byakuya
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 46894
- Sejak
- 25 Jun 2008
- Pesan
- 14.460
- Nilai reaksi
- 288
- Poin
- 83
Petugas Poltabes Denpasar menggelar razia perederaan film porno pascaberedarnya video hot pria mirip Ariel Peter Pan dan Luna Maya di sejumlah sekolah. Polisi bukannya menemukan video tersebut, melainkan malah menemukan film biru dengan pemeran orang barat.
Dalam operasi dipimpin Pahumas Poltabes Kompol Sang Putu Sukawiyasa menyasar tiga sekolah masing-masing SMP 1 Denpasar, SMA Saraswati, dan SMK Dwijendra yang kesemuanya berlokasi di Jalan Kamboja.
Dari dua sekolah yang disasar, petugas tidak mendapati satupun video porno, karena para siswa sekolah tersebut tengah libur. Barulah setelah tiba di SMK Dwijendra polisi mendapati hasil berupa kopian film porno.
"Kami dapati siswa menyimpan film porno dalam sebuah flashdisk," kata Sukawiyasa di sela sela razia, Kamis (10/6/2010). Sebelumnya razia mendadak tersebut sempat membuat para siswa sekolah tersebut panik. Tak ayal langsung menyembunyikan flashdisk-nya.
Bahkan, salah seorang siswa sempat membengkokkan flashdisk guna mengelabuhi petugas, namun hal itu sia sia. Melihat hal mencurigakan, petugas langsung merebut alat penyimpan data tersebut dan segera memeriksa di sebuah laptop guna mengetahui isinya.
Setelah dibuka, akhirnya diketahui siswa tersebut memiliki sejumlah foto dan video porno yang dibintangi pemain asing. Diakui dia, sebenarnya razia tersebut sasarannya film Ariel dan Luna, namun meski yang didapat film porno lainnya tetap ditindak.
Selain ke sekolah sekolah, razia peredaran film porno juga dilakukan terhadap para penjual VCD serta tempat-tempat penyewaan rental internet di Denpasar dan sekitarnya. "Anggota kami masih bergerak ke lapangan terus merazia tempat penjualan VCD/DVD guna menekan peredaran film porno," tambah Kabidhumas Kombes Pol I Gde Sugianyar.
Dikatakan Sugianyar, razia ini akan terus dilakukan dengan sasaran sekolah sekolah, guna memberikan pembinaan kepada para siswa agar tidak melakukan tindakan negatif seperti menjauhi narkoba hingga menyimpan gambar atau film porno.
"Kami rutin sosialisasi datang ke sekolah sekolah m
Dalam operasi dipimpin Pahumas Poltabes Kompol Sang Putu Sukawiyasa menyasar tiga sekolah masing-masing SMP 1 Denpasar, SMA Saraswati, dan SMK Dwijendra yang kesemuanya berlokasi di Jalan Kamboja.
Dari dua sekolah yang disasar, petugas tidak mendapati satupun video porno, karena para siswa sekolah tersebut tengah libur. Barulah setelah tiba di SMK Dwijendra polisi mendapati hasil berupa kopian film porno.
"Kami dapati siswa menyimpan film porno dalam sebuah flashdisk," kata Sukawiyasa di sela sela razia, Kamis (10/6/2010). Sebelumnya razia mendadak tersebut sempat membuat para siswa sekolah tersebut panik. Tak ayal langsung menyembunyikan flashdisk-nya.
Bahkan, salah seorang siswa sempat membengkokkan flashdisk guna mengelabuhi petugas, namun hal itu sia sia. Melihat hal mencurigakan, petugas langsung merebut alat penyimpan data tersebut dan segera memeriksa di sebuah laptop guna mengetahui isinya.
Setelah dibuka, akhirnya diketahui siswa tersebut memiliki sejumlah foto dan video porno yang dibintangi pemain asing. Diakui dia, sebenarnya razia tersebut sasarannya film Ariel dan Luna, namun meski yang didapat film porno lainnya tetap ditindak.
Selain ke sekolah sekolah, razia peredaran film porno juga dilakukan terhadap para penjual VCD serta tempat-tempat penyewaan rental internet di Denpasar dan sekitarnya. "Anggota kami masih bergerak ke lapangan terus merazia tempat penjualan VCD/DVD guna menekan peredaran film porno," tambah Kabidhumas Kombes Pol I Gde Sugianyar.
Dikatakan Sugianyar, razia ini akan terus dilakukan dengan sasaran sekolah sekolah, guna memberikan pembinaan kepada para siswa agar tidak melakukan tindakan negatif seperti menjauhi narkoba hingga menyimpan gambar atau film porno.
"Kami rutin sosialisasi datang ke sekolah sekolah m
