Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Kali ini gw membawa berita duka buat lo para pesayang sepak bola tanah air, sosok lelaki yg pernah berjasa membawa Garuda memasuki final di piala AFF kini sudah tiada.
Untuk itu sebelum gw bahas lebih jauh, ambil sapu tangan, seka air mata, awas gula darah tinggi & simetriskan posisi lalu cekicrot.
Pelatih kebangsaan Austria ini menghembuskan nafas terakhir di kampung halamannya. Memang usia coach Alfred sudah senja sekitar 70 tahun ia mencicipi kehidupan di bumi kini pergi selamanya ke alam baka.
Dikala PSSI gonjang ganjing, banyak permainan mafia hingga akhirnya Indonesia dikalahkan lawan ketika Riedl jadi pelatih kepala, memang sebuah dilema ketika setelah itu PSSI pun dibekukan. Banyak yg tertangkap & masuk penjara, tetapi akhirnya PSSI dapat leluasa saat ini walau kita tahu mafia bola tidak akan pernah mati.
Orang baik yg hidup di sarang mafia, akan diputarbalikkan fakta jadi penjahat. Revenge mengatakan orang jawa sih ya begono, iya gak tong.
Roedl sendiri tercatat sudah menukangi timnas Indonesia, hingga tiga periode berbeda yakni 2010-2011, 2013-2014, & 2016-2017.
Sebelumnya ia juga pernah menukangi Vietnam & Laos, & kiprahnya di dua negara itu juga memberikan prestasi yg bagus.
Penyakit yg di derita Riedl sepertinya sudah tak dapat menahan gempuran asanya untuk tetap hidup. Selamat tinggal opa Riedl, hingga saat ini Indonesia masih terseok-seok di Asia Tenggara.
Namun Indonesia kini berharap di tangan pelatih Shin Tae-yongasal Korea Selatan, nama Garuda dapat melaju hingga puncak keemasannya. Kali ini kiprah pelatih korsel itu memang sedang diuji, menangani regu Garuda Muda untuk berkiprah di Piala Dunia yg akan digelar di Indonesia nanti.
Buat gw kehidupan itu memang silih berganti ada yg muda, kemudian tua lalu tiada. Namun jangan hingga mimpi timnas Indonesia dapat berbicara banyak di kancah dunia disuntik mati, pupuklah mimpi itu hingga datangnya kemenangan yg jadi nyata.
Selamat tinggal opa Riedl, jasamu tak pernah kami lupakan dari gw khususnya dimana dirimu terkendala untuk membesut bajul ijo, sakit menciptakan Riedl mundur alon-alon.
Yang penting culo karo boyo Wani!
Sumber : 1
Pic google