Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Sebagian karena sengaja kabur dari rumah. Ada pula yg jadi korban kejahatan seperti penculikan atau kekerasan seksual. Sejumlah anak juga dilaporkan diculik untuk dipekerjakan sebagai pengemis.
Laporan tersebut dihinggakan Mirror Foundation, sebuah organisasi non-pemerintah. Yayasan tersebut memfokuskan diri pada kejadian orang hilang.
Ekaluk Loomchomkae, aktivis yayasan tersebut, mengatakan bahwa 296 anak dilaporkan hilang. Sekitar separuhnya(58%, atau 172 anak) sengaja kabur dari rumah karena berbagai faktor. Termasuk konflik dengan orangtua akibat dilarang bermain game.
Sebanyak 19% terkait keterbelakangan mental. Adapun lima anak diculik oleh predator seksual, mengatakan Ekaluk.
Anak-anak berusia 11 hingga 15 tahun menyumbang statistik terbesar. Sebanyak 138 anak yg dilaporkan hilang pada tahun 2023, berada dalam rentang usia tersebut.
Anak-anak usia ini juga memiliki kecenderungan tinggi untuk melarikan diri dari keluarganya. Merekamemilih tinggal bersama teman atau seseorang yg mereka temui secara online.
Karena masih terlalu polos, para pelarian ini sering jadi korban pelecehan seksual. Atau dijadikan pekerja anak, katanya.
Laporan tersebut juga menyoroti 62 kasus hilangnya anak-anak di bawah usia 10 tahun & 96 kasus lainnya melibatkan remaja berusia 16-18 tahun.
Salah satu kasus penculikan anak tahun lalu diungkap polisi. Seorang bocah lelaki berusia delapan tahun diculik seorang pria dengan modus menawari permen. Sang bocah kemudian diculik & dipekerjakan sebagai pengemis di jalanan. Beruntung anak tersebut berhasil diselamatkan.
Sang penculik ditangkap polisi & diketahui sebelumnya pernah dihukum atas kejahatan yg sama.
Sumber Berita:
Almost 300 kids missing in 2023
Foto Ilustrasi:
Media.radaronline.com