Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Di rumah saya teriak,
Minta Aerox, tetapi cuma janji yg retak.
Bapak sibuk, Ibu menangis,
Aku merasa hidup ini makin tragis.
Sudah lama menunggu,
Tapi motorku tak kunjung ketemu.
Katanya nanti, katanya sabar,
Tapi kapan datangnya? Hatiku makin gusar.
Aku tak tahan, tendang pintu keras,
Ku tinggalkan rumah tanpa pamit, penuh belas.
Jalanan memanggil, hidup tanpa aturan,
Sekarang saya anak punk, bebas tanpa beban.
Aku kabur, jadi anak jalan,
Paksa hidup, walau penuh tantangan.
Rambutku mohawk, jaket penuh paku,
Jadi anak punkbiar dunia tahu saya tak ragu!
Di jalanan saya belajar tegar,
Meski kadang hidup terasa hambar.
Motor Aerox kini tinggal cerita,
Tapi tak apa, saya temukan keluarga baru di sana.
Di trotoar, di sudut kota,
Kami teriak, menyanyi tanpa kata.
Tak ada motor, tak ada rumah,
Tapi setidaknya saya bebas, tanpa amarah.
Meski hidup ini kadang keras,
Aku berdiri, tak lagi cemas.
Sekarang Ini jalanku, ku tempuh tanpa getar.
Minta Aerox, tetapi cuma janji yg retak.
Bapak sibuk, Ibu menangis,
Aku merasa hidup ini makin tragis.
Sudah lama menunggu,
Tapi motorku tak kunjung ketemu.
Katanya nanti, katanya sabar,
Tapi kapan datangnya? Hatiku makin gusar.
Aku tak tahan, tendang pintu keras,
Ku tinggalkan rumah tanpa pamit, penuh belas.
Jalanan memanggil, hidup tanpa aturan,
Sekarang saya anak punk, bebas tanpa beban.
Aku kabur, jadi anak jalan,
Paksa hidup, walau penuh tantangan.
Rambutku mohawk, jaket penuh paku,
Jadi anak punkbiar dunia tahu saya tak ragu!
Di jalanan saya belajar tegar,
Meski kadang hidup terasa hambar.
Motor Aerox kini tinggal cerita,
Tapi tak apa, saya temukan keluarga baru di sana.
Di trotoar, di sudut kota,
Kami teriak, menyanyi tanpa kata.
Tak ada motor, tak ada rumah,
Tapi setidaknya saya bebas, tanpa amarah.
Meski hidup ini kadang keras,
Aku berdiri, tak lagi cemas.
Sekarang Ini jalanku, ku tempuh tanpa getar.