Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
WhatsApp marketing merupakan salah satu tipe digital marketing yangpaling banyak dipakai oleh perusahaan untuk diintegrasikan ke dalam strategi marketing mereka. WhatsApp marketing memiliki salah satu kelebihan dimana brand atau perusahaan dapat membangun rekanan yg kuat dengan pelanggan secara langsung.
Mengapa WhatsApp Marketing ?
Sekitar 2,4 miliar orang di seluruh dunia mengpakai WhatsApp untuk mengirim & menerima pesan teks & konten lainnya. Ia disenaraikan sebagai aplikasi messenger mobile yg paling banyak dipakai di dunia.
Untuk alasan ini, layanin ini semakin menarik bagi manajer pemasaran. Namun, apa potensi WhatsApp memiliki ketika terkait dengan marketing ?
Facebook sudah menciptakan WhatsApp jadi saluran yg menghasilkan pendapatan melalui WhatsApp for Business API. Singkatnya, API berarti Application Programming Interface & itu adalah medium bagi aplikasi yg berbeda untuk berkomunikasi satu sama lain.
Contohnya, ketika memanggil Gojek, aplikasi Gojek mengpakai Google Maps API untuk menemukan & menghubungkan dengan driver dekat.
WhatsApp for Business API memberikan layanin akun bisnis untuk jawaban yg dikirim 24 jam setelah pesan diterima. Untuk alasan ini, penting untuk mengingat ukuran basis pelanggan ketika memutuskan apakah harus menambahkan WhatsApp ke strategi marketingperusahaan.
WhatsApp Business
WhatsApp Business memisahkan pesan pribadi dengan pesan perusahaan. Tampaknya, lebih atau kurang sama dengan aplikasi konvensional, tetapi dengan sentuhan yg lebih profesional.
- Dalam tab pengaturan, dapat ditemukan bagian seperti statistik & pengaturan perusahaan, di mana data dapat dianalisis & dipilih sesuai dengan tipe perusahaan yg dimiliki.
- WhatsApp Business juga mem-verifikasi perusahaan-perusahaan tertentu sehingga pengguna dapat mengetahui dengan siapa mereka berkomunikasi.
- Aplikasi ini memberi brand kesempatan untuk berbicara dengan pelanggan, meningkatkan layanin pelanggan mereka, & meluncurkan promosi yg disesuaikan. Aplikasi WhatsApp Business tersedia di App Store maupun Google Play.
Aplikasi WhatsApp Ads
Untuk saat ini, meskipun brand tidak dapat mengiklankan secara langsung di WhatsApp, perusahaan dapat menghubungkan akun Facebook & WhatsApp Business mereka, yg berarti, brand dapat mengirim pesan kepada pengguna ke WhatsApp dari Instagram atau Facebook Ads berupa CTASend Message.
Integrasi Facebook: Hubungan dengan Publik
Iklan WhatsApp dapat diintegrasikan ke dalam Facebook Ads sehingga perusahaan dapat menciptakan iklan langsung dari Facebook Ad Manager.
Selain itu, WhatsApp memiliki informasi tentang pengguna melalui Facebook. Jika pengguna di Facebook memberi like pada brand tersebut, merek dapat menghubungi brand atau brand secara langsung mengirim pesan melalui WhatsApp. Ini mungkin tampak invasif.
Namun, di sisi lain, ini merupakan cara yg sangat efektif bagi perusahaan untuk menghubungi konsumen potensial.
Informasi WhatsApp Newsletter
Newsletters memiliki kelebihan mempertahankan pelanggan dalam jangka panjang & membangun loyalitas pelanggan. mereka memberi tahu penerima tentang promosi, berita, & diskon.
Perbedaan antara surat kabar email klasik & WhatsApp Newsletter adalah bahwa surat kabar adalah bahwa yg terakhir dikirim melalui aplikasi pesan.
Dengan cara ini, ia tidak akan dikebumikan di kotak masuk penerima. Sebaliknya, ia akan muncul di tempat yg sama dengan pesan WhatsApp pribadi pengguna. Ini adalah cara untuk menciptakan pelanggan merasa pribadi & untuk mengembangkan hubungan jangka panjang.
WHATSAPP NEWSLETTER: BAGAIMANA PENGGUNA DAPAT MENDAFTAR DALAM 6 LANGKAH
Pengguna memasukkan nomor ponsel mereka ke dalam formulir.
Nomor telepon WhatsApp marketer akan dipaparkan. Pengguna menambahkan nomor marketer ke kontak mereka.
Surat pengaktifan tentang opt-in dikirim ke marketer. Syarikat kemudian mengpakai WhatsApp untuk menghubungi pengguna.
