yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Kepolisian Daerah Metro Jaya mencatat sebanyak 66 kebakaran terjadi selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri. Penyebab kebakaran beragam, mulai dari arus pendek listrik hingga tabung gas meledak. Selain menghanguskan banyak rumah, bencana itu juga memakan korban jiwa.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, mengungkapkan dari tanggal 21 Juli - 20 Agustus 2012 kebakaran akibat korsleting listrik mencapai 35 kejadian, akibat tabung gas 3 kejadian.
"Kebakaran dikarenakan sebab lainnya ada 28 kejadian, jadi jumlah keseluruhan 66 kejadian. Data ini juga sudah menjadi gabungan sementara selama operasi ketupat Jaya mulai dari tanggal 11 Agustus hingga hari ini," kata Rikwanto, Jumat 24 Agustus 2012.
Ditambahkan Rikwanto, hampir seluruh kasus kebakaran itu terjadi di rumah-rumah semi permanen, sehingga api dengan cepat menyambar.
Sebelumnya, kebakaran besar melanda kawasan padat hunian Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara pada Rabu 22 Agustus 2012. Lokasi kebakaran terjadi di jalan Rawa Indah RT.10/04 kelurahan Kapuk Muara kecamatan Penjaringan.
Dalam peristiwa tersebut 300 rumah menjadi korban kebakaran. Sebanyak 26 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang terbilang besar. Enam Unit mobil merupakan milik dari Dinas Pemadam Kebakaran, 17 unit mobil berasal dari Sudin Damkar Jakarta Utara dan sisanya berasal dari Sudin Damkar Jakarta Barat. Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.
Kebakaran juga terjadi di RT 02 RW 02 Kelurahan Pondok Bambu di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Sekitar 150 unit bangunan terbakar di lokasi yang sebagian besar bangunan adalah pabrik pembuatan mebel tersebut.
Ditinggal Mudik
Menurut seorang saksi mata di lokasi kejadian, Awah, api bermula dari rumah yang ditinggal mudik penghuninya. Wanita berusia 25 tahun itu mengatakan, api pertama kali terlihat dari lantai dua rumah itu sekitar pukul 12.15 WIB.
"Atasnya memang terbuat dari kayu. Penghuninya lagi mudik," ujar Awah yang rumahnya hanya berjarak kurang lebih 10 meteri dari titik awal api.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta, Paimin Napitupulu, memastikan kebakaran ini akibat arus pendek aliran listrik. "Korsleting listrik. Berasal dari sebuah rumah di RT 02 RW 02. Rumahnya dalam keadaan kosong," kata Paimin.
Paimin menjelaskan, berdasarkan laporan yang dihimpun, percikan api dari arus pendek itu jatuh mengenai thiner dan serbuk kayu di lantai dua. Kemudian, api semakin membesar dan merembet ke bangunan lainnya.
Pihaknya mencatat kebakaran ini melanda lahan seluas 9000 meter persegi. Sekitar 150 bangunan di atasnya ludes terbakar. Bangunan-bangunan tersebut, kata Paimin, sebagian merupakan rumah kontrakan, sebagian lagi sebagai pabrik pembuatan mebel.