kazhuueuill
IndoForum Senior E
- No. Urut
- 298172
- Sejak
- 13 Agt 2025
- Pesan
- 3.990
- Nilai reaksi
- 2
- Poin
- 38
Mimisan sering dianggap sepele, padahal kondisi ini bisa bikin panik, apalagi kalau datang tiba-tiba. Banyak orang pernah mengalaminya—entah saat sedang olahraga, cuaca panas, atau bahkan saat tidur malam. Pertanyaannya, bagaimana sih cara terbaik untuk mengatasi mimisan tanpa harus panik?
Kenapa Mimisan Bisa Terjadi?
Mimisan biasanya terjadi karena pecahnya pembuluh darah kecil di dalam hidung. Penyebabnya bisa bermacam-macam, misalnya:- Udara kering atau terlalu dingin dari AC.
- Kebiasaan mengorek hidung.
- Tekanan darah tinggi.
- Cedera ringan di hidung, misalnya karena terbentur.
Langkah Pertama Saat Mimisan
Banyak orang masih salah kaprah dalam menolong diri sendiri atau orang lain yang sedang mimisan. Misalnya, mendongakkan kepala ke belakang. Padahal, cara ini bisa membuat darah mengalir ke tenggorokan dan terasa tidak nyaman.Langkah yang lebih tepat adalah:
- Duduk tegak, jangan berbaring.
- Condongkan tubuh sedikit ke depan.
- Jepit bagian lunak hidung (sekitar 10 menit tanpa dilepas).
- Kompres dengan kain dingin di hidung atau dahi.
Perlu Obat atau Tidak?
Kalau mimisan terjadi hanya sesekali dan cepat berhenti, biasanya cukup ditangani dengan langkah sederhana tadi. Namun, kalau mimisan terasa sering, berlangsung lama, atau volumenya banyak, sebaiknya gunakan bantuan medis atau obat.Contoh situasi nyata: seorang teman saya punya alergi yang membuat hidungnya sering kering. Ia menggunakan semprotan saline (larutan garam steril) untuk melembapkan hidung, dan ternyata cukup efektif mencegah mimisan datang lagi.
Kapan Harus ke Dokter?
Meskipun sering dianggap ringan, ada kondisi di mana mimisan perlu diperiksa lebih lanjut:- Mimisan tidak berhenti setelah 20 menit.
- Terjadi berulang kali dalam seminggu.
- Disertai pusing, lemas, atau perdarahan di tempat lain.
- Dialami anak kecil atau lansia dengan kondisi medis tertentu.