roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Cyberlove, Selingkuh Bukan Ya?
Mamik - Phuket
Mamik - Phuket
Hellloow , helloow … ketemu lagi apa kabar semua ? Ada yang kangen sama ekke ga nih ? Buat IFers yang di Amerika , UK , Jepang , Australia , Indonesia , dimana saja : salam sayang buat semuanya aja deh . Wedeeww.. udeh berasa kek seleb aja nih . Seleb 88 kale yee , hahahahaaa... Memang asik nih hidup di jaman serba cyber ini , dunia jadi terasa selebar daun kelor bener deh . Jarak yang ribuan kilometer bukan lagi menjadi halangan untuk saling mengenal dan berkomunikasi ( baik dalam rangka untuk beramah tamah maupun pisuh – pisuhan , hehehhee... ) Pokoknya kita – kita ini adalah manusia yang sangat beruntung karena bisa menikmati segala kemudahan yang bisa didapet dari internet , tul gak ?
Urusan untuk mencari teman bukan menjadi masalah lagi bagi siapa pun juga . Bukan hanya orang yang pede saja yang bisa nyari temen , bahkan orang yang sebenarnya sangat pemalu pun bisa dengan mudah untuk bergaul di dunia maya . Soalnya kan pada nggak berhadapan langsung dengan lawan bicaranya tuh jadi siapa saja pede aja getoo .
Biasanya suatu persahabatan itu dimulai dengan perkenalan di suatu chat room atau forum kek IF gini . Kemudian kalo dirasa adanya saling kecocokan satu dengan yang lain maka komunikasi akan dilanjutkan di jalur yang lebih pribadi seperti YM , Gtalk atau MSN Messenger . Dari situ hubungan akan berlanjut menjadi lebih akrab atau malah sebaliknya . Yang kek gini biasanya terjadi pada pertemanan diantara cewek . There’s a saying that goes : Girls just don’t get along . Biasalah namanya cewe suka ada sedikit kecemburuan antara satu dengan yang lainnya . Yang materi- lah , yang masalah penampilan- lah , masalah pasangan- lah , status sosial – laah, the list goes on .
Sedangkan pertemanan dengan lawan jenis kadang bisa berubah menjadi suatu love affair atau yang disebut dengan cyberlove . Memang nggak selalu begitu sih . Banyak juga kok yang statusnya tetap bersahabat baik sampai bertahun – tahun lamanya . Menurut pendapatku , cyberlove itu nggak jadi masalah selama masing – masing pihak tidak terikat oleh suatu hubungan dengan orang lain di dunia nyata . Namanya juga orang single , entah itu gadis , perjaka , duda atau janda , semuanya bebas untuk menemukan cinta masing – masing . After all everybody deserves to love and be loved .
Tapi kenyataannya banyak juga loh , cyberlove affair yang terjadi di antara orang yang sudah menikah dengan teman mayanya . Malah baru – baru ini ada kejadian di Inggris dimana seorang istri ( Amy Pollard ) menceraikan suaminya ( David Pollard ) karena dia telah dianggap berkhianat di internet . Ceritanya begini loh : sekarang kan ada 3D game yang namanya Second Life tuh , terus ceritanya Mbak Amy ini sempet memergoki avatarnya si David sedang bermain cinta dengan avatarnya pemain wanita lainnya ( katanya cewe pemain ini ada di Amrik ) , gitu loh . Pas pertama kali ketangkep sih ,katanya David sudah meminta maaf dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi . Eh , ternyata di lain waktu Amy-nya memergoki lagi avatarnya David sedang bercinta dengan avatarnya si cewek itu lagi . Selanjutnya bisa ditebak , mereka lalu bertengkar hebat sampe akhirnya Amy memutuskan untuk menceraikan David . Bagi kita yang cuma membaca tentang kisah ini mungkin akan terasa lucu bahkan konyol . Tapi coba kalo misalnya kita ini berada di posisi Amy dan memergoki avatar pasangan kita sedang bermesraan dengan avatar wanita yang lain gitu , gimana rasanya , yah ?
Kasus ini juga bukan merupakan satu – satunya kasus yang sudah naik ke permukaan loh . Ada lagi nih , pasangan lain namanya Kirsten dan Steve . Keduanya sama – sama sudah menikah . Ketemu di Second Life , pacaran tiga bulan di situ , kopdaran dan ternyata malah menjadi tambah klop . Setelah itu mereka menceraikan pasangan masing – masing untuk bisa hidup bersama . Ediaaaann …. ! That’s not the last case . Masi ada lagi kasus pasangan yang jadi bermasalah gara – gara salah satunya terlibat online cheating ini . Pasangan ini adalah Carolyn dan Lee . Katanya si Carolyn ini terobsesi banget dengan kehidupannya di Second Life sampai membuat hubungannya dengan suami dan anak – anaknya sendiri menjadi renggang . Hadoh , ga habis pikir deh ekke .
