• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Cewek Usia 30-an & Kaitannya dengan Pernikahan

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Cewek Usia 30-an & Kaitannya dengan Pernikahan


Cangkeman.net -Pernah kan anda dapat pertanyaan kepo dari lingkungan sosialmu? Atas nama basa-basi kadang orang-orang dengan entengnya bertanya A-Z tentang privasi hidupmu. Pertanyaan lumrah yg pernah anda dengar seperti:Kamu anak siapa?,Sekolah dimana?,Kuliah jurusan apa?Kapan skripsi?,Kapan wisuda?,"Kapan kerja, kok masih nganggur sih?,Kamu sekarang sudah umur berapa, kok belum nikah?dan bla.. bla.. bla..

Pertanyaan terakhir inilah yg sering jadi momok bagi banyak orang terlebih kalau kita sudah melewati batas usia ideal untuk menikah yg ditentukan oleh lingkungan masyarakat kita. Untuk cowok bebas usia berapapun menikah, tetapi dikenakandouble standarduntuk cewek karena ada batasan usia spesifik bagi cewek untuk menikah. Dalihnya tentu saja teori kesuburan wanita yg semakin menurun sesuai dengan bertambahnya usia.

Cewek modern yg sudah menginjak usia 25 tahun akan dihujani pertanyaan tentang pernikahan. Pada awalnya mungkin para cewek dapat santai menjawab denganMasih fokus kerjanamun tanpa terasa waktu sudah berjalan hingga cewek menginjak usia 30 tahun maka semakin pusinglah mencari alasan yg masuk akal.

Tahu sih, lingkungan sosial ini cuma pengen basa-basi atau mungkin harap menunjukan perhatiannya. Tapipleaselaah jangan terlalufrontalmenanyakan tentang perkawinan ke cewek yg sudah menginjak 30 tahun ke-atas. .

Belum menikah di usia 30an bukan semata-mata karena cewek pemilih, ada seribu alasan di balik kondisi ini. Bisa jadi alasannya adalah memang karena Tuhan masih menyimpan rapi jodohnya & akan dikeluarkan di saat yg menurut Tuhan tepat. Tentu kita tidak dapat menyalahkan ketentuan Tuhan dong?

Alasan lain mungkin karena cewek 30an mengalami trauma berat akan adanya komitmen sehingga dia butuh waktu untukhealing.So, pleaseberi mereka ruang untuk menyembuhkan luka & bersiap mencari pasangan.

Jika para cewek 30an ini tidak kunjung menikah karena mereka memiliki kriteria spesifik akan pasangan hidupnya maka coba hargai keputusan ini. Wahai manusia baik, ingatlah bahwa tiap orang berhak untuk menentukanvalueatau nilai akan hidupnya termasuk nilai tertentu dalam mencari pasangan hidup. Bayangin anda menikahi orang yg tidak sefrekuensi denganmu, anda mungkin dapat bertahan selama beberapa pekan tetapi tidak untuk selamanya.

Ada juga cewek usia 30an belum menikah karena beban finansial keluarga yg harus ditanggung. Ditakdirkan sebagai tulang punggung dengan banyak anggota keluarga yg mesti disokong tentu menciptakan mereka berpikir ratusan kali untuk memutuskan menikah. Cewek ini terlahir tangguh & sangat menghargai uang. Mereka pasti berharap mendapatkan pasangan yg sepenuhnya mengerti keadaanya sebagai pilar keuangan di keluarga.

Dan tentu pertanyaan kapan menikah tidak bijak untuk dilontarkan dengan membabi buta. Kadang lingkungan sosial berupaya untuk memberi saran supaya cewek cepet dapat jodoh namun percayalah solusi semacam itu bukanlah bantuan yg diharapkan.

Menikah adalah mencari teman hidup yg harusnya bukan dijadikan ajang untuk siapa paling cepat menikah tetapi baiknya sebagai pembuktian paling lama menjalani pernikahan. Cewek usia 30an tidak butuh diceramahi, mereka cuma butuh dukungan dengan tetap diam. Berhentilah bertanya tentang pernikahan, berhentilah memamerkan keromantisan suamimu, berhentilah menunjukan foto jenaka anakmu di depannya, berhentilah membandingkan mereka dengan orang lain yg sudah sukses menikah, berhentilah menjodohkan mereka dengan kenalanmu. Percayalah cara bijak ini akan sangat berarti paling tidak dengan tetap diam & menjaga perasaan mereka maka kalian sudah menolong jiwa-jiwa hebat untuk tidak merasa tersakiti. Karena tidak semua cewek dianugerahi jalan hidup yg sama untuk menikah seperti yg ada di cerita dongeng puteri kerajaan.


Tulisan ini ditulis oleh Aqida Hakiki diCangkemanpada tanggal 14 Juni 2022 Hari ini 15:39
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.