bue_mochi
IndoForum Beginner D
- No. Urut
- 11494
- Sejak
- 14 Feb 2007
- Pesan
- 576
- Nilai reaksi
- 53
- Poin
- 28
Seberapa menyenangkannya anda di kantor atau di lingkungan manapun, jangan mengira bahwa anda tidak akan memiliki musuh. Seorang karyawan dikenal sebagai pribadi yang ramah dan menyenangkan di kantor tapi ia akan tetap memiliki musuh baik itu yang tersamar maupun secara terang-terangan.
Jadi jangan mengira bahwa semua orang akan menyukai dan menyenangi anda dengan melihat senyum dan sapaan mereka yang sumringah. Hal itu belum cukup untuk mengidentifikasi bahwa mereka menyukai anda. Dalam dunia kerja, anda dituntut untuk menghadapi kenyataan bahwa ada pihak-pihak yang tidak suka pada anda.
Tentu saja ihwal anda memiliki musuh bisa bermacam-macam penyebabnya. Tetapi biasanya musuh di kantor lebih disebabkan oleh masalah-masalah seputar karir. Mungkin saja ada pihak yang tidak senang dengan kenaikan jabatan anda. Atau mungkin gaji anda yang lebih besar dari rekan-rekan sejawat sehingga menyebabkan kecemburuan sosial diantara mereka. Hal ini mengimbas pada buruknya hubungan anda dengan mereka.
Dengan kata lain, mereka adalah orang-orang yang iri karena mereka tersaingi oleh anda.Untuk menghadapinya, anda tidak bisa menghindari begitu saja hanya dengan alasan tidak ingin terjadi konflik diantara mereka. Tentu saja, cara menghadapinya bukan berarti anda harus memaki atau menghajarnya. Anda harus menggunakan cara yang profesional, sesuai dengan tingkat intelektualitas dan kematangan emosional anda.
Jadi, ada baiknya anda ikuti trik berikut ini untuk menghadapi musuh anda dalam kantor.
Jangan terjebak dalam negosiasi. Negosiasi adalah hal umum dalam dunia kerja. Jika musuh anda menegosiasikan suatu pekerjaan dengan anda sebaiknya anda simak dengan baik. Apa keinginannya tetapi bukan berarti anda harus setuju dengan negosiasinya. Yang harus anda ingat adalah jika musuh anda piawai dalam bernegosiasi maka anda dapat dengan mudah terperangkap dalam jebakannya. Cobalah anda bersikap lebih hati-hati dan cermat dalam menghadapi setiap tindakannya pada anda. Pikirkan dampak negatif dan positif dari negosiasi yang dilakukannya.
Jadi seorang yang Profesional. Seberapapun tidak sukanya anda pada musuh, janganlah anda menghadapinya secara subyektif. Mungkin anda tidak ingin bekerjasama dengannya sementara anda merupakan satu teamwork dengannya. Tetapi jangan sekalipun anda menaruh belas kasihan jika dia gagal. Hal ini juga bukan berarti anda bisa tertawa di atas kegagalannya. Bila dia membutuhkan kontribusi anda sebaiknya anda berikan sesuai kapasitas anda.
Fokuskan pada reputasinya. Cobalah anda perhatikan reputasi musuh anda selama ini. Apakah dia seorang pekerja yang cukup handal, kreatif dan briliant atau sebaliknya. Janganlah anda melindunginya dengan menutup mata terhadap keburukannya.
Jika atasan anda meminta kesaksian anda terhadap reputasinya sebaiknya anda katakan dengan jujur, tidak lebih atau kurang.
Jadilah seorang pekerja yang baik. Bekerjalah dengan sebaik-baiknya dan seprofesional mungkin. Tingkatkan terus kemampuan dan keahlian anda serta jangan lupa untuk membina hubungan baik dengan rekan sejawat atau atasan. Sehingga tidak ada satu hal buruk pun yang dapat dia (musuh) temukan pada diri anda. Hal ini akan menyulitkan dia jika dia ingin menjatuhkan nama baik anda di kantor karena faktalah yang akan membuktikannya.
