Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Selain menahan dahaga & lapar, tantangan lain yg harus dihadapi saat berpuasa adalah masalah bau mulut. Pasalnya, tidak makan & minum selama berjam-jam dapat menciptakan mulut mengeluarkan bau tidak sedap. Meski demikian, beberapa cara dapat Anda lakukan untuk mencegah bau mulut saat berpuasa.
Bau mulut saat puasa biasanya dipicu oleh kondisi rongga mulut yg kering. Mulut kering ini disebabkan oleh produksi air liur yg berkurang karena tidak adanya makanan & minuman yg masuk ke dalam mulut selama berpuasa.
Air Liur berperan penting untuk membersihkan sisa makanan & menghambat pertumbuhan bakteri di dalam rongga mulut. Berkurangnya air liur menciptakan bakteri di rongga mulut berkembang biak dengan pesat.
Ketika hal ini terjadi, bakteri akan banyak menghasilkan gas yg menimbulkan bau tidak sedap, sehingga memicu bau mulut.
Selain karena mulut kering, bau mulut juga dapat disebabkan oleh beberapa hal lainnya, yaitu:
- Jarang menggosok gigi & membersihkan lidah
- Masalah pada gigi & mulut, termasuk gigi berlubang, radang gusi, & sariawan
- Masalah pada rongga hidung & tenggorokan, seperti sinusitis & radang amandel
- Konsumsi makanan yg berbau menyengat, seperti bawang, terasi, & petai
- Kebiasaan merokok
- Penyakit tertentu, seperti penyakit asam lambung (GERD), diabetes, penyakit ginjal, gangguan hati, atau infeksi saluran pernapasan
Donasi Sembako Untuk Mereka
Tips Mencegah Bau Mulut Saat Puasa
Bau mulut saat berpuasa mungkin dapat menyebabkan seseorang jadi kurang percaya diri & enggan berinteraksi dengan orang lain. Jika Anda merasa terganggu dengan keluhan tersebut, cobalah untuk mengerjakan beberapa cara mencegah bau mulut berikut ini:
1. Bersihkan gigi & mulut secara rutin
Hal terpenting yg harus dilakukan untuk mencegah bau mulut saat sedang puasa adalah menjaga kebersihan gigi & mulut. Caranya adalah sebagai berikut:
Sikat gigi 2 kali sehari secara teratur, setelah sahur & sesudah berbuka puasa. Gunakan sikat gigi berbulu halus & pasta gigi yg mengandung fluoride.
Bersihkan lidah setelah menyikat gigi dengan alat spesifik pembersih lidah.
Gunakan benang gigi untuk membersihkan sisa makanan yg masih terselip di sela-sela gigi.
Berkumurlah dengan obat kumur yg tidak mengandung alkohol. Obat kumur atau mouthwash yg mengandung alkohol tidak dianjurkan karena justru menciptakan mulut kering.
2. Konsumsi air minum yg cukup setiap hari
Minum air putih yg cukup dapat meningkatkan produksi air liur sehingga mencegah mulut kering yg dapat menyebabkan bau mulut. Anda disarankan untuk minum air putih minimal 8 gelas setiap hari, baik di bulan puasa maupun saat tidak berpuasa.
Untuk mencukupi asupan cairan di bulan puasa, Anda dapat minum 2 gelas air saat sahur, 2 gelas air saat berbuka, & 4 gelas air pada malam hari sebelum tidur.
3. Perbanyak konsumsi buah & sayur
Buah & sayur banyak mengandung antioksidan, vitamin, mineral, serta air yg dapat meningkatkan produksi air liur & mencegah munculnya bau napas tak sedap. Karena dapat meningkatkan produksi air liur, buah & sayuran juga baik dikonsumsi untuk mencegah pertumbuhan kuman yg dapat menyebabkan bau mulut.
Untuk itu, pastikan ada sayuran, khususnya sayuran hijau, seperti bayam, brokoli, wortel, & seledri, dalam menu sahur & berbuka puasa Anda. Selain sayuran, Anda juga disarankan untuk mengonsumsi buah-buahan, seperti apel, jeruk, melon, semangka, & nanas.
4. Hindari konsumsi makanan manis & berbau tajam
Hindari mengonsumsi makanan beraroma menyengat ketika sahur, misalnya petai, jengkol, atau bawang. Hindari pula konsumsi makanan & minuman yg mengandung banyak gula, baik saat sahur maupun buka puasa, karena dapat menciptakan bakteri penyebab bau mulut berkembang biak lebih pesat.
5. Berhenti merokok
Rokok mengandung tembakau yg menyebabkan mulut berbau tidak sedap. Selain itu, kebiasaan merokok juga dapat menyebabkan berkurangnya produksi air liur serta meningkatnya risiko terjadinya radang gusi.
Hal-hal di atas dapat ikut menyebabkan bau mulut & meningkatkan risiko terjadinya masalah pada gigi & mulut, bahkan gangguan kesehatan secara umum.
Kandungan Pasta Gigi untuk Mengatasi Bau Mulut
Untuk mencegah & mengatasi bau mulut saat sedang menjalankan ibadah puasa, sikatlah gigi secara rutin dengan pasta gigi yg mengandung fluoride & bahan-bahan alami yg sanggup mengatasi bau mulut, seperti:
Eucalyptus
Eucalyptus adalah agen pembersih yg dapat dipakai untuk membersihkan gigi serta mengurangi penumpukan plak & bakteri di gigi yg jadi penyebab gigi berlubang. Selain itu, eucalyptus dalam produk pasta gigi juga baik dipakai untuk menjaga kesehatan gusi.
Adas
Selain eucalyptus, ekstrak alami dari adas atau fennel dalam pasta gigi juga berguna sebagai penyegar napas alami.
Bau mulut saat puasa umumnya dapat diatasi dengan menjaga kebersihan gigi & mulut, serta mengerjakan cara-cara yg sudah disebutkan di atas.
Namun, bila bau mulut tidak juga hilang, Anda disarankan untuk berkonsultasi ke dokter gigi untuk menjalani pemeriksaan gigi & mulut. Setelah penyebabnya diketahui, dokter akan memberikan penanganan yg sesuai. Jika penyebabnya bukan pada gigi atau mulut, misalnya karena penyakit asam lambung atau sinusitis, dokter gigi akan merujuk Anda ke dokter spesialis atau dokter umum.