wah2 MetalicMilanista ini mau ngajak nge flame ya /?
buat masalah dangdut gini bang,
menurut pendapat gw pribadi dangdut itu sendiri nga masalah selama si pedangdut nya itu tidak mengumbar goyangan yg mengundang syahwat
pada dasarnya musik dangdut pun tidak ada, yg ada hanya Orkes Melayu
menurut bang Haji Rhoma, dangdut pada th 80an adalah kata cemoohan dari rocker2 pada zamannya
hingga sebutan itu berlanjut hingga sekarang
dan pada dasarnya dangdut itu tidak melulu dan harus bergoyang syur spt yg terjadi belakangan ini
tapi kita lihat pada awalnya dangdut atau kita sebut orkes melayu,
seperti pada zaman nya Juhana Sattar, M. Mashabi, Ida Laila, Munif Bahasuan, tidak ada goyang erotis
tapi dengan perkembangan zaman yg semakin tua, yg semakin rusak
akhirnya hadir lah dangdut busuk spt saat ini yg dibawakan trio macan
yang hanya mengundang syahwat, musik tanpa mutu, timbullah kata2 dangdut kampungan
padahal pada awalnya Orkes Melayu ini berisi nasihat2 yg sangat bermanfaat.
malah ada sebuah lagunya yg melantunkan tentang apa yg akan terjadi di alam kubur nanti
MasyaAllah, lagu2 seperi ini lah yg seharus nya dilestarikan dan terus diperdengarkan
namun, kita kembali kepada moralitas dan pendidikan agama kepada pribadi masing2
rusaknya dangdut dan apa yg pro-kontra yg terjadi saat ini adalah salah satu upaya setan yg terkutuk untuk merusak moral manusia
Mari kita dekatkan diri kita kembali pada-Nya,...........