Si Carolyn ini aslinya termasuk wanita yang cantik berambut pirang dan berpenampilan sangat casual . Pake T-shirt sama jeans aja gitu sehari – harinya , sedangkan avatar yang diciptakannya itu adalah seorang stripper berambut hitam dengan dandanan a la Gothic dan berpakaian minim ( yang suka mondar -mandir cuma pake bustier sama G-string aja , hihihihi… ) . Nah terus yang jadi pacarnya di Second Life itu katanya avatar yang berujud cowok serem berkulit gelap , ga pake baju ( cuma pake jeans doang ) dan punya banyak tindikan di mukanya . Udeh serem gitu ya , katanya nih avatar kemana – mana bawaannya senapan AK47 ! Wakakakakaka ….. Kalo aku udeh langsung lari terbirit – birit dah . Kebalikan dari wujud avatarnya yang berkulit gelap dan hunky itu , si pemiliknya , Elliot ini aslinya adalah pria Caucasian yang berkulit putih pucat . Kalo seremnya sih katanya sama dengan si avatar secara doi juga agak – agak creepy geto . Selama mereka berhubungan via Second Life itu mereka biasa chatting sampe 14 jam perhari , saling menggoda dan bercinta melalui avatar mereka . Hihihihi… apa enaknya sih ???
Terus ceritanya nih , Carolyn sempet diputusin sama Elliot karena dia ga mau buang waktu pacaran sama cewek yang sudah merit katanya . Eh , tidak dinyana ternyata si Carolyn nekad juga dateng ke London untuk kopdaran sama si Elliot , dengan harapan kalo hubungan itu nanti akan bisa diperbaiki lagi via kopdar . Tapiii , ternyata setelah ketemuan tuh mereka berdua malah sama – sama kecewanya dengan wujud asli masing – masing . Carolyn jadi berubah pikiran karena ternyata Elliot itu kulitnya sangat pucet dan beda jauh dari image yang sudah diciptakannya di internet . Demikian juga Elliot menilai kalo penampilan Carolyn itu ternyata sangat homely ( ibu – ibu banget gitu ) dan nggak se-hot avatarnya . Huahahahahahhaha.. penonton kecewa nih yeee….. Setelah sadar bahwa tidak ada chemistry diantara mereka berdua , akhirnya Carolyn pulang ke Amrik . Beruntung banget dia karena suami yang sempet ditelantarkannya itu ternyata masih mau memaafkannya dan menerimanya kembali .
Demikian tadi beberapa contoh kasus online infidelity yang sempat mengguncang kehidupan rumah tangga orang – orang yang terlibat di situ .
Dah kayak sinetron aja deh ceritanya . Tapi menurut hasil risetnya Prof . Mark Griffits , psikolog dari Nottingham University membuktikan bahwa memang di dunia maya itu orang cenderung untuk lebih cepat jatuh cinta atau pun terlibat secara emosional dengan seseorang . Karena di situ orang merasa lebih pede untuk menjabarkan secara mendetail tentang hal – hal yang bersifat sangat pribadi . Kalo face to face kan ga mungkin tuh , malu lageee…. Katanya nih , fenomena dunia maya itu sama seperti kalo kita lagi ngobrol dengan orang yang baru kita kenal di dalam perjalanan naik kereta ato bus . Yang mana situasi seperti ini bisa membuat kita merasa rilek untuk bercerita tentang kehidupan kita kepada seseorang yang sama sekali asing dengan kita .
Sama seperti para pemain di Second Life ini mereka ketemu dan bersosialisasi di situ via alter ego ( avatar ) masing – masing individunya . Di situ avatar mereka juga bisa melakukan aktivitas bersama sesuai dengan pilihan seperti clubbing , shopping bareng , nonton konser bareng bahkan bercinta . Dengan adanya konsep avatar ini membuat pemainnya bisa dengan mudah merubah segala sesuatu tentang dirinya baik itu dari segi penampilan , kepribadian , ras / etnik bahkan jenis kelamin . Dengan begitu seseorang bisa dibuat merasa nyaman dengan dirinya sendiri karena bukan penampilan sebenarnya yang dinilai oleh orang lain melainkan avatarnya . Yang bikin aku bingung nih , kok bisa – bisanya seseorang sampe jatuh cinta dengan avatar dan berkhayal kalo orang dibalik avatar itu sama seperti tokoh rekaannya itu ya ? Kek kasusnya Carolyn dengan Elliot tuh .
Sekarang yang menjadi pertanyaanku ; apakah online cheating itu bisa dianggap sebagai perselingkuhan ? Yay or nay ??? Please dijawab dengan jujur . Yang bo’ong bakal ketauan deh pokoknya secara idungnya nanti bakalan jadi panjang kek Pinokio , hahahahhahahahaha…