facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 100
- Poin
- 48
Menjelang pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen Andika Perkasa mendadak diangkat menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden menggantikan Mayjen Doni Monardo yang dipromosikan sebagai Danjen Kopassus.
Pemilihan nama Andika ini pun mendapat sorotan lantaran Andikan adalah menantu dari tim sukses Jokowi, AM Hendropriyono. Bagaimana respons Istana atas pemilihan Danpaspampres ini?
"Panglima (TNI) kan menyiapkan kader-kader yang dijadikan pimpinan di mana saja. Presiden memilih Danpaspampres itu bagaimana dia merasa nyaman. Karena itu lebih secara personal," ujar Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto, di kantor presiden, Kamis (16/10/2014).
Mantan Panglima TNI itu enggan berkomentar lebih lanjut soal kritik lantaran pemilihan itu dinilai nepotisme. "Kalau pemilihan Danpaspampres, Menkopolhukam tidak ikut campur," tepis dia.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet Dipo Alam mempersilakan masyarakat menginterpretasikan sendiri pemilihan Andika. "Terserah saja, saya tida tahu, tapi yang menilai dan memilihnya Danpaspampres sudah ada di TNI. Tapi kalau publik melihat nepotisme ya silakan, saya tidak tahu," ucap dia.
Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Moeldoko menunjuk Brigjen Andika Perkasa sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres). Dia mengakui penunjukan itu adalah atas permintaan Jokowi.
"Ya memang kami kan konsultasi kepada Pak Jokowi soal Komandan Paspampres. Nah, beliau langsung menunjuk nama Pak Andika," kata Moeldoko di Istana Negara, Rabu (15/10/2014). Pengakuan ini dia ulang lagi dalam apel persiapan pengamanan pelantikan Presiden, di Silang Monas, Kamis pagi.
Posisi Danpaspampres sebelumnya diisi oleh Mayjen Doni Munardo yang dipromosikan sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Sementara Andika, sebelum menjadi Danpaspamres, adalah Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat. Moeldoko mengatakan, serah terima jabatan akan dilakukan pada 23 Oktober 2014.
Andika Perkasa adalah lulusan Akmil 1987. Sejak lulus dari Akmil, Andika lebih banyak ditugaskan di jajaran Kopassus. Dia juga pernah bertugas di Kodiklat TNI AD dan Sekretaris Pribadi Kasum TNI. Lulusan Universitas Harvard itu pernah bertugas sebagai Komandan Rindam Jaya hingga Danrem 023/Kawal Samudera, Sibolga, Sumatera Utara.