Jadi jika anda memiliki musuh di kantor, jangan langsung nge-drop tapi anda harus hadapi dengan langkah diatas. Agar musuh anda tidak akan berani lagi mengganggu anda, kecuali bila dia nekat. Enjoy aja lah...
kalau artikelnya ok GRP aku ya
xie xie
Jadi jangan mengira bahwa semua orang akan menyukai dan menyenangi anda dengan melihat senyum dan sapaan mereka yang sumringah. Hal itu belum cukup untuk mengidentifikasi bahwa mereka menyukai anda. Dalam dunia kerja, anda dituntut untuk menghadapi kenyataan bahwa ada pihak-pihak yang tidak suka pada anda.
Tentu saja ihwal anda memiliki musuh bisa bermacam-macam penyebabnya. Tetapi biasanya musuh di kantor lebih disebabkan oleh masalah-masalah seputar karir. Mungkin saja ada pihak yang tidak senang dengan kenaikan jabatan anda. Atau mungkin gaji anda yang lebih besar dari rekan-rekan sejawat sehingga menyebabkan kecemburuan sosial diantara mereka. Hal ini mengimbas pada buruknya hubungan anda dengan mereka.
Dengan kata lain, mereka adalah orang-orang yang iri karena mereka tersaingi oleh anda.Untuk menghadapinya, anda tidak bisa menghindari begitu saja hanya dengan alasan tidak ingin terjadi konflik diantara mereka. Tentu saja, cara menghadapinya bukan berarti anda harus memaki atau menghajarnya. Anda harus menggunakan cara yang profesional, sesuai dengan tingkat intelektualitas dan kematangan emosional anda.
Jadi, ada baiknya anda ikuti trik berikut ini untuk menghadapi musuh anda dalam kantor.
Jangan terjebak dalam negosiasi. Negosiasi adalah hal umum dalam dunia kerja. Jika musuh anda menegosiasikan suatu pekerjaan dengan anda sebaiknya anda simak dengan baik. Apa keinginannya tetapi bukan berarti anda harus setuju dengan negosiasinya. Yang harus anda ingat adalah jika musuh anda piawai dalam bernegosiasi maka anda dapat dengan mudah terperangkap dalam jebakannya. Cobalah anda bersikap lebih hati-hati dan cermat dalam menghadapi setiap tindakannya pada anda. Pikirkan dampak negatif dan positif dari negosiasi yang dilakukannya.
Jadi seorang yang Profesional. Seberapapun tidak sukanya anda pada musuh, janganlah anda menghadapinya secara subyektif. Mungkin anda tidak ingin bekerjasama dengannya sementara anda merupakan satu teamwork dengannya. Tetapi jangan sekalipun anda menaruh belas kasihan jika dia gagal. Hal ini juga bukan berarti anda bisa tertawa di atas kegagalannya. Bila dia membutuhkan kontribusi anda sebaiknya anda berikan sesuai kapasitas anda.
Fokuskan pada reputasinya. Cobalah anda perhatikan reputasi musuh anda selama ini. Apakah dia seorang pekerja yang cukup handal, kreatif dan briliant atau sebaliknya. Janganlah anda melindunginya dengan menutup mata terhadap keburukannya.
Jika atasan anda meminta kesaksian anda terhadap reputasinya sebaiknya anda katakan dengan jujur, tidak lebih atau kurang.
Jadilah seorang pekerja yang baik. Bekerjalah dengan sebaik-baiknya dan seprofesional mungkin. Tingkatkan terus kemampuan dan keahlian anda serta jangan lupa untuk membina hubungan baik dengan rekan sejawat atau atasan. Sehingga tidak ada satu hal buruk pun yang dapat dia (musuh) temukan pada diri anda. Hal ini akan menyulitkan dia jika dia ingin menjatuhkan nama baik anda di kantor karena faktalah yang akan membuktikannya.
Jadi jika anda memiliki musuh di kantor, jangan langsung nge-drop tapi anda harus hadapi dengan langkah diatas. Agar musuh anda tidak akan berani lagi mengganggu anda, kecuali bila dia nekat. Enjoy aja lah...
kalau artikelnya ok GRP aku ya
xie xie

