Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Cao Cao adalah seorang pemimpin militer & politikus yg kontroversial pada zaman Tiga Negara di Tiongkok pada zaman ke-3. Ia diketahui sebagai seorang yg ambisius & kejam, tetapi juga dipuja sebagai seorang yg cerdas & cakap dalam memerintah. Pada artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang sosok Cao Cao, dari awal karirnya hingga kematian tragisnya.
Cao Cao lahir pada tahun 155 Masehi di daerah Bozhou, Provinsi Anhui. Ayahnya, Cao Song, adalah seorang pejabat di pemerintahan Han yg terkenal karena kemampuannya dalam menyelesaikan masalah. Dalam usia muda, Cao Cao menunjukkan talenta dalam bidang sastra & musik, tetapi kemudian ia memilih untuk mengikuti jejak ayahnya sebagai seorang pejabat.
Pada tahun 184 Masehi, Cao Cao diangkat sebagai gubernur di Yan Province. Selama masa jabatannya, ia berhasil menekan pemberontakan suku Qiang & juga mengembangkan ekonomi di wilayah tersebut. Namun, karir politiknya tidak berjalan mulus. Pada tahun 190 Masehi, Cao Cao terpaksa melarikan diri ke wilayah lain setelah gagal dalam perebutan kekuasaan di ibu kota.
Setelah beberapa tahun berkelana, Cao Cao berhasil memperoleh kekuatan & mendirikan negara Wei pada tahun 220 Masehi. Ia jadi perdana menteri & kemudian mengambil gelar sebagai Kaisar Wei. Selama masa pemerintahannya, ia memperkenalkan banyak kebijakan yg berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyat, seperti mengurangi pajak & memperbaiki infrastruktur.
Namun, di sisi lain, Cao Cao juga diketahui sebagai seorang yg kejam & tak segan mengpakai kekerasan untuk mencapai tujuannya. Ia dituduh mengerjakan pembantaian kepada penduduk desa yg menentangnya, & juga membunuh saudaranya sendiri karena takut akan ambisinya untuk merebut kekuasaan.
Cao Cao meninggal dunia pada tahun 220 Masehi karena sakit yg dideritanya. Meskipun kebijakan-kebijakannya diakui berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyat, namun sosoknya yg ambisius & kejam juga meninggalkan kontroversi. Ia dikenang sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Tiongkok.
Quote:
Referensi:
Cao Cao | Three Kingdoms, Warlord, Strategist | Britannica
Cao Cao was one of the greatest of the generals at the end of the Han dynasty (206 bce–220 ce) of China. Cao’s father was the adopted son of the chief eunuch of the imperial court. Cao was initially a minor garrison commander and rose to prominence as a general when he suppressed the Yellow Turban
Cao Cao - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Hari ini 09:11