Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 13.899
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Chelsea sang penentu.
Pelatih Manchester City Pep Guardiola berbincang dengan Aymeric Laporte saat laga Liga Inggris melawan Chelsea di Stamford Bridge, London, Inggris, 25 Juni 2020 yg berlangsung di tengah pandemi COVID-19. Chelsea berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/REUTERS / Paul Childs / Pool/aww.
Jakarta (ANTARA) - Gol yg disarangkan Willian ke gawang Manchester City saat Chelsea dihadiahi tendangan penalti dini hari tadi jadi akhir perburuan gelar pemenang Liga Inggris musim ini.
Kemenangan 2-1 buat Chelsea menciptakan Manchester City tak lagi sanggup mengejar Liverpool di puncak klasemen. The Reds berhasil merebut mahkota sepak bola Inggris dari tangan The Citizens.
Kesuksesan Liverpool menambah daftar peraih gelar Liga Inggris dalam 10 tahun terakhir yg didominasi duo Manchester & Chelsea. Trofi pemenang sempat berpindah sebentar ke Leicester City pada musim 2015/2016.
Penggemar sepak bola Inggris pasti masih ingat apa yg terjadi pada musim itu. Tottenham Hotspur yg berambisi menggusur Leicester dari puncak klasemen bertandang ke markas Chelsea, Stamford Bridge, pada 3 Mei 2016.
Baca juga: Chelsea kalahkan City & pastikan gelar pemenang untuk Liverpool
Baca juga: Daftar pemenang Liga Inggris: Liverpool sudahi penantian tiga dasawarsa
Selisih delapan poin dengan sang pemuncak secara matematis masih dapat dikejar oleh Spurs kalau berhasil mengalahkan Chelsea. Tak ada opsi lain, bahkan imbang sekali pun.
The Lily Whites menghadapi Chelsea dengan tensi yg tinggi. Babak perdana mereka kuasai dengan dua gol dari kaki Harry Kane & Son Heung-min. Harapan untuk terus membayangi posisi Leicester makin menyala.
Pemain Manchester City Fernandinho (tengah) menguasai bola sesaat sebelum mendapatkan kartu merah & pinalti diberikan kepada Chelsea saat laga Liga Inggris di Stamford Bridge, London, Inggris, 25 Juni 2020 yg berlangsung di tengah pandemi COVID-19. Chelsea berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/Adrian Dennis/Pool via REUTERS/aww.
Di babak kedua, bencana datang. Bola dari tendangan pojok Chelsea jatuh ke kaki Garry Cahil yg segera menyepaknya ke gawang Spurs.
Skor 2-1 sepertinya akan bertahan hingga akhir laga. Namun pada menit ke-83, serangan yg dibangun Chelsea dari belakang diselesaikan oleh Eden Hazard dengan apik.
Baca juga: Fans Liverpool merahkan kota untuk rayakan juara
Seisi stadion sontak bersorak. Di layar TV, tertayang inset suasana eforia para pemain Leicester yg menonton bareng di rumah James Vardy. Skor 2-2 memupus asa Spurs. Leicester, sang underdog, jadi pemenang baru.
History repeats itself. Apa yg dilakukan Chelsea pada Spurs, seperti terulang kembali dini hari tadi. Kali ini yg jadi korban adalah Manchester City.
Uniknya, enam tahun lalu Chelsea juga mengerjakan hal yg sama. Manchester City meraih trofi karena Liverpool tak lagi dapat mengejarnya usai ditekuk Chelsea 0-2 di Anfield.
Chelsea kini boleh menambah julukan bagi mereka di Liga Inggris: pemenang enam kali & penentu pemenang regu lain tiga kali.
Baca juga: Jurgen Klopp merasa hampa setelah Liverpool jadi pemenang Liga Premier
***
Berita diatas dikutip dari internet, jika Chelsea sang penentu adalah spam, mohon beritahu kami.
Pelatih Manchester City Pep Guardiola berbincang dengan Aymeric Laporte saat laga Liga Inggris melawan Chelsea di Stamford Bridge, London, Inggris, 25 Juni 2020 yg berlangsung di tengah pandemi COVID-19. Chelsea berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/REUTERS / Paul Childs / Pool/aww.
Jakarta (ANTARA) - Gol yg disarangkan Willian ke gawang Manchester City saat Chelsea dihadiahi tendangan penalti dini hari tadi jadi akhir perburuan gelar pemenang Liga Inggris musim ini.
Kemenangan 2-1 buat Chelsea menciptakan Manchester City tak lagi sanggup mengejar Liverpool di puncak klasemen. The Reds berhasil merebut mahkota sepak bola Inggris dari tangan The Citizens.
Kesuksesan Liverpool menambah daftar peraih gelar Liga Inggris dalam 10 tahun terakhir yg didominasi duo Manchester & Chelsea. Trofi pemenang sempat berpindah sebentar ke Leicester City pada musim 2015/2016.
Penggemar sepak bola Inggris pasti masih ingat apa yg terjadi pada musim itu. Tottenham Hotspur yg berambisi menggusur Leicester dari puncak klasemen bertandang ke markas Chelsea, Stamford Bridge, pada 3 Mei 2016.
Baca juga: Chelsea kalahkan City & pastikan gelar pemenang untuk Liverpool
Baca juga: Daftar pemenang Liga Inggris: Liverpool sudahi penantian tiga dasawarsa
Selisih delapan poin dengan sang pemuncak secara matematis masih dapat dikejar oleh Spurs kalau berhasil mengalahkan Chelsea. Tak ada opsi lain, bahkan imbang sekali pun.
The Lily Whites menghadapi Chelsea dengan tensi yg tinggi. Babak perdana mereka kuasai dengan dua gol dari kaki Harry Kane & Son Heung-min. Harapan untuk terus membayangi posisi Leicester makin menyala.
Di babak kedua, bencana datang. Bola dari tendangan pojok Chelsea jatuh ke kaki Garry Cahil yg segera menyepaknya ke gawang Spurs.
Skor 2-1 sepertinya akan bertahan hingga akhir laga. Namun pada menit ke-83, serangan yg dibangun Chelsea dari belakang diselesaikan oleh Eden Hazard dengan apik.
Baca juga: Fans Liverpool merahkan kota untuk rayakan juara
Seisi stadion sontak bersorak. Di layar TV, tertayang inset suasana eforia para pemain Leicester yg menonton bareng di rumah James Vardy. Skor 2-2 memupus asa Spurs. Leicester, sang underdog, jadi pemenang baru.
History repeats itself. Apa yg dilakukan Chelsea pada Spurs, seperti terulang kembali dini hari tadi. Kali ini yg jadi korban adalah Manchester City.
Uniknya, enam tahun lalu Chelsea juga mengerjakan hal yg sama. Manchester City meraih trofi karena Liverpool tak lagi dapat mengejarnya usai ditekuk Chelsea 0-2 di Anfield.
Chelsea kini boleh menambah julukan bagi mereka di Liga Inggris: pemenang enam kali & penentu pemenang regu lain tiga kali.
Baca juga: Jurgen Klopp merasa hampa setelah Liverpool jadi pemenang Liga Premier
***
Berita diatas dikutip dari internet, jika Chelsea sang penentu adalah spam, mohon beritahu kami.