Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Cara menyimpan obat merupakan salah satu hal yg akan sangat diperhatikan. Termasuk di apotek. Penyimpanan obat di apotek ini memiliki standar & prosedurnya sendiri. obat tidak dapat tersimpan di sembarang tempat. Hal ini sebagai salah satu cara untuk menjaga kualitas obat.
Cara Penyimpanan Obat di Apotek
Ada beberapa cara yg biasa dilakukan untuk penyimpanan obat di apotek. Tentunya semua cara ini berguna untuk memastikan khasiat obat tetap terjaga. Adapun cara-caranya seperti dibawah seperti ini :
1. First in, First Out
Ini merupakan cara yg paling umum. Dengan cara ini maka obat yg datang perdana akan keluar pertama. Biasanya cara ini dipakai untuk menyimpan obat tanpa melihat tanggal kadaluarsa atau yg tanggal kadaluarsanya masih lama.
Kekurangan dari cara ini adalah kalau obat yg datang terakhir memiliki tanggal kadaluarsa yg sudah dekat, maka ada kemungkinan obat tersebut tidak dapat terpakai.
2. First Expiry First Out
Mirip dengan sistem sebelumnya, cara penyimpanan obat di apotek ini menerapkan sistem obat mana yg paling cepat kadaluarsa maka itulah yg akan keluar duluan. Jika ada beberapa obat yg memiliki tanggal kadaluarsa bersamaan, maka metode FIFO akan dipakai.
Menggabungkan metode FEFO & juga FIFO dapat jadi cara yg ideal untuk penyimpanan obat. Cara ini juga dapat meminimalisir kemungkinan obat terbuang karena sudah kadaluarsa.
3. Berdasarkan Abjad
Cara penyimpanan obat di apotek lainnya adalah penyusunannya berdasarkan abjad. Cara ini dipakai untuk mempermudah proses pengambilan obat. Yang perlu diperhatikan dengan penggunaan cara ini adalah selain berdasarkan alfabet, obat juga akan tersusun sesuai dengan bentuk sediaan.
4. Generik & Non Generik
Ini merupakan cara penyimpanan obat dengan membedakan mana obat generik & obat non generik. Fungsinya juga untuk mempermudah proses pengambilan.
5. Berdasarkan Kelas Terapi Obat
Ini merupakan cara pengelompokan obat dengan melihat indikasi dari obat itu sendiri. Misalkan obat golongan antibiotik akan tersimpan pada satu rak. Begitupun dengan kelas obat lainnya.
6. Berdasarkan Bentuk Sediaan
Cara penyimpanan obat lainnya adalah berdasarkan bentuk sediaan. Misalnya, satu rak berisi obat dengan bentuk sediaan tablet. Di rak lain adalah obat dengan bentuk sediaan kapsul. Cara penyimpanan ini juga dapat untuk bentuk sediaan yg lain.
7. Berdasarkan Stabilitas
Ini merupakan cara penyimpanan obat di apotek dengan memperhatikan stabilitas dari obat itu sendiri, stabilitas dari obat juga terbagi jadi beberapa hal seperti berdasarkan suhu, kelembaban, & cahaya. Cara penyimpanan ini salah satu tujuannya adalah untuk menghindari kerusakan.
8. Berdasarkan Peraturan yg Berlaku
Ini merupakan cara penyimpanan obat dengan memperhatikan peraturan yg ada. Biasanya penggunaan cara ini adalah untuk penyimpanan obat golongan psikotropika atau prekursor. Biasanya cara penyimpanan dengan metode ini juga lengkap dengan rak yg memiliki standar khusus.
9. Metode LASA
LASA merupakan Look a Like, Sound a Like. Ini merupakan beberapa tipe obat yg terlihat mirip atau terdengar mirip. Obat-obat ini akan tersimpan di satu tempat & mengpakai logo tertentu untuk pembeda. Metode penyimpanan ini bertujuan untuk menghindari salah ambil.
Teman2 yg punya apotek / kerja di apotek, sudah pakai salah satu cara di atas belum?
Sumber : Vmedis
Hari ini 10:27