Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.416
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Conte merasa Liga Premier buang-buang waktu.
Pelatih Tottenham Hotspur Antonio Conte terlihat saat pertandingan antara Everton melawan Tottenham Hotspur dalam Liga Premier di Goodison Park, Liverpool, Britain, Minggu (7/11/2021). ANTARA/Action Images via Reuters/Carl Recine/aww/cfo.
Itu enggak gampang bagi kami, tidak mudah bagi semua regu untuk bermain setelah cuma istirahat satu hari, tak segampang ituJakarta (ANTARA) - Para manajer Liga Premier mengungkapkan kekhawatiran mereka kepada jadwal pertandingan yg kacau dalam pertemuan Kamis bersama otoritas liga tetapi rasanya mereka seperti berbicara dengan tembok, mengatakan manajer Tottenham Hotspur Antonio Conte seperti dikutip Reuters, Jumat.
Baik pemain maupun manajer sudah menyerah soal keselamatan pemain karena banyak regu harus bertanding dua kali dalam tiga hari setelah Natal ketika wabah COVID-19 memaksa Liga Premier menunda pertandingan sehingga jadwal laga jadi bertumpukan.
Liga Premier menggelar pertemuan dengan para manajer klub & kapten guna membahas terganggunya jadwal tetapi tetap mempertahankan jadwal yg sudah ada.
Baca juga: Liga akhirnya luluskan permintaan Everton tunda laga vs Burnley
"Saya harus jujur, saya kira itu pertemuan (di mana) kami berusaha berbicara. Beberapa pelatih sudah berusaha berbicara untuk menanyakan solusi tetapi saya kira semuanya sudah diputuskan," mengatakan Conte kepada wartawan menjelang pertandingan melawan Crystal Palace lusa Minggu.
"Kemarin itu tembok. Untuk alasan ini saya lebih suka kalau saya tidak mengikuti diskusi itu," sambung Conte.
Ketika ditanya apakah pertemuan itu membuang-buang waktu, Conte menjawab, "Saya kira begitu. Ketika Anda menghadapi tembok di depan Anda - Anda memang dapat berbicara & meminta apa yg Anda harapkan - tetapi semua keputusan (sudah) ditentukan."
Spurs diterpa wabah COVID-19 awal bulan ini yg menyebabkan tiga pertandingan dalam semua lomba dibatalkan & Conte mengaku mengkhawatirkan kelelahan pemain kalau mereka yg pulih harus bermain dua kali dalam tiga hari.
Baca juga: Liga Premier Inggris tunda dua laga termasuk Liverpool karena COVID-19
"Itu enggak gampang bagi kami, tidak mudah bagi semua regu untuk bermain setelah cuma istirahat satu hari, tak segampang itu. Anda harus mengelola keadaan dengan sangat baik karena risiko kehilangan pemain akibat cedera," tambah Conte.
"Kami harus memberikan perhatian besar, khususnya regu saya. Jangan lupa setengah skuad kami (absen) karena COVID ... Ketika Anda terpapar COVID, maka Anda harus menjalani keadaan ini selama dua hingga tiga pekan setelah Anda tuntas dari COVID."
"Jika ada orang yg sedikit kelelahan, akan sangat penting untuk mengobrol dengan pemain karena kami harus mengelola periode ini."
Baca juga: Pelatih West Ham konfirmasi Michail Antonio terpapar COVID-19
Berita diatas dikutip dari internet, jika Conte merasa Liga Premier buang-buang waktu adalah spam, mohon beritahu kami.
Pelatih Tottenham Hotspur Antonio Conte terlihat saat pertandingan antara Everton melawan Tottenham Hotspur dalam Liga Premier di Goodison Park, Liverpool, Britain, Minggu (7/11/2021). ANTARA/Action Images via Reuters/Carl Recine/aww/cfo.
Itu enggak gampang bagi kami, tidak mudah bagi semua regu untuk bermain setelah cuma istirahat satu hari, tak segampang ituJakarta (ANTARA) - Para manajer Liga Premier mengungkapkan kekhawatiran mereka kepada jadwal pertandingan yg kacau dalam pertemuan Kamis bersama otoritas liga tetapi rasanya mereka seperti berbicara dengan tembok, mengatakan manajer Tottenham Hotspur Antonio Conte seperti dikutip Reuters, Jumat.
Baik pemain maupun manajer sudah menyerah soal keselamatan pemain karena banyak regu harus bertanding dua kali dalam tiga hari setelah Natal ketika wabah COVID-19 memaksa Liga Premier menunda pertandingan sehingga jadwal laga jadi bertumpukan.
Liga Premier menggelar pertemuan dengan para manajer klub & kapten guna membahas terganggunya jadwal tetapi tetap mempertahankan jadwal yg sudah ada.
Baca juga: Liga akhirnya luluskan permintaan Everton tunda laga vs Burnley
"Saya harus jujur, saya kira itu pertemuan (di mana) kami berusaha berbicara. Beberapa pelatih sudah berusaha berbicara untuk menanyakan solusi tetapi saya kira semuanya sudah diputuskan," mengatakan Conte kepada wartawan menjelang pertandingan melawan Crystal Palace lusa Minggu.
"Kemarin itu tembok. Untuk alasan ini saya lebih suka kalau saya tidak mengikuti diskusi itu," sambung Conte.
Ketika ditanya apakah pertemuan itu membuang-buang waktu, Conte menjawab, "Saya kira begitu. Ketika Anda menghadapi tembok di depan Anda - Anda memang dapat berbicara & meminta apa yg Anda harapkan - tetapi semua keputusan (sudah) ditentukan."
Spurs diterpa wabah COVID-19 awal bulan ini yg menyebabkan tiga pertandingan dalam semua lomba dibatalkan & Conte mengaku mengkhawatirkan kelelahan pemain kalau mereka yg pulih harus bermain dua kali dalam tiga hari.
Baca juga: Liga Premier Inggris tunda dua laga termasuk Liverpool karena COVID-19
"Itu enggak gampang bagi kami, tidak mudah bagi semua regu untuk bermain setelah cuma istirahat satu hari, tak segampang itu. Anda harus mengelola keadaan dengan sangat baik karena risiko kehilangan pemain akibat cedera," tambah Conte.
"Kami harus memberikan perhatian besar, khususnya regu saya. Jangan lupa setengah skuad kami (absen) karena COVID ... Ketika Anda terpapar COVID, maka Anda harus menjalani keadaan ini selama dua hingga tiga pekan setelah Anda tuntas dari COVID."
"Jika ada orang yg sedikit kelelahan, akan sangat penting untuk mengobrol dengan pemain karena kami harus mengelola periode ini."
Baca juga: Pelatih West Ham konfirmasi Michail Antonio terpapar COVID-19
Berita diatas dikutip dari internet, jika Conte merasa Liga Premier buang-buang waktu adalah spam, mohon beritahu kami.