
Sumber https://www.inanews.co.id/2018/10/dj...keturunan-pki/
Menarik melihat hal tersebut, tetapi banyak orang yg tidak paham darimana sih asal paham komunis?
Sebelum bahas hal ini, anda pernah denger ga sih! Kalau dulu tuh banyak orang salah persepsi gitu, tentang paham komunis dimana mereka berpandangan kalau komunis sama dengan tidak beragama, hayo siapa yg pernah denger hal ini? Ngacunk jari kakinya.
Oke, jadi begini. Sebelum komunis itu muncul, kondisi orang eropa pada masa itu di zaman 18-19 terjadinya perubahan teknologi yg cukup besar. Dimana dahulu produksi itu cuma skala kecil atau rumahan tetapi setelah ditemukan mesin uap, maka produksi oleh pabrik dapat menciptakan produk dalam skala lebih besar.
Tak hingga disitu industri pertanian juga menciptakan pertanian jadi efektif, hingga stok berlimpah harga makanan murah.
Namun masalahnya sistem kapitalisme membawa akibat akbar bagi perubahan eropa di waktu itu, sistem dimana pabrik-pabrik itu milik perorangan, & cuma orang berduit yg dapat memilikinya.
Namun supaya pabrik berjalan mereka butuh yg namanya pekerja atau buruh, tetapi sistem kapitalis menciptakan buruh itu cuma sebagai pekerja yg dibayar & selesai, tidak mendapatkan keuntungan walau si pekerja loyalitasnya tinggi sekalipun semua keuntungan dimiliki oleh pemilik pabrik.
Karena inilah timbul iri atau dapat kita sebut bahasa alusnya kesenjangan sosial, maka sistem kapitalis dianggap yg kaya makin kaya yg miskin makin miskin. Gimana setuju ga sistem kapitalis yg kita ikuti hingga saat ini seperti itu?
Maka, di tahun 1840an ada 2 tokoh yg kritik sistem kapitalis industri ini, yaitu Karl Marx asal Jerman yg menentang sistem kasta sosial akibat kapitalis.
Nah, Karl Marx ini berjumpa dengan Friedrich Engels salah seorang dari putra pemilik pabrik tekstil akbar di Jerman & Inggris. Dirinya kecewa dengan kondisi tempat tinggal para pekerja di bisnis keluarganya, dirinya tak suka dengan sistem kapitalisme yg menurutnya tak adil.
Maka mereka berdua melihat ketidak adilan dalam sistem kapitalis, mencetuskan pemikiran yg ideal untuk menggantikan sistem kapitalisme, maka lahirlah yg dinamakan komunisme.
Jadi sistem yg ia usung atau komunisme menekankan kepemilikian bersama, seperti alat produksi ssperti pabrik, lahan, tambang itu dikuasai secara bersama. Tidak dimiliki secara pribadi & dipakai untuk kemaslahatan bersama.
Pandangan mereka ini tak lepas dari sosialisme, yg mengharapkan hasil yg dibagi rata untuk semua orang.
Bahkan Marx berfikir para buruh inilah yg berkontribusi lebih akbar dibandingkan si pemilik pabrik, bayangkan bila anda punya alat tidak ada pekerjanya mau dijalankan pakai apa?
Maka alat produksi itu harusnya dimiliki secara bersama-sama. Inilah pemikiran Marx saat itu.
Kapitalisme sendiri dapat bertahan karena pencerahan palsu, dimana kita tanpa sadar mengikuti kemauan kelompok yg berkuasa, bahkan diperparah oleh dogma agama yg disebut Karl Marx itu "opium".
Kenapa seperti itu? Karena hidup buruh yg sengsara itu adalah rencana Tuhan, jadi menumpulkan kritik rakyat. Hidup sulit itu dianggap oleh mereka adalah takdir, jadi mau anda berusaha sekeras apapun kalau sudah takdir maka tidak ada yg dapat merubahnya kecuali Tuhan. Tentu pemikiran seperti ini masuk kedalam otak para buruh dimasa itu. Itu mengatakan Karl Marx ya, bukan mengatakan TS.
Bahkan masih mengatakan Karl Marx, akan ada satu masanya kapitalisme menemui masalah & dampaknya langsung ke para buruh. Bahkan akan ada kekuatan dimana nantinya negara tak dibutuhkan lagi, kekuasaan nantinya akan ada ditangan rakyat bukan ditangan negara. Loh, kok makin serem yak pembahasannya!
Setelah Marx meninggal di tahun 1883, & Friedrich Engels di tahun 1895 akhirnya pendukung komunis terpecah jadi dua. Yaitu kaum revisionis atau Menshevik dimana perpindahan ke sistem komunis dilakukan secara perlahan & dengan jalan damai, lalu ada juga kaum revolusioner atau Bolshevik, disini jelas harap perpindahan ke sistem komunis dilakukan secara cepat kalau perlu pakai kekerasan.
Salah satu tokoh sentral kaum Bolshevik ini adalah pencetus negara komunis perdana yaitu Vladimir Lenin. Dimana nantinya tokoh ini yg mengganti kekaisaran Rusia dengan Uni Soviet.
Sayangnya Vladimir Lenin tidak mengikuti pemikiran Karl Marx & Friedrich Engels, dia malah bikin komunis versinya sendiri yaitu Leninisme. Jadi nanti komunis ini ada pecahannya lagi yaitu Maoisme di China, Juche di Korea Utara, bahkan ada Stalinisme di Soviet.
Nah, kalau pemikiran Marx ini masuk akal & dianggap ideal. Kenapa jarang sekali negara yg nerapin sistem ini?
Bisa dikatakan komunisme adalah idiologi utopia, dimana idiologi ini terlalu indah buat jadi kenyataan.
Karena menurut Mikhail Bakunin, komunisme akan menciptakan negara menguasai seluruh bidang dimana diatur secara kolektif. Dimana sosialisme tanpa kebebasan, katanya, adalah perbudakan & sebuah bentuk kebrutalan."
Tentunya negara akan berpotensi jadi otoriter, apa yg diungkapkan Bakunin ternyata ada benarnya. Karena sistem komunis ini sebenarnya sudah ada dalam buku utopia, dimana diperkenalkan oleh Sir Thomas More yg memperkenalkan istilah Utopia di tahun 1516.
Quote:
Utopia adalah kondisi ideal dari semua hal, tidak ada diskriminasi, tidak ada pertengkaran, kesehatan yg memadai untuk seluruh umat manusia, pemerintah yg jujur & adil, tidak ada kelaparan diluar sana, semua orang memiliki kesetaraan & tentunya tidak ada kejahatan.
Sumber kutipan https://www.solid.or.id/v1/2021/04/1.../utopiasultan/
Jadi dapat dibilang sistem yg ditawarkan Marx & Engels adalah sebuah sistem kehidupan yg berada di Surga, ketika manusia yg berbuat baik di bumi ini meninggal & menerima hadiah dari Tuhan berupa surga.
Kalau sistem ini di applikasikan di bumi maka sistem itu tidak akan berjalan, karena sudah jelas
Quote:
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya saya hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yg akan menciptakan kerusakan padanya & menumpahkan darah, Padahal Kami Senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau & mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya saya mengetahui apa yg tidak anda ketahui." SQ. Al-Baqarah: 30
Tapi kalau menurut agan sendiri bagaimana? Apa sistem utopia itu dapat diwujudkan di bumi.
Terima kasih yg sudah membaca thread ini hingga akhir, bila ada kritik silahkan dihinggakan & semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat & merdeka. See u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
Tulisan : c4punk@2022
referensi : 1, 2, 3, 4, 4
Pic : google