ism4il
IndoForum Newbie C
- No. Urut
- 106696
- Sejak
- 12 Okt 2010
- Pesan
- 128
- Nilai reaksi
- 0
- Poin
- 16
CIANJUR, (PRLM).- Bersamaan dengan dimulainya proses pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) beredar kabar adanya oknum-oknum calo yang menjanjikan bisa meloloskan pelamar dalam seleksi penerimaan CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur.
Untuk itu jajaran Pemkab Cianjur mengimbau agar pelamar jangan mudah percaya, dan tertipu karena yang menentukan kelulusan adalah hasil test. Apabila memang ada yang menjanjikan, itu diluar tanggung jawab pemerintah.
Menanggapi hal tersebut Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cianjur, Cecep S Alamsyah mengatakan pihaknya tidak tahu menahu bila ada oknum yang menjanjikan bisa meloloskan pelamar CPNS. Sebab konteks lulus atau tidaknya peserta testing CPNS ditentukan hasil test yang diperiksa pihak perguruan tinggi.
“Jika ada oknum yang menjanjikan bisa meloloskan peserta testing CPNS, itu di luar tanggungjawab kami. Kami tidak mengetahui mengenai hal itu. Kalaupun benar ada, kami mengimbau agar pelamar tidak percaya begitu saja, sebab proses seleksi sangat ketat,” katanya.
Cecep menambahkan proses seleksi penerimaan CPNS tahun ini, akhirnya Universitas Indonesia (UI) menjadi pilihan sebagai perguruan tinggi yang akan membuat soal hingga penetapan ranking maupun hasil akhir. Sedangkan BKD hanya sebatas penyelenggara ditingkat daerah.
"Jika tahun lalu perguruan tinggi yang dipilih adalah Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, tapi tahun ini dipilih UI. Nota kesepakatannya sudah dibuat. Pembagian tugasnya sendiri sudah dilakukan. Pihak UI yang membuat soal hingga penetapan hasil dan ranking. Kita di daerah hanya sebatas penyelenggara,” terangnya.
Untuk itu jajaran Pemkab Cianjur mengimbau agar pelamar jangan mudah percaya, dan tertipu karena yang menentukan kelulusan adalah hasil test. Apabila memang ada yang menjanjikan, itu diluar tanggung jawab pemerintah.
Menanggapi hal tersebut Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cianjur, Cecep S Alamsyah mengatakan pihaknya tidak tahu menahu bila ada oknum yang menjanjikan bisa meloloskan pelamar CPNS. Sebab konteks lulus atau tidaknya peserta testing CPNS ditentukan hasil test yang diperiksa pihak perguruan tinggi.
“Jika ada oknum yang menjanjikan bisa meloloskan peserta testing CPNS, itu di luar tanggungjawab kami. Kami tidak mengetahui mengenai hal itu. Kalaupun benar ada, kami mengimbau agar pelamar tidak percaya begitu saja, sebab proses seleksi sangat ketat,” katanya.
Cecep menambahkan proses seleksi penerimaan CPNS tahun ini, akhirnya Universitas Indonesia (UI) menjadi pilihan sebagai perguruan tinggi yang akan membuat soal hingga penetapan ranking maupun hasil akhir. Sedangkan BKD hanya sebatas penyelenggara ditingkat daerah.
"Jika tahun lalu perguruan tinggi yang dipilih adalah Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, tapi tahun ini dipilih UI. Nota kesepakatannya sudah dibuat. Pembagian tugasnya sendiri sudah dilakukan. Pihak UI yang membuat soal hingga penetapan hasil dan ranking. Kita di daerah hanya sebatas penyelenggara,” terangnya.