Unsubscribing dari WhatsApp Newsletter dapat dilakukan oleh pengguna yg mengirim pesan tertentu.
WhatsApp Marketing : Perusahaan Mana Yang akan mendapatkan Keuntungan ?
Perusahaan dengan target audiens yg lebih muda dapat mendapat manfaat dari WhatsApp marketing. Ini memungkinkan pendekatan pribadi untuk pengguna mobile.
Ini juga dapat jadi cara yg murah & efisien untuk memastikan loyalitas pelanggan jangka panjang & meningkatkan kemungkinan penjualan yg lebih banyak.
Komponen yg harus diperhatikan saat memulai WhatsApp Marketing
Tentukan Target & KPI
Untuk memulai strategi WhatsApp Marketing, tentukan tujuan marketing tersebut. Langkah ini dapat menolong untuk memusatkan perhatian pada aktivitas yg bermakna & mengurangi hal-hal yg tidak perlu.
Mulailah dengan merevisi saluran marketing & temukan titik lemah. Cobalah untuk memikirkan tujuan bisnis yg dapat Anda kejar dengan strategi marketing WhatsApp. Tentukan KPI yg dapat menolong memahami apakah sudah memenuhi tujuan tersebut.
Tentukan Target Audiens
Mengetahui target audiens mendasari semua upaya pada strategi marketing untuk menentukan keberhasilannya. Dapat dicoba beberapa pendekatan untuk menentukan target audiens pada perusahaan.
Cara lain adalah dengan mengpakai kerangka kerja Jobs To Be Done (JTBD). - - Jika sedang memutuskan untuk tetap berpegang pada yg satu tugas, tanyakan pada pertanyaan-pertanyaan ini:
- Mengapa orang mengpakai produk tersebut ?
- Nilai apa yg harap pelanggan dapatkan darinya ?
- Hasil apa yg harap pelanggan capai ?
- Kepuasan / Ketidakpuasan apa yg dirasakan pelaggan tersebut ?
- Metode pendekatan apapun yg dipilih, hindari tebak-menebak & berspekulasi.Jelajahi & meng-analisis audiens secara terus-menerus sehingga mendapatkan informasi yg diperlukan.
Rancang Komunikasi
Pesan WhatsApp memiliki tingkat keterbukaan yg mengesankan dibandingkan dengan saluran lainnya. Namun, kalau konten yg tidak relevan ditawarkan atau diproduksi dengan buruk, strategi marketing yg disalurankan dapat berdampak buruk.
Mulailah dengan menentukan topik utama & pesan yg harap dihinggakan. Cobalah untuk tidak membatasi diri cuma pada pesan promosi. Ingatlah untuk menghibur & memberikan informasi kepada audiens.
Jaga supaya komunikasi tetap singkat & manis. Orang-orang sering memeriksa WhatsApp saat bepergian & tidak punya waktu untuk membaca pesan yg panjang.
Perkuat pesan dengan file multimedia, seperti video, animasi, atau gambar maupun emoji. Jika harap memberikan candaan atau kesan yg ceria, pilihlah emoji dengan paras tersenyum atau orang daripada objek bertema bisnis.
Hal lain yg perlu dipertimbangkan adalah frekuensi pesan. Jika mem-spam pembaca dengan pesan setiap jam, kemungkinan akbar hal itu akan menciptakan mereka kesal dengan brand tersebut. Yang terbaik adalah mematuhi praktik yg biasa dipakai untuk mengirim 5-10 pesan setiap minggu.
Membangun Persona Brand
Orang lebih suka berkomunikasi dengan orang lain, bukan bisnis yg impersonal. Oleh karena itu, untuk mengerjakan WhatsApp marketing yg sukses, perlu dibentuk persona pada suatu brand.
Persona brand adalah sekumpulan sifat, sikap, & nilai yg dimiliki brand.
Semua pemimpin pasar memiliki persona mereka masing-masing. Misalnya, perusahaan Apple tampak kreatif & intelektual, Fanta memiliki persona yg periang & santai, sedangkan Nike memiliki menciptakan persona penuh semangat. Suatu brand mungkin juga sudah memiliki kepribadian.
Cobalah untuk mengeksplorasi lebih & temukan ciri-ciri yg paling bermakna. Persona ini akan mendasari nada suara & komunikasi dengan prospek di WhatsApp.
Ciptakan perasaan bahwa pelanggan sedang memberi pesan dengan seseorang. Cobalah untuk mengpakai nama seseorang sebagai tanda tangan. Ini bekerja lebih baik daripada nama perusahaan. Ini juga dapat meningkatkan nilai customer loyalty.
