Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Di post sebelum nya saya membahas. Cara pikiran bekerja bagian satu. Dengan contoh capture screenshoot twit dari pengikut syiah rhafidoh. Yang meyakini bahwa kencing, & tai nya para imam suci.
Ketika saya post di banyak sosial media & grup. Cukup di respon luar biasa enganggement nya tinggi. Untuk anda yg baru baca post ini baca dulu post sebelum nya. Suapaya gak gagal paham
Ada banyak komentar & argumen soal narasi saya
Misal mengubungkan kepada teori konspirasi, menguhubngkan kepada politik di indonesia, mengubungkan kepada apa yg gue hinggan untuk melemahkan akidah & sebagainya.
Lagi lagi ini bentuk dari cara berfikir
Ketika saya menyampaikan suatu fakta, keyakinan atas makna yg berdasar pada suatu metodelogi ilmiah neruo sains, psikologi, NLp & hipnosis
Ternyata ketika konsep atau narasi yg saya kemukakan. Berbeda dengan basic knowledge mereka yg sebelum nya ada & sudah mereka yakini
Yaitulah bentuk argumen argumen baru muncul
Jadi prinsip otak kita seperti sebuah meta data pada program komputer
Ketika meta data di dalam nya sudah ada data, misalnya soal argumen itu. Maka ketika ketemu data baru maka akan otomatis tertolak. Disanggah, atau dikaitkan dengan argumen baru
Saya kasih contoh. Di otak saya, sudah meyakini & memaknai tuhan saya A, terus ketemu si jamet (teman saya) memiliki keyakinan & memaknai tuhan nya adalah B. Dengan spesifikasi yg berbeda. Maka ketika sama sama mau dijelaskan tuhan masing masing maka keduanya baik saya atau dia akan sama sama menolak. Kenapa dapat terjadi demikian. Karena data itu sudah ada duluan di kepala, & sudah meyakini & mempercayai nya.
Itulah cara kerja pikiran. Jadi kalau sama sama mau di debatan siapa yg benar maka keduanya akan sama sama menciptakan argumen nya sendiri sendiri baik saya ataupun si jamet. Karena untuk memeprtahankan keyakinan itu baik entah muncul argumen logika baru, atau atau hal lainya
Itu pula yg terjadi pada fakta ketika saya post pertama. Dengan banyak argumen. Yang otak nya basic knowledge nya penuh dengan data data teori konspirasi akan di kait kait dengan teori konspirasi, yg data dikepala penuh denga politik politik akan disangkut sangkutkan sama politik tertentu.
Nah bagian kedua ini saya akan kupas lagi
Cara pikiran bekerja. Pikiran & keyakinan Bisa mengubah realitas
Masih pake contoh sebelum nya.
Kan bagi kaum syiah kotoran & kencing para imam ini jadi wangi semerbak bagaikan minyak misik
Sedangkan bagi kita yg gak punya kepentingan, & meyakini soal ajaran syiah ya tetap kotoran itu jijik & bau. Mau dikasih uang berpapun suruh makan kotoran belum tentu mau
Tapi bagi mereka ko dapat jadi wangi?
Ini lah dahsyat nya kekuatan keyakinan
Kalau keyakinan sudah bekerja maka realitas akan bekerja mengikuti apa yg kita yakini
Hal ini saya akan bawa kasus di masa lalu yg dilakukan 2 perusaan akbar yaitu Coca cola Vs Pepsi
Mula mula ini cuma stratgey marketing mereka. Yaitu ketika pepsi mau melawan coca cola yg sudah lebih dulu ada & sudah lama populer
Pepsi mengerjakan kampanye iklan yg terkenal yaitu Pepsi Challenge
Dimana banyak orang mata nya di tutup terus suruh nyicipi kedua minuman itu. Yaitu pepsi sama coca cola
Hasilnya. Banyak responden memilih pepsi kalau pepsi lebih enak dibanding coca cola. Dan tentunya ini sampe gempar dunia pada waktu itu. Bahkan sampe coca cola buat resep baru untuk melawan pepsi walaupun gagal.
Ada satu ilmuan dari ranah neuro saintis yg penasaran dengan fenomena ini. Kemudian dilakukan uji coba ulang. Dengan melibatkan banyak responden di lab nya dilengakpi dengan mesin sceneer MRRI untuk memindai aktivitas otak nya
Hasil tetap sama. Ketika mata di tutup banyak responden memilih pepsi lebih enak
Tapi percobaan kedua. Ketika mata mereka di buka di perlihatkan logo & merek keduanya baik pepsi ataupun coca cola. Dan hasilnya berbalik justru coca cola lah yg unggul dipilih banyak responden. Lebih enak daripada pepsi
Ketika di teliti sistem otak nya. Bahwa saat dibuka mata diperlihatkan logo. Ada bagian otak yg aktif (bagian inilah yg berkaitan dengan sistem keyakinan)
Yes karena secara fakta coca cola lebih dulu ada populer dengan berbagai macam iklan iklan yg menarik. Sehingga mempengaruhi keyakinan banyak orang. Kalau coca cola itu enak
Ketemu kesimpulan nya
Kalau keyakinan itu dapat mengubah realitas.
Yang awal nya posisi netral gak ada sistem keyakinan coca cola itu di nilai minuman gak enak. Tapi ketika diperlihatkan logo coca cola bagian sistem di otak aktif mengenali & yakin kepada coca cola. Kemudian si lidah menciptakan konspirasinya sendiri entah bagaimana caranya hal itu yg menciptakan rasa coca cola jadi terasa enak
Jadi logis ya
Kalau para penganut syiah rhofidoh mengapa kotoran, & kencing nya para imam jadi dapat terasa wangi. Padahal secara objektif nya namanya kotoran ya bau
Tapi itulah sistem kerja pikiran & keyakinan manusia. Bisa memanipulasi realitas. Sesuai yg diyakini nya
Hari ini 03:36