Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Menikah merupakan suatu moment yg spesial sekaligus sakral. Banyak yg berpendapat bila acara perkawinan lantas dirayakan secara meriah untuk berbagi kebahagian dengan keluarga, teman, kolega, dll.
Namun berbeda keadaan bila menikah karena hamil duluan atau married by accident. Banyak yg menganggap hal semacam itu termasuk aib yg harus ditutupi. Namanya aib ditutupi rapat pun akan terbongkar kedoknya, apalagi di jaman yg semakin canggih ini. Sejalan dengan ungkapan, seperti bangkai ditutupi bagaimana pun kelak akan terendus juga baunya.
Untuk menutup aib tersebut tentunya berbagai cara & trik dilakukan, meskipun akan terjadi kebohongan yg bakal akan ditutup dengan kebohongan lagi. Kira-kira, Gansist tahu tidak apa yg akan dikatakan bila mengerjakan perkawinan sudah dalam keadaan berbadan dua.
Nah, berikut ini alasan yg sering dilakukan untuk menutupi bila ketahuan menikah sudah dalam keadaan hamil duluan. Bukan cuma pada masyarakat awam, seniman pun ada yg mengerjakannya. Apalagi kalangan seniman sebagai publik figur yg penuh dengan pencitraan. Gansist, penasaran. Yuk, cekidot!
1. Menikah secara diam-diam
Menikah diam-diam di kampung atau di pedalaman. Alasannya ini cukup ampuh, karena tidak terdeteksi kapan mengerjakan pernikahan. Tiba-tiba muncul di hadapan masyarakat perut sudah membuncit & memproklamirkan kalau sudah menikah.
2. Nikah siri
Menikah siri jadi senjata yg cukup ampuh untuk menepis tentang kehamilan di luar nikah. Alasan ini juga sering dilakukan karena lumayan jitu & praktis dalam membungkam nyinyiran dari masyarakat atau netijen yg sering julid.
3. Lahiran maju dari HPL
Bila ada tuduhan, si A nikahannya belum lama, baru beberapa bulan tetapi kok sudah melahirkan, biasanya akan dijawab dengan lahiran maju dari HPL (hari perkiraan lahir) untuk menutupi nikah karena hamil duluan.
Terlepas dari semua alasan tersebut, yg jelas hamil sebelum nikah sebaiknya jangan dilakukan. Karena ada dosa yg dilakukan & bila ditutupi dengan kebohongan akan dikuti kebohongan selanjutnya & artinya akan mengerjakan dosa lagi.
Berpacaranlah dengan sehat, juga menjauhi maksiat. Setelah menikah sedap dunia & akhirat yg akan didapat. Percayalah!
Sekian dari aku, banyak khilaf mohon maaf. Jolali rate, cendol & komentarnya. Sampai jumpa lagi. Terima kasih.
Referensi: dari sini
Narasi: opini pribadi.