Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Maaf kalau riddlenya terlalu mudah
Quote:
Pertanyaan: Apa makna tersembunyi di balik cerita ini?
@squitward@sedikitkurus @brucebanner23
Quote:
Namaku Bobi. Aku adalah seorang remaja laki-laki yg berusia 12 tahun. Aku duduk di bangku kelas 7 SMP.
Di rumahku, saya sering diperlakukan seperti pembantu rumah tangga oleh ayahku, ibuku & kakak laki-lakiku. Setiap hari, saya sering dipaksa bekerja keras dari jam 4 pagi hingga jam 10 malam & cuma boleh berhenti bekerja ketika saya sedang bersekolah saja, sehingga saya sama sekali tidak punya waktu untuk belajar, bermain & mengerjakan PR. Kalau saya kurang cepat sedikit saja dalam bekerja, saya pasti akan dimarahi & dipukuli habis-hadapatn oleh ibuku, kakak laki-lakiku & ayahku.
Akibatnya, saya sering dimarahi oleh guruku karena saya tidak pernah mengerjakan PR & sering mendapatkan nilai ulangan yg jelek. Bahkan, teman-teman sekelasku juga sering membully saya karena saya terlalu sering dimarahi oleh guruku. Hal ini menciptakan saya semakin merasa tersiksa.
Pada suatu hari, saya mencoba mencari kegiatan yg dapat saya lakukan untuk menghilangkan stres. Satu-satunya kegiatan yg dapat saya lakukan adalah dengan mengikuti kegiatan halang rintang di alam bebas yg diadakan oleh ekstrakurikuler pesayang alam di sekolahku.
Pada hari Minggu pagi, seluruh pendaftar ekstrakurikuler pesayang alam wajib mengikuti kegiatan seleksi masuk berupa halang rintang di alam bebas. Selama kegiatan halang rintang, seluruh peserta tidak boleh membawa barang apapun ke letak kegiatan, termasuk HP, minuman & makanan.
Sayangnya, walaupun saya sudah melewati 3 rintangan, saya tidak kunjung menemukan satupun rintangan yg menyenangkan. Semuanya membosankan. Aku merasa kecewa. Kalau hingga tidak ada rintangan yg menyenangkan, saya lebih baik berhenti & tidak melanjutkan kegiatan halang rintang ini.
Setelah melewati 4 rintangan, barulah saya menemukan sebuah rintangan yg sangat menyenangkan. Rintangan yg sangat menyenangkan bagiku adalah ketika seluruh peserta kegiatan disuruh menuruni sebuah tangga pintu air yg sangat curam dengan ketinggian 3 meter & kemiringan 80 derajat. Tangga pintu air tersebut sama sekali tidak mempunyai tempat untuk berpegangan tangan, baik di sebelah kanan maupun di sebelah kiri tangga.
Aku mencoba turun ke dasar tangga pintu air tersebut untuk menghilangkan stres. Setelah saya benar-benar hingga di dasar tangga, segala stres di pikiranku hilang semua. Sungguh kegiatan sekolah yg sangat berguna.
Di rumahku, saya sering diperlakukan seperti pembantu rumah tangga oleh ayahku, ibuku & kakak laki-lakiku. Setiap hari, saya sering dipaksa bekerja keras dari jam 4 pagi hingga jam 10 malam & cuma boleh berhenti bekerja ketika saya sedang bersekolah saja, sehingga saya sama sekali tidak punya waktu untuk belajar, bermain & mengerjakan PR. Kalau saya kurang cepat sedikit saja dalam bekerja, saya pasti akan dimarahi & dipukuli habis-hadapatn oleh ibuku, kakak laki-lakiku & ayahku.
Akibatnya, saya sering dimarahi oleh guruku karena saya tidak pernah mengerjakan PR & sering mendapatkan nilai ulangan yg jelek. Bahkan, teman-teman sekelasku juga sering membully saya karena saya terlalu sering dimarahi oleh guruku. Hal ini menciptakan saya semakin merasa tersiksa.
Pada suatu hari, saya mencoba mencari kegiatan yg dapat saya lakukan untuk menghilangkan stres. Satu-satunya kegiatan yg dapat saya lakukan adalah dengan mengikuti kegiatan halang rintang di alam bebas yg diadakan oleh ekstrakurikuler pesayang alam di sekolahku.
Pada hari Minggu pagi, seluruh pendaftar ekstrakurikuler pesayang alam wajib mengikuti kegiatan seleksi masuk berupa halang rintang di alam bebas. Selama kegiatan halang rintang, seluruh peserta tidak boleh membawa barang apapun ke letak kegiatan, termasuk HP, minuman & makanan.
Sayangnya, walaupun saya sudah melewati 3 rintangan, saya tidak kunjung menemukan satupun rintangan yg menyenangkan. Semuanya membosankan. Aku merasa kecewa. Kalau hingga tidak ada rintangan yg menyenangkan, saya lebih baik berhenti & tidak melanjutkan kegiatan halang rintang ini.
Setelah melewati 4 rintangan, barulah saya menemukan sebuah rintangan yg sangat menyenangkan. Rintangan yg sangat menyenangkan bagiku adalah ketika seluruh peserta kegiatan disuruh menuruni sebuah tangga pintu air yg sangat curam dengan ketinggian 3 meter & kemiringan 80 derajat. Tangga pintu air tersebut sama sekali tidak mempunyai tempat untuk berpegangan tangan, baik di sebelah kanan maupun di sebelah kiri tangga.
Aku mencoba turun ke dasar tangga pintu air tersebut untuk menghilangkan stres. Setelah saya benar-benar hingga di dasar tangga, segala stres di pikiranku hilang semua. Sungguh kegiatan sekolah yg sangat berguna.
Pertanyaan: Apa makna tersembunyi di balik cerita ini?
@squitward@sedikitkurus @brucebanner23