• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

COCOKLOGI YANG TAK LAGI COCOK

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
COCOKLOGI YANG TAK LAGI COCOK
COCOKLOGI YANG TAK LAGI COCOK

Beberapa tahun lalu, saya mengerjakan pertemuan dengan kawan-kawan lama di salah satu acara talkshow yg diselenggarakan oleh salah satu organisasi lingkungan & budaya lokal di daerah saya. Salah satu pembicaranya adalah penggiat kopi murni alias kopi hitam lokal, Namanya Mas Agus.

Seru sekali narasumber ini. Passion-nya kepada kopi Indonesia terkhusus kopi daerah bikin saya bangga jadi orang Indonesia. Ada pertanyaan bagus dari salah satu penanya terkait kebiasaan minum kopi di Indonesia.

"Mas Agoes, mengatakan bapak saya. Kopi itu tidak dapat dilepaskan dari rokok. Jadi peminum kopi adalah harus jadi perokok. Demikian sebaliknya. Bagaimana menurut mas terkait hal tersebut?"

Pertanyaan menarik!

Mas Agoes kemudian menjelaskan bahwa tidak ada korelasinya antara rokok & kopi. Kalau kita melihat fenomena itu, bukan serta merta hal tersebut berkorelasi. Kenikmatan merokok & ngopi tidak saling mendukung. Mereka dapat dinikmati terpisah. Tidak harus jadi penyuka salah satu untuk menikmati yg lain.

Sepakat mas!

Saya adalah penikmat kopi. Saya minum kopi hampir tiap hari. Sebagai doping saat bekerja, juga sebagai minuman untuk bersosialisasi dengan kolega. Kadang juga sebagai teman kalau harap menuangkan ide lewat tulisan di waktu senggang, apalagi di malam hari. Saya perokok & mengejutkannya sudah lebih dari 25 tahun merokok. Akan tetapi, saya sering dapat menikmati kopi tanpa rokok. Tidak sering minum kopi bersama rokok pun sebaliknya tidak sering merokok sambil minum kopi. Jadi kadang-kadang saja berbarengan. Bahkan dapat dibilang jarang sekali.

Di masyarakat memang banyak cocoklogi yg sudah tidak pas lagi, Tidak relevan lagi. Misalnya, kalau kita mau membersihkan rumah, petuah orang-orang zaman dahulu biasanya adalah "Kalau bersihkan rumah tuh yg bersih. Kalau tidak bersih, suaminya brewokan lho!".
Lha, ngapain brewokan dapat berhubungan dengan pembersihan rumah?

Lagipula, banyak cewek yg demen sama cowok brewokan. Katanya sih macho. Apalagi kalau brewokan dapat hingga jenggotan. Wuih! Nyunah tuh. Heuheuheu. Akan tetapi, memang sih, kalau bersihkan rumah memang harus bersih. Karena kalau tidak tuntas membersihkan rumah, tetap saja kotor bukan?

So, jangan gampang percaya sama cocoklogi. Kalau memang tidak ada hubungannya, ngapain juga dibikin berhubungan? Kalau dapat dinikmati tanpa berhubungan, kenapa tidak?

Bagaimana dengan GanSis nih, masih percaya cocoklogi atau malah sama sekali tidak. Berikan komentarmu di bawah ini yaa. Terima kasih sudah membaca, see you on the next thread!!

***
Hari ini 08:41
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.