• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Curhatku: Dia Tidak Benar-benar Pergi, tapi Hilang!

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Curhatku: Dia Tidak Benar-benar Pergi, tetapi Hilang!

Selamat Hari Jadi KOMPAK 1st​


Assalamualaikum, selamat pagi untuk kita semua. Kecuali anda yg sudah pergi. Dalam thread sederhana ini, biarkanlah 'Aku' menghadirkan kembali 'Dia' yg sudah hilang. Ah! Bukan hilang, tetapi pergi.
Garis akbar masalahnya cuma satu, tidak adanya restu orang tua. Lalu pendukung menyebalkan lainnya, seperti masalah keluarga yg tak dapat disebutkan dalam thread ini karena aib.

Curhatku: Dia Tidak Benar-benar Pergi, tetapi Hilang!

pixabay.com​


Terlepas dari itu semua, saya jadi dapat banyak pelajaran. Selain kesedihan, proporsi perasaan, keseimbangan hubungan, juga makna sayang itu sendiri. Bahwa sayang itu harus berlandaskan sayang kepada-Nya, Allah SWT. Karena dalam kisah ini saya sedikit sekali melibatan Allah, Tuhanku. Seperti proyeksi tentang harmonisnya hubungan suami istri yg digambarkan segitiga, dimana Allah berada di puncak segitiga, sedangkan sudut kiri adalah suami & sudut kanan adalah istri. Untuk dapat mendekatkan sudut kanan & kiri, maka harus menuju puncak yaitu Allah yg berada dipuncak segitiga.

Lalu bagaimana perpisahan cerita sayang ini? Aku & dia harus saling mengikhlaskan. Meskipun sangat berat, tetapi ini adalah jalan yg terbaik. InsyaAllah. Jujur saja yg sangat berat itu aku. Dilihat dari ekspresinya dia sangat berat juga. Ditandai keluarnya air mata dari mata indahnya adalah bukti bahwa sebenarnya inilah bahayanya mensayangi terlalu berlebihan sebelum pernikahan. Ini sudah diperingatkan dalam syariat islam. Kami saja yg bandel hehe.

Toh, semua sudah terjadi, yg berlalu biarlah berlalu & pasti ada hikmah dibalik itu semua. Sudah berjalan 1 tahun lebihsejak perpisahan itu kami harusnya sudah dapat berdamai dengan perasaan kami masing-masing. Walaupun saya masih sering cek cok dengan perasaanku sendiri hehe. Aku belajar ikhlas & lapang dada.Bagiku dia yg terindah. Seorang wanita yg akan tetap sama dihatiku bagaimanapun waktu merubah semuanya. Bagaimanapun nanti dia bersama siapa saya akan terus berada disini, dikejauhan sambil terus meluncurkan doa-doaku padanya supaya dia senantiasa bahagia. Karena sekarang saya memahami bahwa setiap yg disayangi tidak harus dimiiki, & yg disayangi pasti akan terus didoakan.

Terkadang kini setiap berusaha melupakan justru semakin pekat dia dipikiran. Maka berusaha menciptakannya ada tanpa harus merasa, tetap dia akan ada & bersama dengan perasaan ini. Ahir-akhir ini saya menemukan fakta bahwa dia sudah mulai dapat move on. Aku ikut bahagia. Siapapun orang beruntung itu, saya harap sekali memberi selamat padanya. Dan sebuah ultimatum dariku awas kalau hingga anda menyakitinya atau bahkan meninggalkannya. Aku orang perdana yg akan menghajarmu. Ingin ku berkata begitu haha. Tapi yah apalah daya. Jarak kini mendukung perpisahan kami.

Seakan alam semesta mendukung perpisahan saya & dia dengan datangnya wabah corona ini, menciptakan saya tetap stay disini & dia stay jauh disana. Berusaha menghilangkan sedikit bayang-bayang yg tersisa diantara kami. Semua yg berhubungan dengannya sudah kuhapus dengan dalih harap melupakannya. Nyatanya, dia dalam hati ini belum terhapuskan. Berusaha untuk tidak membangun komunikasi meski cuma permintaan maaf lahir & batin di hari raya idul fitri tahun ini. Nyatanya, harus berjumpa dalam mimpi & mengucapkannya.

Akan serba salah kalau saya terus bersembunyi dari perasaan yg masih menyelimuti ini. Pernah sekali harap menyapanya namun tidak akan pernah siap dengan yg akan terjadi selanjutnya.