Sumber : 3 Cara Memulai WhatsApp Marketing
Hari ini 18:33
Mengapa WhatsApp Marketing ?
Sekitar 2,4 miliar orang di seluruh dunia mengpakai WhatsApp untuk mengirim & menerima pesan teks & konten lainnya. Ia disenaraikan sebagai aplikasi messenger mobile yg paling banyak dipakai di dunia.
Untuk alasan ini, layanin ini semakin menarik bagi manajer pemasaran. Namun, apa potensi WhatsApp memiliki ketika terkait dengan marketing ?
Facebook sudah menciptakan WhatsApp jadi saluran yg menghasilkan pendapatan melalui WhatsApp for Business API. Singkatnya, API berarti Application Programming Interface & itu adalah medium bagi aplikasi yg berbeda untuk berkomunikasi satu sama lain.
Contohnya, ketika memanggil Gojek, aplikasi Gojek mengpakai Google Maps API untuk menemukan & menghubungkan dengan driver dekat.
WhatsApp for Business API memberikan layanin akun bisnis untuk jawaban yg dikirim 24 jam setelah pesan diterima. Untuk alasan ini, penting untuk mengingat ukuran basis pelanggan ketika memutuskan apakah harus menambahkan WhatsApp ke strategi marketingperusahaan.
WhatsApp Business
WhatsApp Business memisahkan pesan pribadi dengan pesan perusahaan. Tampaknya, lebih atau kurang sama dengan aplikasi konvensional, tetapi dengan sentuhan yg lebih profesional.
- Dalam tab pengaturan, dapat ditemukan bagian seperti statistik & pengaturan perusahaan, di mana data dapat dianalisis & dipilih sesuai dengan tipe perusahaan yg dimiliki.
- WhatsApp Business juga mem-verifikasi perusahaan-perusahaan tertentu sehingga pengguna dapat mengetahui dengan siapa mereka berkomunikasi.
- Aplikasi ini memberi brand kesempatan untuk berbicara dengan pelanggan, meningkatkan layanin pelanggan mereka, & meluncurkan promosi yg disesuaikan. Aplikasi WhatsApp Business tersedia di App Store maupun Google Play.
Aplikasi WhatsApp Ads
Untuk saat ini, meskipun brand tidak dapat mengiklankan secara langsung di WhatsApp, perusahaan dapat menghubungkan akun Facebook & WhatsApp Business mereka, yg berarti, brand dapat mengirim pesan kepada pengguna ke WhatsApp dari Instagram atau Facebook Ads berupa CTASend Message.
Integrasi Facebook: Hubungan dengan Publik
Iklan WhatsApp dapat diintegrasikan ke dalam Facebook Ads sehingga perusahaan dapat menciptakan iklan langsung dari Facebook Ad Manager.
Selain itu, WhatsApp memiliki informasi tentang pengguna melalui Facebook. Jika pengguna di Facebook memberi like pada brand tersebut, merek dapat menghubungi brand atau brand secara langsung mengirim pesan melalui WhatsApp. Ini mungkin tampak invasif.
Namun, di sisi lain, ini merupakan cara yg sangat efektif bagi perusahaan untuk menghubungi konsumen potensial.
Informasi WhatsApp Newsletter
Newsletters memiliki kelebihan mempertahankan pelanggan dalam jangka panjang & membangun loyalitas pelanggan. mereka memberi tahu penerima tentang promosi, berita, & diskon.
Perbedaan antara surat kabar email klasik & WhatsApp Newsletter adalah bahwa surat kabar adalah bahwa yg terakhir dikirim melalui aplikasi pesan.
Dengan cara ini, ia tidak akan dikebumikan di kotak masuk penerima. Sebaliknya, ia akan muncul di tempat yg sama dengan pesan WhatsApp pribadi pengguna. Ini adalah cara untuk menciptakan pelanggan merasa pribadi & untuk mengembangkan hubungan jangka panjang.
WHATSAPP NEWSLETTER: BAGAIMANA PENGGUNA DAPAT MENDAFTAR DALAM 6 LANGKAH
Pengguna memasukkan nomor ponsel mereka ke dalam formulir.
Nomor telepon WhatsApp marketer akan dipaparkan. Pengguna menambahkan nomor marketer ke kontak mereka.
Surat pengaktifan tentang opt-in dikirim ke marketer. Syarikat kemudian mengpakai WhatsApp untuk menghubungi pengguna.
Unsubscribing dari WhatsApp Newsletter dapat dilakukan oleh pengguna yg mengirim pesan tertentu.
