Sudahlah....
Seperti kata kamu, mencinta bukan harus memiliki.
Lambat laun, seiring dengan kedewasaan, umur dan pengalaman, semuanya akan lebih gampang dilalui. Memang susah melupakan putus cinta, apalagi cinta pertama. Apalagi kalau kita masih cinta...
Kalau mau menangis... menangis saja. Biasanya menangis bikin kita lebih plong. Atau, cari teman curhat yang benar-benar nyata dan yang sudah kamu anggap kamu tidak bakal malu lagi cerita apa saja kepada dia. Biasanya, ini harus teman sejati kamu. Boleh cewek boleh cowok. Tapi menurut pengalaman, lebih asyik ke lawan jenis. Karena selain kamu curhat, kamu juga bisa dapat pandangan yang beda dari sudut pandang yang beda pula, mengenai mengapa bisa sampe putus.
Apa-apa hal yang tidak disukai lawan jenis... Ini penting.
Sekarang, kamu harus punya banyak kegiatan, biar tidak terus menerus memikirkannya. Lepaskan saja. Plong kan dada. Bukan tidak ada kemungkinan dia kembali lagi. Juga bukan tidak mungkin dia sudah tidak mungkin lagi dengan kamu.
Kalau kamu bisa mengendalikan diri, mungkin sedikit cuek dengan masalah ini, segalanya akan baik-baik saja kok. Hampir setiap orang pernah patah hati. jadi, kamu tidak sendirian.
Kalau gw pribadi, patah hati paling gampang dilewati dengan dapat pacar baru.... hehehehehe