• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Cara Mudah Identifikasi Orang Bohong dan Simpan Rahasia

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. AD5356QU
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

AD5356QU

IndoForum Beginner C
No. Urut
281096
Sejak
27 Mei 2013
Pesan
794
Nilai reaksi
9
Poin
18
aX5V3.jpg

Bagi sebagian besar orang, saat rekan kerja atau teman menyembunyikan sesuatu, bisa jadi masalah atau rekan tidak sepenuhnya menyampaikan apa yang sebenarnya dialami. Juga jadi masalah kalau teman Anda tidak jujur dalam suatu hal.

Nah, peneliti telah mempelajari studi untuk mengidentifikasi kebohongan seseorang, melalui pesan email seseorang.

DilansirTelegraph, Selasa 6 Agustus 2013, sebuah studi Carnegie Mellon University, Pittsburgh, Pennsylvania, AS, yang dilaporkanScientific Americanmenemukan orang yang menyembunyikan kebenaran atau rahasia memiliki pola komunikasi email yang berbeda.

Peneliti Carnegie Mellon itu menyebutkan orang yang berbohong ternyata banyak menampilkan bahasa yang lebih menipu, lebih banyak emosi negatif dan lebih sedikit menggunakan kata-kata seperti "saya" atau "aku".

Studi juga menyebutkan panjang dan jumlah email juga bisa jadi petunjuk, seperti halnya tulisan email yang ditulis lebih lama setelah seseorang menerima email sebelumnya.

Untuk menyingkap kebohongan penulis email, peneliti Carnegie Mellon melibatkan 62 orang dewasa yang mengaku merahasiakan kebenaran yang mengubah hidup.

Studi mencatat, lebih dari setengah responden itu menjaga rahasia romantis atau seksual, sedangkan responden yang lain menyembunyikan sesuatu yang berkaitan dengan keluarga, kesehatan mental, pekerjaan sampai masalah hukum.

Peneliti juga menyampaikan mereka menjaring komunikasi email selama satu tahun dari email responden. Waktu itu, termasuk beberapa saat sebelum peneliti mengetahui rahasia responden.

Temuan tim Carnegie Mellon juga sesuai dengan studi lain yang dilakukan peneliti University of Texas, Austin, AS.

Peneliti University of Texas, James Pennebaker, bersama rekannya telah mempelajari email dari wanita, yang cenderung ingin menyembunyikan episode depresi dari teman-teman mereka.

Pennebaker bersama rekannya menemukan wanita lebih banyak mengirimkan email dan menggunakan kata lebih banyak di dalam email, saat merasa tertekan dibanding saat mereka berada dalam pengampunan. Dan, kondisi itu lebih dari wanita yang dalam keadaan normal.

Wanita juga tercatat menggunakan ekspresi emosi negatif lebih sedikit, dan menggunakan lebih banyak kata emosi positif maupun kata "I" dan "me".

"Orang yang depresi menghabiskan banyak waktu untuk berkedok. Mereka menggunakan strategi komunikasi untuk tampil lebih gembira," jelas Pennebaker.

Pada penelitian sebelumnya, Pennebaker beserta timnya menemukan pola bahasa khusus yang digunakan politisi dunia dalam menjaga rahasianya.

Misalnya, pola komunikasi Presiden George W Bush, yang lebih sedikit menggunakan kata ganti tunggal seperti "I", "me" atau "my" selama berbulan-bulan sebelum invasi ke Irak.

Presiden AS ke-33, Harry S. Truman, kata Pennebaker, juga melakukan hal yang sama sebelum negara adidaya itu menjatuhkan bom atom di Hiroshima, Jepang pada masa perang dunia kedua.

Baru-baru ini, tim Pennebaker juga menganalisis bahasa yang digunakan bomber bom maraton Boston, Dzokhar Tsarnaev. Menurut dia, teroris itu juga menggunakan kata ganti orang pertama jauh lebih sedikit dalam pesan Twitter-nya sejak Oktober 2012.

Kedua studi tersebut telah dipresentasikan pada konvensi tahunan American Psychological Association pekan lalu.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.