• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Cara Astronot Merayakan Natal di Luar Angkasa

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
3waiU.jpg


Para astronot yang sedang bertugas di luar angkasa tak mau ketinggalan merayakan Natal. Memang tidak semeriah di bumi. Tapi, mereka berhasil menyulap laboratoriumnya menjadi arena pesta.

Para astronot yang tinggal di Stasiun Antariksa Nasional menyulap laboratorium penelitiannya sedemikian rupa, sehingga membuat mereka nyaman melalui liburan Natal di situ. Mereka makan bersama, bertukar hadiah, dan bergembira selama Natal dan Tahun Baru.
Ada enam awak di Stasiun Ekspedisi 34 yang melayang di angkasa. Tiga astronot baru tiba di laboratorium penelitian luar angkasa seharga US$100 miliar itu.

Mereka adalah Chris Hadfield dari Badan Antariksa Kanada, Tom Marshburn dari NASA, dan Roman Romanenko kosmonot asal Rusia. Mereka bergabung dengan tiga astronot yang tiba lebih dulu, yaitu Kevin Ford dari NASA, Oleg Novitskiy dan Evgeny Tarelkin, asal Rusia.

Juru Bicara NASA, Nicole Cloutier Lamasters, menjelaskan para awak di stasiun ruang angkasa itu bebas tugas selama dua malam Natal. "Mereka akan memiliki banyak waktu untuk makan, sesuai dengan keinginannya," katanya seperti dilansir dari Space.com.

Selain itu, para awak juga memiliki beberapa pilihan dekorasi yang telah disediakan oleh NASA. Ada pohon Natal yang terbuat dari bahan Nomex, yaitu serat tahan api yang aman dipakai di stasiun ruang angkasa. "Para astronot juga disediakan kalkun dan ubi," katanya.

Mereka juga diberi kesempatan konferensi video dengan keluarga. "Ini adalah hadiah terbaik yang diberikan, karena konferensi video butuh perencanaan yang baik agar tidak mengganggu sistem kontrol misi," kata Nicole.
Seorang astronot, Tom Marsburn, mengaku sedih merayakan Natal di ruang angkasa. Dia mengaku rindu berat dengan putrinya yang berusia 10 tahun.

"Meskipun kita mempunyai teknologi yang memungkinkan saya dapat melihat wajah-wajah ceria keluarga, namun itu sedikit menyedihkan. Saya berpikir, bahwa saya sangat ingin berada di bumi bersama-sama keluarga," ujarnya.

Roman Romanenko, kosmonot asal Rusia, mencoba menikmati perayaan Natal di stasiun ruang angkasa. "Saya pikir ini adalah petualangan dan momen terbaik, kami semua berdandan, mendekorasi ruangan, memasang pohon Natal, dan beberapa hadiah yang dikirimkan dengan kendaraan kargo. Tentu itu membuat kami sangat bahagia dan menjadikan malam Natal menjadi istimewa," ujarnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.