Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
COVID19 : si NABI baru & AGAMA baru
Bayangkan anda jadi pengikut Nabi Musa
Musa bilang "lihat! laut sudah terbelah ayo sebrangi'
Apakah anda akan langsung serta merta menyeberanginya ?
Nanti dulu, reaksi perdana anda adalah takjub, terperangah dg sangat melihat dua sisi laut diangkat oleh kekuatan entah apa. Super duper ajaib.
Reaksi berikutnya ? TAKUT
seolah kuping anda budeg atas teriakan musa yg diulang2.
Kaki anda serasa membeku tidak dapat bergerak, menyatu dg tanah. Takjub & ketakutan jadi satu melihat mujizat Musa. Takut bila menyeberangi mendadak laut kembali seperti semula & kita hanyut di dalamnya.
Mengapa TAKUT ?
karena anda melihat sesuatu yg di luar jangkauan pikir kita. Yg tidak dapat dijelaskan oleh alam pikir kita. Kita TAKUT kepada sesuatu yg tidak kita ketahui.
PANDEMI COVID19 sudah hampir setahun, sudah berapa banyak text di medsos yg berdoa, berharap supaya pandemi ini pergi, menghilang seperti bubaran bioskop. Dan berharap keadaan simsalabim jadi seperti semula
Anda yakin keadaan akan kembali seperti semula ?
Seperti umat zolim sebelum kedatangan Yesus yg harap negerinya seperti dulu ??
Seperti umat zolim sebelum Kenabian Muhammad yg berharap negerinya seperti semula ??
Seperti pengikut Firaun yg mendoa dunianya kembali seperti sebelum kedatangan Musa ??
Seperti loyalis Nazi yg rindu akan kejayaan Nazi sebelum perang dunia II ??
TATANAN baru sudah lahir.
Selamat datang di Tatanan Dunia Baru 2020 Covid19.
Sesuatu yg akbar sudah lahir. Saking besarnya kita takjub, kacau, galau, ketakutan, bertanya2 tak habis-habis. Seperti umat Musa ketika dihadapan laut yg terbelah
Kedatangannya menyapu tatanan lama bak kedatangan Musa, Yesus, Muhammad & para nabi, tokoh akbar agama di masanya.
Tatanan baru lahir menimpa tatanan lama yg sudah fatal error. Mengkoreksi tatanan yg gagal bekerja.
TATANAN KEMARIN sudah sangat kotor, jorok, terlampau bebas & tercemar.
Tuhan mengutus 'Nabi Baru' Covid19 untuk membawa wahyu & menata ulang keadaan. Membebaskan manusia dari kerusakannya.
Tidakkah anda lihat polusi udara menurun ? langit lebih cerah ? musim2 kembali ke jalurnya ?
Dengan WFH seolah2 Tuhan bilang kepada kita "istirahatlah", "bebaskan dirimu dari ambisi", dg dibatasinya tempat2 hiburan & mall2 seolah Tuhan bilang "dekatilah keluargamu," dg ditutupnya sekolah seolah Tuhan bilang '"didiklah buah hatimu".
Gaya hidup & kebiasaan2 sehat pun jadi kultur global : bersepeda, berolah raga, cuci tangan, tidak berkerumun, sakit sedikit dilarang bekerja atau keluar rumah. Bandingkan dg dulu sebelum pandemi betapa joroknya kita saking bebasnya tanpa aturan & etika. Kalau sekarang kita mulai berpikir makanan sehat, dulu apapun junk food kita makan.
Dengan ditutupnya lokasi2 wisata & dibatasinya penerbangan seolah Tuhan bilang "jangan boros", "introspeksilah tenangkan dirimu". Tuhan seakan harap menyehatkan bathin kita dari deraan panjat sosial.
Lebih jauh lagi, hiburan malam tutup. Pelacuran, perselingkuhan menurun karena orang2 WFH minim alasan untuk ke tempat simpanan pura2 meeting. Kejorokan2 moral & penyakit sosial pun turut dibenahi.
Seolah Tuhan menurunkan pandemi ini sebagai AMPUNAN bagi hamba2NYA yg masih berkesempatan untuk membenahi diri hidup sehat lahir & bathin secara nyata.
Lalu orang seperti apa yg mengharapkan keadaan kembali seperti semula ???
Pandemi Covid19 ini sangat traumatik. Kita tidak menyangka2 akan ada peristiwa 'ajaib' sebesar ini yg mengubah bukan cuma cara hidup kita, tetapi semua orang di seluruh dunia. Yakinlah kehidupan anda yg dulu sudah lenyap & tidak akan kembali lagi. Satu2nya jalan untuk hidup dalam keadaan ini adalah menerima keadaan, berdamai dengan keadaan & memulai cara hidup baru.
Konon ada yg berkata bahwa tidak ada nabi lagi yg akan datang di zaman ini. Memang tidak.
Dia tidak akan datang dalam wujud manusia. Tuhan mendatangkan dia dalam wujud yg di luar jangkauan nalar kita. Dalan wujud yg tidak kita sangka2.
Nabi Covid19 dengan mujizat pandemi & tatanan/agama barunya untuk memberikan peringatan hidup bersih & sehat.
Inilah bukti bahwa wahyu Tuhan tidak berhenti diturunkan menaungi hamba2Nya
Dunia hari ini jadi lebih bersih & tertata
Lalu kenapa kita harap kembali seperti dulu ?
