yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
GARAM dan gula memiliki manfaat bagi tubuh bila dikonsumsi pada takaran yang tepat. Kekurangan asupan gizi pada garam dan gula dapat memberikan efek pada tubuh.
Diet sehat juga membutuhkan gula. Tapi, bukan gula putih yang biasa Anda gunakan karena itu tidak alami. Yang dibutuhkan ialah kandungan gula alami yang didapat dari buah dan sumber karbohidrat lain, seperti beras.
Tubuh Anda jauh lebih ramah terhadap gula yang diperoleh dari karbohidrat dalam buah-buahan. Gula dari sumber tersebut merupakan sumber energi karena dengan segera akan meningkatkan tingkat energi Anda.
Oleh karenanya, pastikan Anda mendapat manfaat sesuatu yang manis dari sumber alami, bukan lagi gula yang dapat menggemukkan. Gula buatan justru akan menguras nutrisi cadangan tubuh Anda.
Sama halnya dengan garam. Natrium dalam garam pun perlu disertakan dalam menu diet harian. Jika Anda sehat, Anda tidak perlu menghindari garam sepenuhnya dari diet Anda. Menghindarinya sama sekali justru bisa berbahaya bagi tubuh Anda.
Berkat garam, Anda bisa mencicipi makanan karena dia mengaktifkan enzim amilase saliva. Enzim tersebut yang membuat Anda bisa mencicipi makanan. Garam juga menguraikan makanan dan membantu dalam pencernaan.
Berikut beberapa penyakit akibat kekurangan natrium yang didapat dari garam, sebagaimana dilansir Healthmeup.
Palpitasi
Dehidrasi
Tekanan darah rendah (hipotensi)
Syok
Kram
Diet sehat juga membutuhkan gula. Tapi, bukan gula putih yang biasa Anda gunakan karena itu tidak alami. Yang dibutuhkan ialah kandungan gula alami yang didapat dari buah dan sumber karbohidrat lain, seperti beras.
Tubuh Anda jauh lebih ramah terhadap gula yang diperoleh dari karbohidrat dalam buah-buahan. Gula dari sumber tersebut merupakan sumber energi karena dengan segera akan meningkatkan tingkat energi Anda.
Oleh karenanya, pastikan Anda mendapat manfaat sesuatu yang manis dari sumber alami, bukan lagi gula yang dapat menggemukkan. Gula buatan justru akan menguras nutrisi cadangan tubuh Anda.
Sama halnya dengan garam. Natrium dalam garam pun perlu disertakan dalam menu diet harian. Jika Anda sehat, Anda tidak perlu menghindari garam sepenuhnya dari diet Anda. Menghindarinya sama sekali justru bisa berbahaya bagi tubuh Anda.
Berkat garam, Anda bisa mencicipi makanan karena dia mengaktifkan enzim amilase saliva. Enzim tersebut yang membuat Anda bisa mencicipi makanan. Garam juga menguraikan makanan dan membantu dalam pencernaan.
Berikut beberapa penyakit akibat kekurangan natrium yang didapat dari garam, sebagaimana dilansir Healthmeup.
Palpitasi
Palpitasi merupakan istilah medis untuk denyut jantung tidak teratur, terlalu kuat atau memiliki kecepatan abnormal.
Tubuh memerlukan keseimbangan natrium dan kalium karena dua mineral ini berperan penting dalam transmisi impuls saraf yang tepat pada otot, termasuk otot jantung. Garam merupakan salah satu sumber untuk mendapatkan manfaat natrium.
Namun, terlalu banyak garam pun membuat seseorang berisiko mengalami jantung berdebar-debar. Sedangkan kalium bisa didapatkan pada buah-buahan seperti jeruk dan pisang, biji bunga matahari, sereal, roti, dan kentang.
Tubuh memerlukan keseimbangan natrium dan kalium karena dua mineral ini berperan penting dalam transmisi impuls saraf yang tepat pada otot, termasuk otot jantung. Garam merupakan salah satu sumber untuk mendapatkan manfaat natrium.
Namun, terlalu banyak garam pun membuat seseorang berisiko mengalami jantung berdebar-debar. Sedangkan kalium bisa didapatkan pada buah-buahan seperti jeruk dan pisang, biji bunga matahari, sereal, roti, dan kentang.
Dehidrasi
Dehidrasi terjadi bila pengeluaran cairan tubuh lebih besar dibandingkan asupannya. Sedangkan fungsi garam penting untuk tubuh manusia karena mempertahankan air yang membantu dalam berfungsinya tubuh.
Untuk dehidrasi ringan, pengobatan yang diperlukan hanya minum air putih biasa.
Tetapi jika terjadi kehilangan air dan elektrolit, garam juga harus diberikan, terutama natrium dan kalium.
Setelah latihan berat, Anda dianjurkan untuk meminum minuman elektrolit yang diperjualbelikan di pasaran karena mereka telah diracik sedemikian rupa untuk menggantikan garam (elektrolit) yang hilang setelah melakukan latihan. Minuman ini juga bisa digunakan untuk mencegah dehidrasi atau untuk mengobati dehidrasi ringan.
Namun, Anda juga bisa mengatasinya dengan minum sejumlah cairan yang dicampur dengan sedikit garam selama atau setelah latihan.
Untuk dehidrasi ringan, pengobatan yang diperlukan hanya minum air putih biasa.
Tetapi jika terjadi kehilangan air dan elektrolit, garam juga harus diberikan, terutama natrium dan kalium.
Setelah latihan berat, Anda dianjurkan untuk meminum minuman elektrolit yang diperjualbelikan di pasaran karena mereka telah diracik sedemikian rupa untuk menggantikan garam (elektrolit) yang hilang setelah melakukan latihan. Minuman ini juga bisa digunakan untuk mencegah dehidrasi atau untuk mengobati dehidrasi ringan.
Namun, Anda juga bisa mengatasinya dengan minum sejumlah cairan yang dicampur dengan sedikit garam selama atau setelah latihan.
Tekanan darah rendah (hipotensi)
Jika kelebihan asupan garam dapat menyebabkan hipertensi (tekanan darah tinggi), namun kekurangan garam pun akan membuat Anda hipotensi.
Salah satu penyebab hipotensi adalah terlalu lama berdiri. Jika demikian, pengobatan yang dapat dilakukan dengan memberikan banyak minum cairan dan meningkatkan jumlah garam dalam makanan.
Salah satu penyebab hipotensi adalah terlalu lama berdiri. Jika demikian, pengobatan yang dapat dilakukan dengan memberikan banyak minum cairan dan meningkatkan jumlah garam dalam makanan.
Syok
kekurangan garam pun dapat menyebabkan seseorang mengalami hipotensi akut akibat kehilangan darah tiba-tiba.
Kram
Jika Anda rentan terhadap kram, maka garam adalah jawabannya. Sodium membantu otot untuk berkontraksi dengan mudah.