• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Cara Jitu Atasi Teman yang Keras Kepala

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
rcK67.jpg

Persahabatan lebih berharga dari apa pun. Karena itu, tidak jarang kita pun mau mengalah demi kebaikan si sahabat. Tapi bagaimana jika sahabat kita sangat keras kepala?

Bersikap selalu mengalah tentu tidak menjadi jawaban terbaik. Sebab, kita pun punya hak untuk menyuarakan pendapat. Nah, menghadapi teman yang sangat keras kepala memang butuh trik tersendiri. Berikut beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menghadapi teman keras kepala, seperti dilansir College Cures, Rabu (17/10/2012).

Pertama, kita harus tetap tenang. Jangan terpancing sikap keras kepala si teman dan membuat kita ikut ngotot tentang suatu masalah.

Kemudian, jaga bicara pada volume yang normal dan tetap jelas. Tetapi ingat, jangan pernah berdebat, lakukan seperti obrolan sehari-hari.

Lantas, bagaimana jika si sahabat tidak bisa dikendalikan beberapa saat? Tinggalkan dia sebentar. Ketika dia sudah tenang, kita bisa kembali dan berbicara dengannya. Bagaimanapun juga, tidak ada yang bisa mengubah sifat keras kepala si sahabat begitu saja.

Langkah selanjutnya, jika pembicaraan tidak bisa diakhiri dengan baik, beri waktu bagi kalian untuk menyendiri. Mungkin cara ini bisa membuat kita dan si sahabat anda berpikir lebih tenang, dan mudah-mudahan si sahabat bisa menyadari kesalahannya.

Tentu saja, kita enggak ingin beradu mulut dengan sahabat hanya karena hal yang sangat sepele, bukan? Sekali lagi, jangan pernah menuntut sahabat kita untuk berubah karena sifat keras kepalanya. Jangan pernah juga membuat teman kita semakin marah sehingga membuat dia menjadi tidak terkendali.

Ingat saja, persahabatan adalah hubungan dua arah. Artinya, kita dan sahabat seharusnya sudah berkomitmen untuk berbagi, walaupun berbeda keyakinan. Namun, jika cara ini tidak berhasil, dan kalian masih terus menerus berdebat, maka ini telah menjadi masalah yang sangat serius. Mungkin cara terakhir adalah dengan mengakhiri persahabatan tersebut.
 
berat juga ya dipraktekinnya.. kalo ane sih mending ga ngejadiin dia sahabat aja
 
hhhhhemmmmmmmmmmmm.......................................
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.