Salam hidup sehat ! Hari ini 17:38
Bayangkan anda jadi pengikut Nabi Musa
Musa bilang "lihat! laut sudah terbelah ayo sebrangi'
Apakah anda akan langsung serta merta menyeberanginya ?
Nanti dulu, reaksi perdana anda adalah takjub, terperangah dg sangat melihat dua sisi laut diangkat oleh kekuatan entah apa. Super duper ajaib.
Reaksi berikutnya ? TAKUT
seolah kuping anda budeg atas teriakan musa yg diulang2.
Kaki anda serasa membeku tidak dapat bergerak, menyatu dg tanah. Takjub & ketakutan jadi satu melihat mujizat Musa. Takut bila menyeberangi mendadak laut kembali seperti semula & kita hanyut di dalamnya.
Mengapa TAKUT ?
karena anda melihat sesuatu yg di luar jangkauan pikir kita. Yg tidak dapat dijelaskan oleh alam pikir kita. Kita TAKUT kepada sesuatu yg tidak kita ketahui.
PANDEMI COVID19 sudah hampir setahun, sudah berapa banyak text di medsos yg berdoa, berharap supaya pandemi ini pergi, menghilang seperti bubaran bioskop. Dan berharap keadaan simsalabim jadi seperti semula
Anda yakin keadaan akan kembali seperti semula ?
Seperti umat zolim sebelum kedatangan Yesus yg harap negerinya seperti dulu ??
Seperti umat zolim sebelum Kenabian Muhammad yg berharap negerinya seperti semula ??
Seperti pengikut Firaun yg mendoa dunianya kembali seperti sebelum kedatangan Musa ??
Seperti loyalis Nazi yg rindu akan kejayaan Nazi sebelum perang dunia II ??
TATANAN baru sudah lahir.
Selamat datang di Tatanan Dunia Baru 2020 Covid19.
Sesuatu yg akbar sudah lahir. Saking besarnya kita takjub, kacau, galau, ketakutan, bertanya2 tak habis-habis. Seperti umat Musa ketika dihadapan laut yg terbelah
Kedatangannya menyapu tatanan lama bak kedatangan Musa, Yesus, Muhammad & para nabi, tokoh akbar agama di masanya.
Tatanan baru lahir menimpa tatanan lama yg sudah fatal error. Mengkoreksi tatanan yg gagal bekerja.
TATANAN KEMARIN sudah sangat kotor, jorok, terlampau bebas & tercemar.
Tuhan mengutus 'Nabi Baru' Covid19 untuk membawa wahyu & menata ulang keadaan. Membebaskan manusia dari kerusakannya.
Tidakkah anda lihat polusi udara menurun ? langit lebih cerah ? musim2 kembali ke jalurnya ?
Dengan WFH seolah2 Tuhan bilang kepada kita "istirahatlah", "bebaskan dirimu dari ambisi", dg dibatasinya tempat2 hiburan & mall2 seolah Tuhan bilang "dekatilah keluargamu," dg ditutupnya sekolah seolah Tuhan bilang '"didiklah buah hatimu".
Gaya hidup & kebiasaan2 sehat pun jadi kultur global : bersepeda, berolah raga, cuci tangan, tidak berkerumun, sakit sedikit dilarang bekerja atau keluar rumah. Bandingkan dg dulu sebelum pandemi betapa joroknya kita saking bebasnya tanpa aturan & etika. Kalau sekarang kita mulai berpikir makanan sehat, dulu apapun junk food kita makan.
Dengan ditutupnya lokasi2 wisata & dibatasinya penerbangan seolah Tuhan bilang "jangan boros", "introspeksilah tenangkan dirimu". Tuhan seakan harap menyehatkan bathin kita dari deraan panjat sosial.
Lebih jauh lagi, hiburan malam tutup. Pelacuran, perselingkuhan menurun karena orang2 WFH minim alasan untuk ke tempat simpanan pura2 meeting. Kejorokan2 moral & penyakit sosial pun turut dibenahi.
Seolah Tuhan menurunkan pandemi ini sebagai AMPUNAN bagi hamba2NYA yg masih berkesempatan untuk membenahi diri hidup sehat lahir & bathin secara nyata.
Lalu orang seperti apa yg mengharapkan keadaan kembali seperti semula ???
Pandemi Covid19 ini sangat traumatik. Kita tidak menyangka2 akan ada peristiwa 'ajaib' sebesar ini yg mengubah bukan cuma cara hidup kita, tetapi semua orang di seluruh dunia. Yakinlah kehidupan anda yg dulu sudah lenyap & tidak akan kembali lagi. Satu2nya jalan untuk hidup dalam keadaan ini adalah menerima keadaan, berdamai dengan keadaan & memulai cara hidup baru.
Konon ada yg berkata bahwa tidak ada nabi lagi yg akan datang di zaman ini. Memang tidak.
Dia tidak akan datang dalam wujud manusia. Tuhan mendatangkan dia dalam wujud yg di luar jangkauan nalar kita. Dalan wujud yg tidak kita sangka2.
Nabi Covid19 dengan mujizat pandemi & tatanan/agama barunya untuk memberikan peringatan hidup bersih & sehat.
Inilah bukti bahwa wahyu Tuhan tidak berhenti diturunkan menaungi hamba2Nya
Dunia hari ini jadi lebih bersih & tertata
Lalu kenapa kita harap kembali seperti dulu ?
Salam hidup sehat ! Hari ini 17:38