jennywijaya
IndoForum Newbie A
- No. Urut
- 288379
- Sejak
- 10 Nov 2020
- Pesan
- 318
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 18
Produksi sperma yang rendah atau tidak normal bisa menjadi ciri pria tidak subur. Hal ini bisa disebabkan karena beberapa hal, seperti penyakit, pernah mengalami cedera, hingga gaya hidup yang tidak sehat.
Jika kamu dan pasangan sudah merencanakan kehamilan dalam waktu lama, namun belum juga berhasil, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan. Apakah ada masalah dengan pasangan atau tidak.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini ciri pria tidak subur yang wajib kamu tahu dan cara mengatasinya.
Gejala pria tidak subur
Pria yang memiliki masalah dengan kesuburannya, biasanya akan menunjukkan beberapa gejala, seperti berikut ini:
Jika pasangan memiliki gejala seperti ini, ada baiknya kamu segera menghubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penyebab pria tidak subur
Penyebab seorang pria mengalami infertilitas bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti gangguan hormon dan juga dari fisik hingga karena obesitas.
Gangguan hormon
Ketidakseimbangan hormon bisa menjadi salah satu penyebab pria tidak subur. Beberapa hormon berikut ini bisa berpengaruh pada kesuburan pria.
Penyebab pria yang tidak subur juga disebabkan karena gangguan fisik seperti infeksi pada saluran kemih, penyakit sifilis, hingga radang testis.
Selain itu, adanya masalah pembuluh darah pada skrotum juga bisa menyebabkan kualitas dan kuantitas sperma yang dihasilkan menurun, bahkan abnormal.
Beberapa masalah seperti saluran sperma yang tersumbat dan torsio testis juga menyebabkan pria jadi tidak subur.
Ejakulasi dini
Ketidakmampuan pria mempertahankan ereksi atau ejakulasi dini juga menyebabkan infertilitas pada pria. Hal ini ditandai dengan waktu ejakulasi kurang dari 1 menit setelah melakukan penetrasi.
Obesitas
Obesitas atau kenaikan berat badan tubuh secara ekstrim bisa menyebabkan ketidaksuburan pada pria.
Kondisi ini juga mengganggu kerja hormon testosteron yang berfungsi dalam memproduksi sperma. Diketahui jika lemak berlebih yang ada di dalam tubuh bisa menyebabkan sel sperma rusak atau tumbuh abnormal.
Penggunaan obat-obatan
Penggunaan obat-obatan tertentu yang berkaitan dengan penyakit juga bisa mengganggu produksi dan kualitas sperma.
Contoh obat yang bisa mengganggu kualitas sperma yakni obat radang sendi, obat untuk gangguan kecemasan, hingga obat yang berkaitan dengan darah tinggi.
Cara mengatasi infertilitas pada pria
Adanya gangguan pada kesuburan jangan sampai membuatmu jadi menyerah dan pasrah begitu saja. Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk memperbaiki gangguan kesuburan tersebut.
Jika cara-cara di atas masih belum berhasil, kamu bisa mencoba cara lain seperti melakukan inseminasi buatan dan juga bayi tabung.
Segera konsultasikan pada dokter apabila pasangan memiliki gejala seperti di atas untuk pengobatan lebih lanjut.
Kamu juga bisa langsung bertanya mengenai ciri pria tidak subur secara online pada dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ.
Jika kamu dan pasangan sudah merencanakan kehamilan dalam waktu lama, namun belum juga berhasil, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan. Apakah ada masalah dengan pasangan atau tidak.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini ciri pria tidak subur yang wajib kamu tahu dan cara mengatasinya.
