• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

China Terperangah dengan Gempa di Indonesia

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
Senin, 17 November 2008 | 07:44 WIB

BEIJING, SENIN — Gempa yang melanda Kota Gorontalo dengan kekuatan 7,7 skala Richter (SR) menjadi sorotan khusus media China, khususnya kantor berita Xinhua. "Gempa berkekuatan besar melanda Gorontalo, Indonesia" demikian judul yang diangkat Xinhua melalui beritanya melalui situsnya di Beijing, Senin (17/11) ini.

Xinhua menyebutkan, gempa berkekuatan 7,7 SR melanda Provinsi Gorontalo pada Senin dini hari sehingga mengakibatkan sejumlah penduduk lokal berhamburan keluar rumah. Menurut Xinhua, pusat gempa berlokasi di posisi 138 kilometer Gorontalo barat laut dengan kedalaman 10 kilometer.

Guncangan gempa tersebut mengakibatkan ribuan warga, termasuk tamu hotel, segera berhamburan keluar ruangan. Xinhua juga melaporkan, belum terdapat laporan terjadinya kerusakan material akibat gempa berkekuatan besar itu.

Gempa tektonik 7,7 SK mengguncang Kota Gorontalo pada sekitar Senin dini hari pukul 01.02.32 Wita. Menurut laporan Badan Meteorologi dan Geofisika, gempa dengan kekuatan 7,7 SK mengguncang Gorontalo tepatnya di 1,41 derajat Lintang Utara, 122,18 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman sekitar 10 km dan pusat gempa berada di 138 kilometer barat laut Gorontalo atau di Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara.

Akibat gempa tersebut, warga di Kota Gorontalo, termasuk di sekitar Hotel Paradise, yang berada di jantung kota sangat panik. Hingga kini sebagian besar warga Gorontalo memilih berada di luar ruangan untuk mengantisipasi terjadinya gempa susulan.
 
Rumah dan Gedung Sekolah Rusak Akibat Gempa

Senin, 17 November 2008 | 03:26 WIB

GORONTALO,SENIN--Warga di 10 desa yang terdapat di Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) mengungsi akibat gempa tektonik dengan kekuatan 7,7 Skala Richter yang berpusat di wilayah tersebut, Senin (17/11) dini hari tadi.

Hingga kini belum dilaporkan ada korban jiwa, namun seorang warga, Uce (54) mengalami luka parah terkena bangunan roboh di Tolinggula. Sementara sejumlah bangunan rusak parah termasuk gedung sekolah SMP Tolinggula Ulu dan dua rumah warga ambruk total.

Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Sumalata, Risan Demanto mengatakan ribuan warga yang mengungsi terdapat di desa Deme I, Deme II, Dulukapa, Wubudu, Bulontio Timur, Bulontio Barat, Kasia, Kikia, Buloila dan Buladu. "Warga mengungsi ke bukit-bukit yang ada di sekitar rumah mereka sejak gempa pertama terjadi," ujarnya.

Air laut di pantai Utara yang sebelumnya naik selama beberapa menit sejak gempa pertama, kini sudah surut namun warga masih enggan kembali ke rumah masing-masing.

Hal yang sama juga dilakukan oleh warga di Desa Windu dan Biawu, Kecamatan Tolinggula yang letaknya bersebelahan dengan Sumalata. Di dua desa tersebut air sungai naik hingga ke jalan raya dan merendam sejumlah pekarangan rumah warga, akibat tekanan dari naiknya permukaan air laut.
 
Gempa Gorontalo, Seorang Tertimpa Bangunan

Senin, 17 November 2008 | 02:15 WIB

GORONTALO, SENIN - Seorang warga Tolinggula Ulu, Gorontalo bernama Uce tertimpa bangunan sementara Gedung SMP setempat yang roboh akibat gempa, Senin (17/11) dinihari.

Gempa berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR) dan disusul dengan gempa berikutnya berkekuatan 6 SR itu menyebabkan menyebabkan beberapa bangunan roboh. Belum ada laporan korban meninggal akibat gempa tersebut.

Informasi dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) menyebutkan pusat gempa berada pada 1,41 derajat LU, 122,18 derajat BT dengan kedalaman sekitar 10 km.

Pusat gempa berada di 138 km barat laut Gorontalo atau di Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara.

Setelah itu, gempa kedua terjadi pada di titik 1,45 derajat LU, 122,10 BT, kedalaman 30 km, dengan pusat gempa berada pada jarak 147 km arah barat laut Gorontalo atau di Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara.

