facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 96
- Poin
- 48
Setiap pekerjaan memang tidak diciptakan sama. Karena satu pekerjaan bisa jadi lebih rentan terhadap kenaikan berat badan daripada pekerjaan lainnya.
Sebuah penelitian terbaru berjudul 'Preventing Chronic Disease' menyebutkan beberapa pekerjaan dapat meningkatkan risiko obesitas dua kali lebih tinggi.
Ini ditemukan setelah peneliti mensurvei lebih dari 3.000 pekerja di negara bagian Washington. Hasilnya ditemukan, 24,6 persen pekerja mengalami obesitas. Tingkat risikonya bervariasi, tergantung jenis pekerjaan mereka. Dikutip Women's Health Mag, berikut jenis pekerjaan dengan risiko obesitas.
Pekerjaan dengan risiko obesitas tinggi:
1. Pengemudi truk 38,6 persen
2. Pengemudi alat transportasi dan pemindah barang 37,9 persen
3. Jasa layanin perlindungan 33,3 persen
4. Cleaning service dan pekerja bangunan 29,5 persen
5. Pelayanan kesehatan 28,8 persen
6. Mekanik dan jasa perbaikan 28,9 persen
7. Administrasi 27,9 persen
8. Personal services 27,2 persen
9. Teknisi 26,6 persen
10. Produksi presisi dan operator pabrik 26,1 persen
2. Pengemudi alat transportasi dan pemindah barang 37,9 persen
3. Jasa layanin perlindungan 33,3 persen
4. Cleaning service dan pekerja bangunan 29,5 persen
5. Pelayanan kesehatan 28,8 persen
6. Mekanik dan jasa perbaikan 28,9 persen
7. Administrasi 27,9 persen
8. Personal services 27,2 persen
9. Teknisi 26,6 persen
10. Produksi presisi dan operator pabrik 26,1 persen
Pekerjaan dengan risiko obesitas terendah
1. Dokter 11,6 persen
2. Ilmuwan alam dan sosial 17,3 persen
3. Guru 17,6 persen
4. Konstruksi 19,9 persen
5. Katering 20,1 persen
6. Insinyur, arsitek, dan surveyor 20,2 persen
7. Pengacara dan hakim 21,7 persen
8. Ilmuwan komputer dan matematika 21,8 persen
9. Pekerja profesional lainnya 19,7 persen.
2. Ilmuwan alam dan sosial 17,3 persen
3. Guru 17,6 persen
4. Konstruksi 19,9 persen
5. Katering 20,1 persen
6. Insinyur, arsitek, dan surveyor 20,2 persen
7. Pengacara dan hakim 21,7 persen
8. Ilmuwan komputer dan matematika 21,8 persen
9. Pekerja profesional lainnya 19,7 persen.