Gejala pria tidak subur
Pria yang memiliki masalah dengan kesuburannya, biasanya akan menunjukkan beberapa gejala, seperti berikut ini:
- Kesulitan melakukan ejakulasi dan volume air mani terlalu sedikit
- Hasrat untuk berhubungan menurun
- Sulit untuk mempertahankan ereksi
- Pada bagian testis muncul benjolan yang menyebabkan nyeri atau bengkak
- Ada infeksi pada saluran pernapasan
- Rambut pada wajah dan tubuh berkurang
- Kelainan hormonal
- Jumlah sperma tidak normal atau kurang dari 15 juta sperma per mililiter air mani
- Ukuran testis kecil
Jika pasangan memiliki gejala seperti ini, ada baiknya kamu segera menghubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penyebab pria tidak subur
Penyebab seorang pria mengalami infertilitas bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti gangguan hormon dan juga dari fisik hingga karena obesitas.
Gangguan hormon
Ketidakseimbangan hormon bisa menjadi salah satu penyebab pria tidak subur. Beberapa hormon berikut ini bisa berpengaruh pada kesuburan pria.
- Hiperprolaktinemia: jika kadarnya tinggi bisa menyebabkan impotensi atau menurunnya produksi sperma dan hasrat seksual.
- Hipogonadotropik hipopituitarisme: menyebabkan hormon FSH dan LH turun.
- Hipotiroid: menyebabkan libido dan kualitas air mani menurun.
- Panhipopituitarisme: menyebabkan ukuran testis jadi kecil dan impotensi.
- Hiperplasia adrenal kongenital: menyebabkan kualitas dan kuantitas sperma tidak normal.
Penyebab pria yang tidak subur juga disebabkan karena gangguan fisik seperti infeksi pada saluran kemih, penyakit sifilis, hingga radang testis.
Selain itu, adanya masalah pembuluh darah pada skrotum juga bisa menyebabkan kualitas dan kuantitas sperma yang dihasilkan menurun, bahkan abnormal.
Beberapa masalah seperti saluran sperma yang tersumbat dan torsio testis juga menyebabkan pria jadi tidak subur.
Ejakulasi dini
Ketidakmampuan pria mempertahankan ereksi atau ejakulasi dini juga menyebabkan infertilitas pada pria. Hal ini ditandai dengan waktu ejakulasi kurang dari 1 menit setelah melakukan penetrasi.
Obesitas
Obesitas atau kenaikan berat badan tubuh secara ekstrim bisa menyebabkan ketidaksuburan pada pria.
Kondisi ini juga mengganggu kerja hormon testosteron yang berfungsi dalam memproduksi sperma. Diketahui jika lemak berlebih yang ada di dalam tubuh bisa menyebabkan sel sperma rusak atau tumbuh abnormal.
Penggunaan obat-obatan
Penggunaan obat-obatan tertentu yang berkaitan dengan penyakit juga bisa mengganggu produksi dan kualitas sperma.
Contoh obat yang bisa mengganggu kualitas sperma yakni obat radang sendi, obat untuk gangguan kecemasan, hingga obat yang berkaitan dengan darah tinggi.
Cara mengatasi infertilitas pada pria
Adanya gangguan pada kesuburan jangan sampai membuatmu jadi menyerah dan pasrah begitu saja. Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk memperbaiki gangguan kesuburan tersebut.
- Jika jumlah sperma di bawah normal, berikan jeda beberapa hari untuk berhubungan seksual. Hal ini bisa membantu tubuh untuk menyiapkan sperma dengan jumlah dan kualitas yang lebih baik.
- Lakukan diet dengan menjaga pola makan yang sehat. Jika kamu mengalami obesitas, segera lakukan olahraga untuk mendapatkan berat badan yang ideal.
- Hindari kebiasaan kurang sehat seperti merokok dan minum alkohol.
- Konsumsi makanan bergizi dan minum vitamin seperti asam folat dan juga zinc. Hal ini bisa membuat kualitas sperma meningkat.
Jika cara-cara di atas masih belum berhasil, kamu bisa mencoba cara lain seperti melakukan inseminasi buatan dan juga bayi tabung.
Segera konsultasikan pada dokter apabila pasangan memiliki gejala seperti di atas untuk pengobatan lebih lanjut.
Kamu juga bisa langsung bertanya mengenai ciri pria tidak subur secara online pada dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ.