Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Pandemi Covid-19 menciptakan berbagai negara di belahan dunia mengalami kepanikan. Bagaimana tidak, hingga saat ini belum ada vaksin ataupun obat yg terbukti efektif dalam mengobati penyakit tersebut.
Bahkan penyakit Covid-19 sudah menginfeksi lebih dari satu juta orang di seluruh dunia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) serta Pusat Pengendalian & Pencegahan Penyakit (CDC) pun mengeluarkan imbauan mengenai hal yg harus dilakukan dalam mencegah corona tipe baru ini. Apa saja itu?
Cara mencegah virus corona
Berikut langkah sederhana sebagai proteksi dasar kepada virus corona baru yg wajib dilakukan:
1. Mencuci tangan dengan benar
Mencuci tangan dengan benar adalah cara paling sederhana namun efektif untuk mencegah penyebaran virus 2019-nCoV. Cucilah tangan dengan air mengalir & sabun, setidaknya selama 20 detik. Pastikan seluruh bagian tangan tercuci hingga bersih, termasuk punggung tangan, pergelangan tangan, sela-sela jari, & kuku. Setelah itu, keringkan tangan mengpakai tisu, handuk bersih, atau mesin pengering tangan.
Jika Anda adalah pekerja komuter yg berada di dalam transportasi umum, akan sulit untuk menemukan air & sabun. Anda dapat membersihkan tangan dengan hand sanitizer. Gunakan produk hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60% supaya lebih efektif membasmi kuman.
Cucilah tangan secara teratur, khususnya sebelum & setelah makan, setelah mengpakai toilet, setelah menyentuh hewan, membuang sampah, serta setelah batuk atau bersin. Cuci tangan juga penting dilakukan sebelum menyusui bayi atau memerah ASI.
2. Mengpakai masker
Banyak yg mengpakai masker kain untuk mencegah infeksi virus Corona, padahal masker tersebut belum tentu efektif. Secara umum, ada dua tipe masker yg dapat Anda dipakai untuk mencegah penularan virus Corona, yaitu masker bedah & masker N95.
Masker bedah atau surgical mask merupakan masker sekali pakai yg biasa dipakai. Masker ini mudah ditemukan, harganya terjangkau, & nyaman dipakai, sehingga banyak orang yg mengpakai masker ini saat beraktivitas sehari-hari.
Cara pakai masker bedah yg benar adalah sisi berwarna pada masker harus menghadap ke luar, sementara sisi dalamnya yg berwarna putih menghadap paras & menutupi dagu, hidung, & mulut. Sisi berwarna putih terbuat dari material yg dapat menyerap kotoran & menyaring kuman dari udara.
Meski tidak sepenuhnya efektif mencegah paparan kuman, namun penggunaan masker ini tetap dapat menurunkan risiko penyebaran penyakit infeksi, termasuk infeksi virus Corona. Penggunaan masker lebih disarankan bagi orang yg sedang sakit untuk mencegah penyebaran virus & kuman, ketimbang pada orang yg sehat.
Sedangkan masker N95 adalah tipe masker yg dipakai sebagai salah satu alat pelindung diri atau APD untuk petugas medis yg merawat pasien COVID-19.
Ketika melepaskan masker dari wajah, baik masker bedah maupun masker N95, hindari menyentuh bagian depan masker, sebab bagian tersebut penuh dengan kuman yg menempel. Setelah melepas masker, cucilah tangan dengan sabun atau hand sanitizer, supaya tangan bersih dari kuman yg menempel.
3. Menjaga daya tahan tubuh
Daya tahan tubuh yg kuat dapat mencegah munculnya berbagai macam penyakit. Untuk menjaga & meningkatkan daya tahan tubuh, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat, seperti sayuran & buah-buahan, & makanan berprotein, seperti telur, ikan, & daging tanpa lemak.
Jika bosan dengan makanan yg dimasak sendiri, Anda dapat membeli makanan siap saji atau makanan di restoran melalui layanin pesan antar, namun pastikan makanan tersebut bersih & sehat. Bila perlu, Anda juga menambah konsumsi suplemen sesuai anjuran dokter.
Selain itu, rutin berolahraga, tidur yg cukup, tidak merokok, & tidak mengonsumsi minuman beralkohol juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh supaya terhindar dari penularan virus Corona.
Beberapa informasi menyebutkan bahwa berjemur di bawah sinar mentari juga dapat mencegah infeksi virus Corona. Sayangnya hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut.
4. Menerapkan physical distancing & isolasi mandiri
Pembatasan fisik atau physical distancing adalah salah satu langkah penting untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Hal ini dapat dilakukan dengan cara tidak bepergian keluar rumah, kecuali untuk keperluan yg mendesak atau darurat, seperti berbelanja bahan makanan atau berobat ketika sakit.
Pembatasan fisik juga dilakukan dengan cara menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain & sering mengpakai masker, khususnya saat beraktivitas di tempat biasa atau keramaian.
Selama menjalani physical distancing, Anda juga perlu menghindari kontak dengan orang yg sedang sakit, diduga terinfeksi virus Corona, atau sudah dinyatakan positif COVID-19.
Jika Anda memiliki salah satu gejala COVID-19 yg bersifat ringan, memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di daerah terjangkit virus Corona dalam 14 hari terakhir, atau pernah kontak dengan orang yg dinyatakan positif COVID-19, Anda dianjurkan untuk mengerjakan isolasi mandiri.
Selain itu, isolasi berdikari juga dianjurkan untuk dilakukan oleh orang yg berisiko tinggi terinfeksi virus Corona, seperti lansia atau orang yg memiliki penyakit penyerta, misalnya hipertensi, diabetes, atau daya tahan tubuh yg lemah.
5. Membersihkan rumah & mengerjakan disinfeksi secara rutin
Selain kebersihan diri, menjaga kebersihan rumah juga sangat penting dilakukan selama pandemi COVID-19 berlangsung. Hal ini dikarenakan virus Corona terbukti dapat bertahan hidup selama berjam-jam & bahkan berhari-hari di permukaan suatu benda.
Oleh karena itu, rumah harus rutin dibersihkan & dilakukan disinfeksi secara menyeluruh, termasuk perabotan & peralatan rumah yg sering disentuh, seperti gagang pintu, remote televisi, kran air, & permukaan meja.
Saat membersihkan atau mengerjakan disinfeksi, Anda perlu mengpakai sarung tangan & masker, serta mencuci tangan dengan air bersih & sabun setelah selesai membersihkan rumah. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona yg mungkin saja terjadi.
Bila Anda mengalami gejala flu, seperti batuk, demam, & pilek, yg disertai lemas & sesak napas, apalagi bila dalam 2 pekan terakhir Anda bepergian ke daerah atau negara yg terjangkit infeksi virus Corona, segeralah periksakan diri ke dokter supaya dapat dipastikan penyebabnya & diberikan penanganan yg tepat.
Hari ini 11:57