WhatsApp Marketing : Perusahaan Mana Yang akan mendapatkan Keuntungan ?
Perusahaan dengan target audiens yg lebih muda dapat mendapat manfaat dari WhatsApp marketing. Ini memungkinkan pendekatan pribadi untuk pengguna mobile.
Ini juga dapat jadi cara yg murah & efisien untuk memastikan loyalitas pelanggan jangka panjang & meningkatkan kemungkinan penjualan yg lebih banyak.
Komponen yg harus diperhatikan saat memulai WhatsApp Marketing
Tentukan Target & KPI
Untuk memulai strategi WhatsApp Marketing, tentukan tujuan marketing tersebut. Langkah ini dapat menolong untuk memusatkan perhatian pada aktivitas yg bermakna & mengurangi hal-hal yg tidak perlu.
Mulailah dengan merevisi saluran marketing & temukan titik lemah. Cobalah untuk memikirkan tujuan bisnis yg dapat Anda kejar dengan strategi marketing WhatsApp. Tentukan KPI yg dapat menolong memahami apakah sudah memenuhi tujuan tersebut.
Tentukan Target Audiens
Mengetahui target audiens mendasari semua upaya pada strategi marketing untuk menentukan keberhasilannya. Dapat dicoba beberapa pendekatan untuk menentukan target audiens pada perusahaan.
Cara lain adalah dengan mengpakai kerangka kerja Jobs To Be Done (JTBD). - - Jika sedang memutuskan untuk tetap berpegang pada yg satu tugas, tanyakan pada pertanyaan-pertanyaan ini:
- Mengapa orang mengpakai produk tersebut ?
- Nilai apa yg harap pelanggan dapatkan darinya ?
- Hasil apa yg harap pelanggan capai ?
- Kepuasan / Ketidakpuasan apa yg dirasakan pelaggan tersebut ?
- Metode pendekatan apapun yg dipilih, hindari tebak-menebak & berspekulasi.Jelajahi & meng-analisis audiens secara terus-menerus sehingga mendapatkan informasi yg diperlukan.
Rancang Komunikasi
Pesan WhatsApp memiliki tingkat keterbukaan yg mengesankan dibandingkan dengan saluran lainnya. Namun, kalau konten yg tidak relevan ditawarkan atau diproduksi dengan buruk, strategi marketing yg disalurankan dapat berdampak buruk.
Mulailah dengan menentukan topik utama & pesan yg harap dihinggakan. Cobalah untuk tidak membatasi diri cuma pada pesan promosi. Ingatlah untuk menghibur & memberikan informasi kepada audiens.
Jaga supaya komunikasi tetap singkat & manis. Orang-orang sering memeriksa WhatsApp saat bepergian & tidak punya waktu untuk membaca pesan yg panjang.
Perkuat pesan dengan file multimedia, seperti video, animasi, atau gambar maupun emoji. Jika harap memberikan candaan atau kesan yg ceria, pilihlah emoji dengan paras tersenyum atau orang daripada objek bertema bisnis.
Hal lain yg perlu dipertimbangkan adalah frekuensi pesan. Jika mem-spam pembaca dengan pesan setiap jam, kemungkinan akbar hal itu akan menciptakan mereka kesal dengan brand tersebut. Yang terbaik adalah mematuhi praktik yg biasa dipakai untuk mengirim 5-10 pesan setiap minggu.
Membangun Persona Brand
Orang lebih suka berkomunikasi dengan orang lain, bukan bisnis yg impersonal. Oleh karena itu, untuk mengerjakan WhatsApp marketing yg sukses, perlu dibentuk persona pada suatu brand.
Persona brand adalah sekumpulan sifat, sikap, & nilai yg dimiliki brand.
Semua pemimpin pasar memiliki persona mereka masing-masing. Misalnya, perusahaan Apple tampak kreatif & intelektual, Fanta memiliki persona yg periang & santai, sedangkan Nike memiliki menciptakan persona penuh semangat. Suatu brand mungkin juga sudah memiliki kepribadian.
Cobalah untuk mengeksplorasi lebih & temukan ciri-ciri yg paling bermakna. Persona ini akan mendasari nada suara & komunikasi dengan prospek di WhatsApp.
Ciptakan perasaan bahwa pelanggan sedang memberi pesan dengan seseorang. Cobalah untuk mengpakai nama seseorang sebagai tanda tangan. Ini bekerja lebih baik daripada nama perusahaan. Ini juga dapat meningkatkan nilai customer loyalty.
Sumber : 3 Cara Memulai WhatsApp Marketing
Hari ini 18:33