yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
PENGOLAHAN daging kambing memang memerlukan teknik tersendiri. Di balik aroman “prengus” yang dimiliki, kelezatan daging kambing sebaiknya dijaga sedari awal, termasuk urusan mencuci daging tersebut.
Merasa sudah maksimal melakukan pengolahan masakan daging kambing, namun belum menemukan rasa yang lezat? Telisik lagi cara Anda mencucinya. Bisa jadi, ketidaklezatan bermula dari sana .
Ya, mengolah daging kambing memang tidaklah mudah. Di tahap awal pencucian, misalnya selama ini banyak orang menggunakan air untuk membersihkan daging kambing. Padahal, mencuci dengan air justru dapat menghilangkan cita rasa daging kambing itu sendiri.
"Kalau mau masak daging kambing, entah dibuat sate, tongseng, gulai bahkan sup sekaligus, daging kambing tidak boleh kena air," jelas Chef Indrawan selaku Chef Hotel InterContinental Jakarta MidPlaza kepada okezone di Java Restoran Hotel InterContinental Jakarta MidPlaza baru-baru ini.
Menurutnya, bila daging kambing terkena air maka “juicy” dari daging kambing yang akan diolah menjadi berubah sehingga akan memengaruhi cita rasanya.
"Kalau dibersihkan dengan air maka ‘juicy’ dari kambing akan hilang. Aromanya juga hilang, sudah tidak alami lagi, sudah tidak ada khasnya lagi," paparnya.
Chef Indrawan menjelaskan, bila terkena air maka perubahan pada daging kambing yang Anda buat bisa mencapai 90 persen.
"Mulai dari daging hingga jeroan yang akan Anda olah tetap tidak boleh kena air, meskipun sehabis terkena air Anda bersihkan sampai kering," lanjutnya.
Chef Indrawan menuturkan, meskipun daging kambing mengeluarkan bau khas namun aroma dari kambing tersebut justru merupakan suatu ciri khas.
"Bau kambing memang seperti itu. Begitu Anda beli dari pasar atau supermaket, daging langsung dipotong kemudian direbus. Rasa daging kambing itu hanya dikuatkan dari bumbu. Bawang putih sama kemiri dan ketumbar, kemudian semuanya di-‘geprek’ dan ditaburi saja. Setelah itu baru diolah dengan cara apapun menurut selera Anda," tutupnya.
okefood.com
Merasa sudah maksimal melakukan pengolahan masakan daging kambing, namun belum menemukan rasa yang lezat? Telisik lagi cara Anda mencucinya. Bisa jadi, ketidaklezatan bermula dari sana .
Ya, mengolah daging kambing memang tidaklah mudah. Di tahap awal pencucian, misalnya selama ini banyak orang menggunakan air untuk membersihkan daging kambing. Padahal, mencuci dengan air justru dapat menghilangkan cita rasa daging kambing itu sendiri.
"Kalau mau masak daging kambing, entah dibuat sate, tongseng, gulai bahkan sup sekaligus, daging kambing tidak boleh kena air," jelas Chef Indrawan selaku Chef Hotel InterContinental Jakarta MidPlaza kepada okezone di Java Restoran Hotel InterContinental Jakarta MidPlaza baru-baru ini.
Menurutnya, bila daging kambing terkena air maka “juicy” dari daging kambing yang akan diolah menjadi berubah sehingga akan memengaruhi cita rasanya.
"Kalau dibersihkan dengan air maka ‘juicy’ dari kambing akan hilang. Aromanya juga hilang, sudah tidak alami lagi, sudah tidak ada khasnya lagi," paparnya.
Chef Indrawan menjelaskan, bila terkena air maka perubahan pada daging kambing yang Anda buat bisa mencapai 90 persen.
"Mulai dari daging hingga jeroan yang akan Anda olah tetap tidak boleh kena air, meskipun sehabis terkena air Anda bersihkan sampai kering," lanjutnya.
Chef Indrawan menuturkan, meskipun daging kambing mengeluarkan bau khas namun aroma dari kambing tersebut justru merupakan suatu ciri khas.
"Bau kambing memang seperti itu. Begitu Anda beli dari pasar atau supermaket, daging langsung dipotong kemudian direbus. Rasa daging kambing itu hanya dikuatkan dari bumbu. Bawang putih sama kemiri dan ketumbar, kemudian semuanya di-‘geprek’ dan ditaburi saja. Setelah itu baru diolah dengan cara apapun menurut selera Anda," tutupnya.
okefood.com