• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Cara Selandia Baru Kurangi Angka Perokok

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Dalam upaya mengurangi angka perokok, pemerintah Selandia Baru sedang mempertimbangkan menaikkan harga sebungkus rokok menjadi $100 atau setara Rp 900 ribu per bungkus. Bila lolos, kebijakan ini akan diberlakukan pada 2020.

Seperti diberitakan Sky News, ini merupakan salah satu dari beberapa ide usulan Departemen Kesehatan Selandia Baru yang dituang dalam Rancangan Undang Undang untuk menjadikan negara ini bebas rokok pada 2025.

Pilihan lain yang sedang dipertimbangkan adalah meningkatkan harga sebungkus rokok berisi 20 batang sebesar 10 persen setiap tahun pada 2013 hingga 2025. Sehingga, nantinya sebungkus rokok seharga US$40 atau Rp370 ribu perbungkus.

Harga US$100 per bungkus merupakan versi ekstrim dengan peningkatan harga secara langsung sebesar 30-60 persen setiap tahun.

Dalam pernyataan tertulisnya, Departemen Kesehatan Selandia Baru menyebutkan, "Pajak tembakau adalah intervensi yang paling efektif untuk menurunkan angka prevalensi merokok."

Departemen juga sedang merancang memasukkan tembakau sebagai zat yang sangat beracun, larangan merokok pada mobil yang ada anak-anak, serta meningkatkan kampanye anti rokok.

Dengan tujuan yang sama, November tahun lalu senat Australia juga meloloskan undang-undang (UU) baru kemasan rokok. Berdasarkan UU ini, bungkus rokok di Australia harus polos tanpa merk dan warna khas perusahaan tembakau.

Kemasan rokok Australia di masa mendatang terbuat dari kertas karton warna hijau. Tidak ada logo perusahaan maupun warna yang menjadi ciri khas sebuah merk rokok, yang ada hanya gambar peringatan bahaya merokok.
 
saya sangat setuju perlakuan ini diberlakukan juga di negara kesatuan republik indonesia :x
 
Sepertinya cara ini susah diterapkan di Indonesia..
 
Indonesia harusnya juga memberlakukan peraturan ini nihh.. Jadi yang mau merokok biar pada mikir ;))
 
andai di negara kita juga seperti itu ya...
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.