• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Dampak Negatif Junk Food pada Pasangan

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
LEPk0.jpg
Sebaiknya letakan burger yang ada di tangan Anda sekarang juga! Mengapa? Makanan cepat saji ini tidak hanya membawa dampak negatif pada kesehatan, tetapi juga hubungan pribadi Anda.

Dalam sebuah penelitian terbaru di Ohio State University. Para peneliti mengadakan uji coba pada beberapa pasangan dengan konsumsi makanan berlemak tinggi dan rendah. Penelitian ini berlangsung selama dua hari.
Setelah usai makan, peneliti meminta tiap pasangan mendiskusikan situasi stres, soal keuangan dan hal-hal yang mejengkelkan.

Melalui tes darah, peneliti menemukan bahwa makanan tinggi lemak jenuh memicu peningkatan hormon stres dan peradangangan selama diskusi panas tersebut.

Tentunya, hasil tersebut berbeda dengan pasangan yang konsumsi makanan berlemak rendah. Mereka cenderung menyelesaikan masalahnya dengan ketenangan dan tingkat emosi yang rendah.

Dari sini dapat terlihat jelas, efek makanan berlemak tak hanya akan mengaruhi ukuran pinggang saja tetapi juga tingkat energi. Selain itu efek penggemukan akan membuat Anda menjadi kurang percaya diri terhadap pasangan.
Jadi, pertimbangkan lagi sebelum pergi ke restoran fast food.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.