• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Cegah Obesitas, New York Larang Jual Soda

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
83Gkg.jpg
Pemerintah kota New York, Amerika Serikat, tengah menggodok larangan penjualan minuman bersoda dengan porsi besar. Peraturan baru ini dibuat untuk mengurangi jumlah penderita obesitas di kota Big Apple tersebut.

"Lebih dari setengah orang dewasa di New York (58 persen) memiliki berat badan berlebih atau obesitas. Kami berusaha mengatasinya," kata walikota New York, Michael Bloomberg, kepada CNN, 1 Juni 2012.

Dalam peraturan tersebut, seluruh restoran dan gerai cepat saji di kota tersebut dilarang menjual minuman soda berkadar gula tinggi lebih dari 16 ons. Peraturan ini tidak berlaku untuk penjualan di pasar swalayan.

Departemen Kesehatan New York akan menyerahkan rancangan peraturan kepada Dewan Kesehatan pada 12 Juni mendatang. Masa peninjauan peraturan baru itu akan memakan waktu hingga tiga bulan lamanya.

Jika disetujui, kata Bloomberg, maka restoran penyedia minuman bersoda diberikan waktu selama sembilan bulan untuk menghilangkan menu gelas besar minuman soda mereka. Jika tidak, maka akan didenda US$200 per penjualan.

Masalah obesitas menjadi urusan serius New York setelah data menunjukkan bahwa kota itu menghabiskan US$4 miliar per tahun untuk perawatan kesehatan penderita obesitas. "Kami tidak mengambil hak orang lain, kami hanya mengubah kebiasaan mereka," kata Bloomberg.

Rencana ini mendapatkan penentangan dari berbagai restoran cepat saji besar dan produsen minuman soda. "Masalah kesehatan publik tidak bisa diatasi dengan cara yang dangkal dan menyesatkan. Ini adalah topik yang rumit dan diperlukan pendekatan yang kolaboratif serta komprehensif," tulis McDonalds dalam pernyataannya.

"Rakyat Kota New York lebih pandai daripada yang dianggap oleh Departemen Kesehatan. Warga New York dapat menentukan pilihan mereka sendiri tentang minuman yang mereka beli," tulis pernyataan perusahaan Coca-cola.
 
betul, itu yg menyebabkan obesitas dan masalah lambung
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.