Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Jakarta, CNN Indonesia -- Makan ikan, khususnya ikan & tipe makanan lain yg berasal dari laut memang menyehatkan, kaya akan protein & tentu saja enak. Tapi bagaimana kalau 'rumah' para hewan laut ini justru tercemar zat kimia & obat-obatan yg berbahaya untuk tubuh manusia & hewan laut itu sendiri?
Kenyataannya, pencemaran zat kimia tidak cuma terjadi di wilayah perairan Jakarta. Banyak wilayah lain yg juga tercemar, baik itu zat kimia, limbah pabrik & farmasi atau bahkan sampah.
Melihat hal ini, apakah mengonsumsi makanan laut atau seafood masih aman?
Dokter spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Inge Permadhi mengatakan konsumsi seafood tetaplah kondusif & memang dibutuhkan tubuh. Meski begitu harus ada berbagai hal yg diperhatikan saat memilih seafood yg akan dikonsumsi.
Kata dia, pilihlah seafood yg segar. Hal ini dapat dibedakan dari tingkat warna seafood yg akan dibeli.
"Biasanya seafood segar itu warnanya tidak pucat. Tidak mengeluarkan bau, jadi ya baunya bau ikan saja," mengatakan Inge saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (5/10).
Sementara itu, Ahli Gizi Tan Shot Yen menyarankan supaya membeli seafood dari wilayah perairan Timur yg memang masih minim polusi & pencemaran. Jenis ikan yg dapat dipilih mengatakan Tan meliputi tongkol, kakap, kerapu, baronang, tuna, hingga cakalang. bento 4d
"Coba beli ikan laut (yang berasal dari perairan) dalam," katanya kepada CNNIndonesia.com.
Selain memilih & membeli makanan yg segar khususnya dari wilayah laut dalam, cara membersihkan & mengolah makanan laut juga harus diperhatikan supaya benar-benar terhindar dari bahaya pencemaran berbagai zat berbahaya.
Berikut beberapa cara mengonsumsi ikan atau makanan laut supaya terhindar dari bahaya pencemaran limbah di laut.
1. Memilih ikan
Mengutip dari Washington State Departemen of Health, memilih ikan jadi cara yg baik untuk menghindari bahaya buruk pencemaran limbah di lautan kepada tubuh. Disarankan untuk memilih ikan yg ukurannya lebih kecil & lebih muda.
Ikan yg lebih muda mengandung polutan lebih sedikit daripada ikan yg lebih tua & besar.
2. Konsumsi sebagian
Ikan memang sehat & kaya nutrisi, meski begitu untuk menghindari paparan zat berbahaya akibat limbah di lautan sebaiknya Anda menghindari memakan bagian kulit & lemak pada ikan.
3. Bersihkan & masak dengan benar
Bersihkanlah ikan yg sudah Anda dapatkan. Memasak & membersihkan ikan dengan benar dapat mengurangi kadar polutan yg terkandung di tubuh ikan.
Mengutip dari Food and Wine, mengukus (steam) ikan juga jadi metode memasak yg lebih sehat.
Sumber: CNN Indonesia
Kemarin 19:43