Curhatku: Dia Tidak Benar-benar Pergi, tetapi Hilang!

pixabay.com​


**Ku ikhlas mensayangimu, ku ikhlas kehilanganmu. sebuah kalimat yg entah kapan, dimana, & bagaimana saya baca atau dengarnya akan sering buat hati ini teriris-iris. Sebuah kalimat yg awalnya kutahu darimu, wanita yg kukenal & sangat kukagumi. Aku bahkan sebagai lelaki tidak dapat memahami perasaanmu. Seandainya anda memang mensayang kenapa harus rela kehilangan. Rela ditinggal pergi. Pemahamman ini ada dipikiranku sejak 5 tahun teakhir, sejak kita memilih untuk tidak berkomunikasi karena suatu hal. Kini kalimat itu dapat kupahami karena kedewasaan yg mulai tumbuh dalam diriku. Kaidah psikologi tentang wanita akan dewasa lebih cepat dibandingkan laki-laki memang benar. Kamu dengan pemikiranmu dapat mengajarkan kepadaku bahwa kalau kita memang mensayangi seseorang dengan tulus & ikhlas, kita juga harus siap untuk kehilangannya, karena segala sesuatu didunia ini sifatnya sementara. Wallahu alam.

**Kini tidak ada komunikasi yg terjalin antara kita. Tidak seperti 5 bulan yg lalu. Kenyataan & untaian benang takdir begitu cepat menciptakan kita saling besandiwara dengan diri & perasaan kita masing-masing. Aku yakin segala rasa yg kurasakan saat ini, anda juga rasakan. Tenang. Allah sedang merencanakan yg terbaik untuk kita, meski dimensinya mungkin berbeda tetapi tujuannya adalah sama yaitu bahagia. Allah maha baik.

**Aku pernah bahagia dengan keputusan yg pernah kupilih. Aku pernah suka kepada diriku yg sebenarnya, ketika ku kembali padamu. Dan bahkan sempat takutketika harus kehilanganmu nanti. Namun nyatanya kini saya tidak cuma takut lagi karena saya sudah membenci diriku sendiri.

**Aku cuma akan mensayangimu dalam diam. Karena memilikimu adalah bagai mencoba menggenggam bintang yg begitu terang mempesona, namun jauh di angkasa. Aku cuma terus mendokanmu dalam setiap sholatku. Meski intinya untuk kebahagiaanmu, memintamu adalah maksud tersembunyi bagiku. Rabb ku lebih tau. Dan saya tidak akan malu untuk terus mengerjakannya. Mensayangi & memintamu.

**Bagiku 'Dia'yang terindah. Seorang wanita yg akan tetap sama dihatiku bagaimanapun waktu merubah semuanya. Bagaimanapun nanti dia bersama siapa saya akan terus berada disini, dikejauhan sambil terus meluncurkan doa-doaku padanya supaya dia senantiasa bahagia. Karena sekarang saya memahami bahwa setiap yg disayangi tidak harus dimiliki, & yg disayangi pasti akan terus didoakan.

**Semua yg sudah lalu & terlewatkan olehku berarti bukan milikku. Semua yg lalu biarlah berlalu. Jalani sekarang. Jangan khawatirkan masa depan. Tetap berjuang hari ini untuk lebih baik di masa yg akan datang. Aku cuma perlu ikhlas bahwa itu tidak jadi milikku. Aku harus memulai awal yg baru. Yah seperti memulai berkenalan dengan orang baru, mejalaninya, & bahagia. That simple.

Di penghujung thread ini saya harap menyampaikan pelajaran kecil, yg harapannya saya sendiri tidak mengulanginya & para agan sista sekalian untuk tidak bertindak bodoh seperti yg kulakukan sebelumnya. Bahwa jodoh itu sudah dipilih & diatur oleh Allah SWT, nggak perlu risau. Toh kalau berjumpa dengan yg srek dihati belum tentu itu yg terbaik untuk kita. Karena Allah tau yg kita butuhkan bukan yg kita harapkan.

Dan apabila agan & sista menemukan yg sangat sesuai hati & kira-kira yakin ini jodoh kita. Maka ber ikhtiarlah untuk serius ke jenjang perkawinan karena tidak ada hubungan yg mulia atara laki-laki & perempuan selain pernikahan. Kalau niatnya cuma harap kenalan & memahami pasangan atau dalam bahasa dewasanya masa penajajakan, maka jangan terlalu mensayangi supaya kalau berpisah nggak sakit-sakit amat kaya 'aku' hehe.

"Yang pergi tidak benar-benar pergi, tetapi hilang. Akan ada obat sebagai pengganti".
-abdulqadirz-​


Curhatku: Dia Tidak Benar-benar Pergi, tetapi Hilang!

Sumber & Referensi: Pengalaman Pribadi
@abdulqadirz2020​
Hari ini 09:20
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.