• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Cara Mengemudi Hemat Bahan Bakar

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Arief
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Arief

IndoForum Beginner A
No. Urut
511
Sejak
13 Apr 2006
Pesan
1.320
Nilai reaksi
19
Poin
38
72482_toyota_camry_300_225.jpg



VIVAnews - Jangan salahkan sepenuhnya pada kendaraan bila mobil Anda boros. Sebab, bisa jadi gaya berkendara Anda yang salah.

Berkendara yang baik, sangat mempengaruhi tingkat efisiensi kendaraan. Mobil yang sama, lalu dikendarai dua orang berbeda bisa jadi menghabiskan bahan bakar yang berbeda. Satu boros, satu irit.

Laman Toyota, Kamis 16 Juni 2011, menulis bagaimana mengemudi yang baik agar bisa mengurangi konsumsi bahan bakar. Tak hanya di jalan, irit bahan bakar sudah dimulai sejak sebelum berangkat, yaitu memeriksa ban.

Toyota menyatakan, butuh energi lebih banyak untuk menggelindingkan ban yang kurang angin. Artinya bensin yang dibakar lebih banyak. Pastikan menjaga tekanan angin pada level yang direkomendasikan pembuat mobil. Kebiasaan menambah tekanan angin setiap pekan membantu menjaga kondisi ban.

Sementara itu, di jalan, Anda harus melakukan beberapa hal agar tak perlu sering mampir pompa bensin.

1. Jangan mengebut di jalan, khususnya di jalan tol. Semakin dalam pedal gas dibenamkan, semakin boros bahan bakar. Toyota, mengutip majalah Consumer Reports, menyatakan, efisiensi bahan bakar turun hingga 2,13 kilometer/liter, saat mobil sedang melaju 88 km/jam dan dinaikkan menjadi 104 km/jam.

Demikian juga saat kecepatannya dinaikkan lagi hingga 120 km/jam, efisiensi juga turun 2,13 km/liter. Uji coba ini menggunakan Toyota Camry.

2. Jangan ugal-ugalan. Usahakan mengendarai dengan akselerasi halus. Sebab, kebiasaan mengegas, lalu mengerem tiba-tiba akan membuat bahan bakar terbuang percuma. Gaya mengemudi seperti ini bisa memangkas kemampuan jelajah mobil antara 0,85-1,28 km/liter. Jadi, untuk setiap 10 liter bensin, jarak tempuh yang hilang antara 8,5 km-12,8 km. Lumayan bukan?

3. Jangan merusak aerodinamika. Bagasi yang berlebih, lalu ditempatkan di atap jadi pemandangan rutin setiap mudik Lebaran. Padahal, kebiasan buruk ini sangat merugikan efisiensi bahan bakar. Hasil pengujian menemukan, barang di atap membuat efisiensi turun hingga 2,55 km/jam saat melaju dengan kecepatan 100 km/jam.

4. Abaikan alat-alat yang dipromosikan bisa menghemat bahan bakar secara signifikan. Sebab, hasil pengujian belum menemukan satu alat yang mampu memberi penghematan signifikan, kecuali gaya mengemudi Anda. (art)
• VIVAnews
 
smoga brmanfaat buat agan2 semua, tetep berbagi dlm kebaikan gan...Hehehe
 
kita sering menyalahkan mesin kendaraan apakah penggunaan bahan bakar bisa hemat atau boros,,
akan tetapi pengguna kendaraan juga perlu ditanyakan,,
memang sih,,,
kalau digunakan dengan ugal-ugalan juga akan cepat boros bahan bakar,,
siiip,
 
Seirit apapun jenis mobilnya klo yang pakai kakinya ga disekolahin alias main bejek'' gas seenaknya ya sama aja bohong
 
wah nice info nih tapi sayangnya ane ga belum punya mobil nih :D
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.