• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Clubbing bisa merusakan Pendengaran

setan_kesepian

IndoForum Beginner D
No. Urut
16729
Sejak
6 Jun 2007
Pesan
613
Nilai reaksi
82
Poin
28
Sebuah survei menyebutkan bahwa sembilan dari sepuluh orang menunjukkan tanda kerusakan pada alat pendengaran, setelah menghabiskan sepanjang malam mendengarkan musik keras di klub atau pub.RNID, sebuah lembaga amal yang melakukan survei terhadap sembilan juta orang yang terancam menderita tuli atau mengalami gangguan pendengaran, mengatakan bahwa dampak musik keras itu beragam, antara lain gema di telinga atau ketidakmampuan mendengar dan hingga kini masih belum diketahui cara mencegah hal itu.
Menurut mereka, kekuatan suara dari musik rock yang disuguhkan untuk para penonton dapat mempunyai kekuatan hingga 125 desibel, dibandingkan dengan kekuatan suara sebesar 110 desibel pada seseorang di samping mesin bor hidup.
Ketua pelaksana RNID, Dr John Low, mendesak pemerintah menetapkan kadar kebisingan bagi penonton yang menghadiri konser musik atau tempat hiburan dengan musik keras.
"Kita semua terbiasa dengan pesan mengenai perilaku seks aman dan penggunaan krim pelindung kulit dari sinar matahari," kata Low, "Namun kurangnya bimbingan mengenai bahaya musik keras berarti bahwa angkatan pencinta musik dapat mengadapi bom waktu berupa kekurangan pendengaran."
"Paparan musik dengan volume tinggi secara rutin di klub, pub atau bar, merupakan cara mudah menyulut 'sumbu' bom waktu tentang kadar kebisingan, yang dapat merusak pendengaran pengunjung untuk selamanya," katanya.
Lebih dari separuh dari 1.381 orang disurvai mengatakan bahwa mereka mengunjungi bar setiap pekan, tempat mereka harus berteriak untuk dapat berbicara dengan orang lain agar perkataan mereka dapat didengar lawan bicaranya, karena musik sangat hingar-bingar.
Duapertiga di antara obyek survei menganggap bahwa kerusakan pendengaran tidak akan merusak mutu hidup mereka.
RNID mengatakan bahwa orang seharusnya mempertimbangkan menggunakan pelindung telinga khusus di klub, yang dapat mengurangi volume musik tanpa merusak mutu suara.
Selain itu, mereka juga harus beristirahat lima menit setiap satu jam mendengar musik bervolume tinggi dan berdiri jauh dari tempat pengeras suara untuk membantu melindungi telinga mereka.
 
Weeew...
mencegahnya yah pake pentup kuping...
untungnya gw gk prnh clubbing...siigh..../heh
 
ya elah.......

gw masuk aja dah mudeng pala gw.....
 
tapi bisa di benerin deh
dulu gwa juga agak budek2 hihi
kebanyakan main ces pake hedset volume Full sampe dari luar HS kedengeran

tapi abis itu nguap
sebelah jadi normal........abis itu pake tutup kuping utk berenang itu.......terus sebelah nya juga dah biasa lagi

alhasil kuping dah ok2
 
berhenti..berhenti...
tpi klo ada yg ngajak,,,
zdak zduk lagi deh.. /gg
 
cara yg paling ampuh itu,ya ga usah clubbing donk /heh
enak bo2k dikamar trus dengerin musik :)
udh nyaman trus bebas polusi lagi /heh
 
@pepitha..
ya sama aja ngerusak telinga klo dengernya pake headset n volume maksimal..
 
^
^
yeeeeeeee
jgn gede2 bgt donk volumeny /heh
klo gitu mn bisa bo2k /gg
 
dlu pas gwa masih suka headbang jg rada budek:)):))
skarang udah jarang headbang pake hedset gwa...masih mau denger perkembangan lagu metal lebih lama:)):))
 
Lagian..slain bisa merusak kuping..jg kdng" bisa merusak isi dompet anda.../gg
klo mw clubbing biar kuping e gk skit sumpelin pk kapas yg bnyk...moga" aj gk sakit pendengaran.../no1
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.