Tolinggula Ula merupakan kecamatan yang berbatasan dengan Kecamatan Sumalata.
 
Gempa Susulan Guncang Gorontalo

Senin, 17 November 2008 | 00:55 WIB

GORONTALO,SENIN--Sekitar setengah jam setelah gempa pertama, gempa susulan kembali mengguncang kota Gorontalo, Senin (17/11).

Menurut data Badan Meteorologi dan Geofisika (GMG), gempa kedua berkekuatan 6,0 Skala Richter pada 147 kilometer baratlaut Gorontalo, Sulawesi Utara dengan kedalaman 30 kilometer.

Gempa pertama mengguncang kota Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Senin (17/11) pukul 00:02:32. Menurut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), gempa berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR) itu terjadi pada 138 kilometer baratlaut Gorontalo pada kedalaman 10 km dan berpotensi terjadinya tsunami.
 
Gempa Berpotensi Tsunami Guncang Gorontalo

Senin, 17 November 2008 | 00:24 WIB

GORONTALO,SENIN--Gempa kembali mengguncang wilayah Indonesia. Setelah Yogyakarta dan Bengkulu, gempa juga mengguncang Provinsi Gorontalo, Senin (17/11) pukul 00:02:32.

Menurut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), gempa berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR) itu terjadi pada 138 kilometer baratlaut Gorontalo pada kedalaman 10 km dan berpotensi terjadinya tsunami.

Hingga berita diturunkan belum ada laporan jatuhnya korban akibat bencana tersebut. Seperti dikutip Antara akibat gempa tersebut suasana Kota Gorontalo termasuk di sekitar Hotel Paradise yang berada di jantung kota sangat panik. Warga yang menginap di hotel tersebut berhamburan keluar, bahkan ada sebagian yang pingsan karena shok. Hingga kini, sebagian besar warga Gorontalo memilih berada di luar ruangan karena masih terjadi gempa susulan.

Sebelumnya, masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya dikejutkan oleh guncangan gempa bumi pada Minggu (16/11) malam, pukul 20 : 36 WIB.

Kepala Seksi Observasi Badan Metereologi dan Geofisika (BMG) Yogyakarta Bambang Subagyo mengatakan, posisi gempa berada di 8,8 lintang selatan dan 110,38 bujur timur, dengan kedalaman 20 kilometer di Samudra Hindia, atau berada di sekitar 96 kilometer barat daya Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta. Getaran gempa berkekuatan 5, 2 Skala Richter itu terasa mulai dari Gunung Kidul, Kota Yogyakarta, hingga Kabupaten Klaten Jawa Tengah.

Menurut Bambang masyarakat tidak perlu khawatir karena pusat gempa berada jauh dari pantai sehingga tidak berpotensi menimbulkan tsunami. "Getarannya memang cukup keras, namun sampai sekarang kami juga belum menerima informasi adanya kerusakan akibat gempa," katanya.

Sebelumnya, gempa bumi tektonik berkekuatan 5,0 pada Skala Richter (SR) juga mengguncang wilayah barat daya Bintuhan, Bengkulu, Minggu, pukul 15.30 WIB.

Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) menyampaikan informasi gempa itu, dipantau dari Palembang, menyebutkan lokasi gempa pada 5.36 derajat Lintang Selatan (LS)-102.32 derajat Bujur Timur (BT), sejauh 133 km barat daya Bintuhan, Bengkulu, terjadi pukul 15.30.03 WIB. Menurut laporan BMG itu, pusat gempa berada pada kedalaman (episentrum) sejauh 83 km. BMG menegaskan, gempa yang terjadi di perairan Bengkulu itu dipastikan tidak menimbulkan ancaman gelombang laut (tsunami).
 
duh...koq Indo bnyk gempa neh skrg2....
 
gempa...gempa...ga ketebak sekarang....
 
Kedalaman 10Km, padahal biasanya gempa kan kedalamannya 80km...
7,7 skala richter lagi...
 
kalo gw ngeliatnya dari seg geografis nya aja dqah memungkinkan sekali ndonesia tuh bergemparia....selain banyak lautan dan gunung vulkanik..jadi indo sengat bepotensi...

tapi kalo buat org yang kebanyakan noton film hidayah ini merupakan ujud kwalatisasi negara terhadap tiga mujahid...terbukti gempa tiga kali di tiga daerah berbeda...

hallah....
 
kok china gitu aja terperangah ya??
bukannya banyak gempa dinegara lain bahkan ada yang lebih besar.
kenapa terperangahnya sama gempa di indonesia doank???:(
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.